News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Perpanjangan SIM, SIM keliling Tutup Sementara: Cek Disini...

Perpanjangan SIM, SIM keliling Tutup Sementara: Cek Disini...

Borbor News, Jakarta - Dirlantas Polda Metro Jaya: Layanan Bikin SIM Baru, Perpanjangan SIM Termasuk SIM keliling Tutup Sementara dilansir  motorplus-online.com Selasa 31/03/2020.
Layanan pembuatan SIM baru dan perpanjang SIM akan dihentikan sementara sampai 29 Mei 2020. (Tribunnews.com)
Wabah virus Corona yang semakin merebak membuat pemerintah memerintahkan masyarakat untuk tetap di rumah.

Belajar, bekerja wajib dari rumah untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 ini.

Salah satu yang tutup sementara adalah layanan perpanjangan SIM, pembuatan SIM baru atau Satpas SIM termasuk SIM Keliling dan gerai SIM.

Hal ini sudah diputuskan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya yang menghentikan sementara layanan perpanjangan dan pembuatan SIM baru.

Keramaian harus distop sementara karena itu layanan SIM juga ikut dihentikan.

"Kami menghimbau bahwa layanan perpanjangan SIM, SIM Keliling termasuk gerai SIM tutup sementara. Hal ini mengacu pada keputusan pemerintah," terang Kombes Sambodo Purnomo Yugo selaku Dirlantas Polda Metro Jaya dikutip dari Korps Lalu Lintas Polri.

Penghentian sementara pelayanan SIM hingga masa tanggap darurat Corona berakhir pada 29 Mei 2020 mendatang.

Bagi yang akan melakukan perpanjangan SIM atau pembuatan SIM baru kami akan memberikan kelonggaran.

Apabila SIM habis masa berlakunya, pemilik SIM bisa mengurus setelah tanggal 29 Mei 2020 mendatang.

Sementara itu, polisi tetap melayani pemilik motor untuk melakukan pembayaran pajak kendaraannya.

Pemilik kendaraan bisa membayar kewajibannya melalui Samsat online.

Pemilik kendaraan dihimbau untuk tetap berada di rumah dan bisa melakukan pembayaran via online.

Berikut langkah pembayaran pajak melalui Samsat Online:

- Unduh aplikasi SAMSAT Online Nasional.

- Pilih menu pajak kendaraan bermotor (PKB) lalu pilih menu pendaftaran.

- Kemudian ada pemberitahuan TBPKP (Tanda Bukti Pelunasan Kewajiban Pembayaran) dan stiker pengesahan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

- Lalu muncul formulir yang harus diisi wajib pajak, yakni nomor polisi, NIK, lima digit terakhir nomor rangka, nomor telepon dan email.

- Saat semua sudah diisi kemudian pilih lanjutkan. Sistem akan memproses data dan akan muncul data lengkap mengenai kendaraan yang akan dibayarkan pajaknya, sekaligus besaran pajak yang harus dibayarkan.

- Wajib pajak cukup menekan tombol setuju untuk mendapatkan kode bayar. Kode tersebut digunakan untuk membayar pajak melalui layanan E-Channel perbankan (e-Banking atau ATM).

Penulis : Ahmad Ridho (Red)


Sumber : / Redaksi 

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar

Terima kasih telah berkontribusi kepada kami

loading...