News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Migrain Berbeda dengan Sakit Kepala Sebelah, Ini Kata Dokter

Migrain Berbeda dengan Sakit Kepala Sebelah, Ini Kata Dokter

Borbor News, Kesehatan - Kebanyakan orang menganggap migrain dan sakit kepala sebelah adalah kondisi yang sama. Namun sebenarnya, kedua jenis sakit kepala ini berbeda. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai perbedaan migrain dengan sakit kepala sebelah, simak ulasan berikut.

Sakit kepala merupakan keluhan yang sangat umum terjadi. Hampir semua orang pernah mengalami sakit kepala dengan keluhan dan tingkat keparahan yang berbeda-beda. Sakit kepala bisa dirasakan pada satu sisi atau kedua sisi kepala. Durasi dan frekuensi sakit kepala juga bisa bervariasi, tergantung pada jenis dan penyebabnya.
Migrain Berbeda dengan Sakit Kepala Sebelah - Alodokter

Mengenal Gejala Migrain
Sakit kepala dapat disebabkan oleh migrain jika nyerinya berdenyut, berintensitas sedang hingga berat, dan disertai dengan gejala mual, muntah, sensitif terhadap cahaya atau suara. Ciri khas lain dari migrain adalah:

Rasa nyeri berlangsung selama 4-72 jam.
Biasanya rasa sakit muncul pada salah satu sisi kepala saja, misalnya pada pelipis, belakang mata, wajah, rahang, atau leher. Meski begitu, sakit kepala pada migrain juga bisa saja dirasakan pada kedua sisi kepala.
Rasa sakit memburuk jika penderita melakukan aktivitas, melihat cahaya, atau mendengar suara. Penderita migrain akan cenderung mencari tempat yang tenang dan gelap untuk beristirahat saat serangan sakit kepala terjadi.
Adanya gejala awal (gejala prodromal) pada beberapa jam atau beberapa hari sebelum serangan terjadi. Contohnya adalah pusing, leher kaku, gelisah, nafsu makan meningkat, atau depresi.

Lebih sering dialami oleh wanita.
Dapat disertai dengan aura (gejala gangguan saraf), seperti munculnya cahaya, garis, atau titik abnormal pada penglihatan, bisa juga berupa hilangnya penglihatan untuk sementara. Selain itu, penderita migrain dengan aura juga dapat mengalami kesulitan bicara atau merasa kesemutan.

Mengenal Gejala Sakit Kepala Sebelah
Sakit kepala sebelah atau cluster headache adalah serangan sakit kepala yang terjadi berulang selama periode waktu tertentu (mingguan atau bulanan), dan berpusat pada area mata atau sekitarnya. Nyerinya bersifat tajam dan digambarkan seperti rasa tertusuk pada bola mata. Ciri khas sakit kepala sebelah adalah:

Serangan terjadi 1-8 kali dalam sehari, dan berulang selama beberapa minggu atau beberapa bulan. Namun, setiap serangan hanya terjadi selama 15-180 menit, lalu menghilang. Hal ini berbeda dengan serangan migrain yang dapat berlangsung hingga beberapa hari.

Serangan hanya terjadi pada satu sisi kepala saja, terutama di area mata dan sekitarnya.

Penderita tidak mengalami keluhan sensitif terhadap suara atau cahaya, mual, dan muntah seperti pada penderita migrain. Gejala yang dapat muncul adalah mata merah, serta mata dan hidung berair pada satu sisi.

Penderita akan merasa gelisah dan sulit duduk diam saat serangan muncul.

Tidak ada gejala awal dan tidak ada aura.
Lebih sering dialami oleh pria.

Itulah perbedaan antara migrain dengan sakit kepala sebelah. Jika Anda mengalami gejala-gejala yang telah disebutkan di atas, jangan ragu untuk menemui dokter guna mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut dan penanganan yang tepat. Selain itu, sebisa mungkin hindari hal-hal yang dapat memicu atau memperparah sakit kepala, seperti stres, kurang tidur, minum alkohol, atau merokok.

Ditulis oleh:
dr. Irene Cindy Sunur
Terakhir diperbarui: 31 Oktober 2019
Ditinjau oleh : dr. Marianti
(Red)







Sumber : Alo Dokter / Redaksi

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar

Terima kasih telah berkontribusi kepada kami