Setiap orang yang secara melawan hukum dengan melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi tugas wartawan dapat dipidana penjara paling lama 2 tahun atau denda paling banyak Rp.500.000.000 (lima ratus juta rupiah) sesuai UU PERS no 40 tahun 1999 * Berita Online Rakyat Bagian Orde Reformasi * Borbor News *

Brimob Patroli Hingga Tapal Batas RI-PNG⁣, Jaga Rasa Aman Warga


Borbor NewsMerauke - Untuk memberi rasa aman, Brimob Merauke melakukan patroli dari kota hingga Ke Sota, daerah perbatasan RI - PNG, Jumat (11/10/2019)⁣.


Patroli yang dipimpin Danki - 1 Iptu Suhono itu beranggotakan 15 Personil⁣.

Iptu Suhono mengemukakan, Patroli itu perlu dilakukan, dengan Kehadiran aparat, masyarakat pun akan merasa aman dan beraktifitas sehari-hari⁣.


Dalam kesempatan itu, pihaknya juga memberikan imbauan kepada warga agar tidak mudah percaya dengan berita ataupun informasi yang belum jelas kebenarannya⁣.

Baca juga: Kapolsek Kalideres Menghadiri Haul dan Tabligh Akbar dalam Rangka Milad 33 Imanuha

"Kita tahu, saat ini berita hoaks banyak menjadi pemicu hal-hal negative, kita perlu sadarkan masyarakat, agar mereka tidak termakan yang disebut hoaks itu sendiri", Ujar Iptu Suhono, Usai Patroli Kemarin.⁣


Selesai melakukan patroli bersama anggotanya, mereka juga menyambangi pos polisi maupun pos TNI yang berada diperbatasan.⁣

Baca juga: Hoax: Buaya Seret Mayat Manusia Di Serpong Tangerang Selatan, Ini Faktanya

Hal ini dilakukan untuk bersilaturahmi sekaligus berkoordinasi menyangkut situasi keamanan disana.⁣


Yohana Warga Sota, menyambut baik kehadiran Personil Brimob tersebut.⁣

Baca juga: Foto Pelaku Penusukan Wiranto Adalah Dukun Pribadinya Jokowi, Itu Tidak Benar !!!

"Kami berterima kasih kepada Bapak-bapak yang sudah mau hadir disini, Supaya semuanya aman", Kata Wanita itu penuh bangga. (FHS-RH).





Sumber : / Redaksi

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Brimob Patroli Hingga Tapal Batas RI-PNG⁣, Jaga Rasa Aman Warga"

Posting Komentar

Terima kasih telah berkontribusi kepada kami