News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Saat Ijab Kabul, Pengantin Pria Kirim Video Porno Ke Keluarga Pengantin Wanita

Saat Ijab Kabul, Pengantin Pria Kirim Video Porno Ke Keluarga Pengantin Wanita

Borbor News, Hukum - Tinggal Jalani Ijab Kabul, Pria Ini Justru Kelepasan Kirim Video Porno Pasangannya Pada Calon Mertua, Begini Kelanjutannya! Dilansir sosok.grid.id Minggu 8/12/2019.
(Ilustrasi video asusila) 
Pria berinisial MM (29) asal Kabupaten Paser harus berurusan dengan pihak berwajib.

Pasalnya, tak lama lagi ia harusnya menikahi AE (20) kekasihnya yang sudah ia janjikan untuk dinikahi.

Namun, malang tak bisa dihindari oleh MM, kedua orang tua perempuan tersebut menolaknya mentah-mentah.

Alasannya mengenai maskawin yang semula dijanjikan oleh MM saat menyambangi kedua calon mertua untuk ijin meminang anaknya beberapa waktu lalu.

Namun keluarga yang tinggal di Desa Senaken, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur digegerkan pada awal Desember 2019 lalu.

Sebab ia dikirimi oleh kekasih dari putrinya tersebut subuah video tak pantas.

MM nekat mengirimkan sebuah video porno yang diperankan oleh AE kekasihnya kepada keluarga AE.

Tindakan itu dilakukan MM karena keluarga perempuan menolak uang maskawin yang ia berikan.

Alasan penolakan karena MM dianggap tak tepat janji terkait besaran uang maskawin yang dia janjikan sebelumnya.

Sebelumnya MM menjanjikan sejumlah uang maskawin, namun ia hanya menyanggupi setengahnya.

Keduanya berencana menikah pada 29 Desember 2019 mendatang setelah kurang lebih satu tahun berpacaran.

Tak terima ditolak nikah, MM lalu menyebar video porno kepada keluarga mantan calon istrinya.

MM awalnya hanya mengirim foto tankapan layar salah satu adegan di video porno tersebut pada adik dari calon istrinya.

Namun hal tersebut tidak membuat MM puas, hingga nekat mengirim video porno berdurasi 2 menit 49 detik ke pesan WhatsApp milik keluarga calon istri.

Keluarga yang medapat kiriman video tersebut dibuat gempar sebab AE termasuk di dalam video asusila tersebut.

"Niat pelaku mengirim video porno itu agar keluarga korban malu dan mengiyakan pernikahan putrinya dengan pelaku," ungkap Kasat Reskrim Kabupaten Paser AKP Ricky R Sibarani saat dihubungi, Sabtu (7/12/2019), dikutip dari Kompas.com.

Bukannya menerima MM sebagai menantu setelah insiden video asusila tersebut, keluarga perempuan justru dibuat geram oleh tingkah laku pria hampir berkepala tiga itu.

Keluarga korban lantas melaporkan kejadian tersebut ke Polres Paser dan kini MM telah ditetapkan sebagai tersangka.

Setelah dilaporkan ke polisi, MM sempat kabur ke Kota Balikpapan, lalu bersembunyi di keluarganya di Desa Long Ikis, Paser hingga ditangkap di sana.

Ricky menuturkan, berdasarkan hasil pemeriksaan, keluarga korban kecewa karena MM terlanjur berbohong.

Padahal, urusan materi atau maskawin masih bisa dikomunikasikan jika pelaku tak menyanggupinya.

"Tapi kata keluarga korban, pelaku sudah menjanjikan dan berbohong di awal. Ditambah sebar video porno, jadi mereka sangat kecewa dan melaporkan pelaku," jelas Ricky, dikutip dari Kompas.com.

Menurut Ricky, keluarga korban sudah menyiapkan pernikahan dari memesan gedung, tenda hingga konsumsi dan perlengkapan lainnya.

Namun uang yang diberikan pelaku tak sesuai dengan yang dijanjikan.

Pelaku dijerat Undang-Undang Pasal 27 ayat 1 UU 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara dan denda maksimal Rp 1 miliar.

Penulis: Andreas Chris Febrianto Nugroho(Red)







Sumber : / Redaksi

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar

Terima kasih telah berkontribusi kepada kami

loading...