News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Wanita Punya 2 Pacar Gelap: Ketawan Lagi ML, Suami di Bunuh

Wanita Punya 2 Pacar Gelap: Ketawan Lagi ML, Suami di Bunuh

Borbor News, Lamsel - Punya 2 Pacar Gelap, Wanita Ini Bangga Kongkalikong dengan Selingkuhannya Bunuh Suami, Pebinor: Suami Mbajak Sawah Saya Mbajak Istrinya, dilansir sosok.grid.id Kamis 20/02/2020.
Belum lama ini warga Desa Tugusari, Lampung Selatan sempat dikejutkan dengan kabar ditangkapnya seorang wanita bernama Endang (36).

Endang berhasil diamankan oleh pihak kepolisian Polres Lampung Selatan usai terbukti membunuh suaminya sendiri.

Kongkalingkong dengan pacar gelap, Endang yang merupakan warga Desa Tugusari, Lampung Selatan habisi nyawa suaminya sendiri.

Korban dibunuh pasca Endang ketahuan berselingkuh dengan seorang pria berinisial K.

Dilansir Sosok.ID dari Kompas.com, Kamis (20/2/2020), kejadian berawal ketika Endang diketahui main serong di belakang sang suami.

Endang yang merupakan warga Desa Tugusari, Kecamatan Negeri Katon, Lampung Selatan diketahui berselingkuh dengan dua pria.

Pria yang pertama adalah tetangga suaminya, Dedi.

Sedangkan pria kedua adalah pacar gelap Endang lainnya yang berinisial K.

Kendati hubungannya dengan K sudah kandas, Endang masih kerap dihubungi hingga diketahui oleh sang suami sah, Agus.

Tahu istrinya main serong di belakang punggungnya, korban sempat marah besar dan terlibat pertengkaran hebat.

Melansir Tribunnews, Kamis (20/2/2020) Dedi yang mengetahui ini semua berniat membantu kekasih gelapnya, Endang bebas dari jeratan sang suami.

Kongkalingkong dengan Endang, Dedi berpura-pura membantu korban untuk balas dendam kepada K.

Tanpa menaruh curiga, korban langsung merencanakan pembunuhan terhadap K dengan Dedi.

Sampai di lokasi, bukannya membantu korban membunuh selingkuhan istrinya yang lain, Dedi malah balas menyerang korban.

Dedi memukul suami selingkuhannya itu dengan shock breaker motor hingga ambruk.

"Saya pukul bagian atas (kepala dan leher) tiga kali. Terus pas jatuh saya injak juga, waktu baru saya pukul sekali emang dia langsung rubuh," ungkap Dedi di hadapan penyidik.

Dedi mengaku usai membunuh Agus ia langsung membuang shock breaker tersebut ke parit di sekitar lokasi.

"Saya sadar melakukan itu. Saya emang sama Endang yang rencanain, habis itu (bunuh) saya kepikiran," lanjut Dedi.

Usai membunuh suami selingkuhannya, Dedi sama sekali tak menunjukkan penyesalan.

Satu0-satunya yang menjadi penyesalan Dedi adalah ia harus meninggalkan kedua anaknya di rumah atas ulahnya ini.

Di lain pihak, Endang yang juga ikut bertanggung jawab atas kematian sang suami sempat mengaku tak menyesal sama sekali.

Melansir Kompas.com dan Tribunnews, bukannya menyesal, Endang justru merasa puas dan lega kini suaminya telah tiada.

"Tidak (kasihan) saya puas, saya lega dan saya bahagia," ujar Endang tanpa menyesal.

Diduga, Endang tega melakukan hal ini lantaran kerap mendapatkan kekerasan verbal dari suami sah dan ingin hidup bahagia dengan selingkuhannya.

Pasalnya, menurut keterangan dari Dirreskrimum Polda Lampung, Kombes Pol M Barly Ramadhany, hubungan terlarang antara Dedi dan Endang ini sudah terjalin selama satu tahun.

Dedi pun mengaku sudah melakukan hubungan suami istri dengan Endang sejak satu tahun lalu.

Ia sengaja memanfaatkan kesempatan ketika Agus berangkat bekerja ke sawah untuk berhubungan dengan kekasih hatinya itu.

"Ya gitu, dia (Agus) mbajak sawah, saya mbajak istrinya," ungkap Dedi di hadapan penyidik.

Dedi mengaku hubungan terlarang tersebut dilakukan di rumahnya maupun dirumah Endang.

Dedi menambahkan, ia ditangkap saat setelah pemakaman Agus pada Selasa (18/2/2020) malam oleh tim gabungan Jatanras Ditkrimum Polda Lampung dan Reskrim Polres Lampung Selatan.

(*)

Penulis: Tata Lugas Nastiti  (Red)







Sumber : / Redaksi http://onemboaran.com/afu.php?zoneid=3090106 http://onemboaran.com/afu.php?zoneid=3043175 http://onemboaran.com/afu.php?zoneid=2991334 http://onemboaran.com/afu.php?zoneid=2951026

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar

Terima kasih telah berkontribusi kepada kami

loading...