News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Adegan Video Panas Siswi SMK di Tuban Viral, 3 Siswa Rekam Adegan Hubungan Badan Temannya

Adegan Video Panas Siswi SMK di Tuban Viral, 3 Siswa Rekam Adegan Hubungan Badan Temannya

Borbor News, Tuban - Sebuah video yang memperlihatkan adegan ranjang beredar di media sosial Facebook, Rabu (2/10/2019), dan menjadi viral dilansir surya.co.id.

Pemeran adegan panas tersebut diduga pelajar sekolah di Tuban.
Viral video diduga pelajar di Tuban lakukan adegan ranjang. Terungkap berkat kaos kaki (surya.co.id/istimewa)
Salah satu pemeran video panas itu dipastikan adalah siswi sebuah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) negeri di Tuban.

Sedangkan salah satu pemeran pria adalah siswa sekolah lain yang juga di Tuban.

Polisi kini sudah turun tangan untuk memeriksa siswi SMK tersebut.

Pihak sekolah akan mendampingi siswi SMK selama pemeriksaan di kepolisian.

Berikut fakta-fakta lengkap kasus video viral SMK di Tuban:

1. Beredar viral di Facebook

Sebuah video yang memperlihatkan adegan ranjang beredar di media sosial Facebook, Rabu (2/10/2019), dan menjadi viral.

Pemeran adegan panas tersebut diduga pelajar sekolah di Tuban.

Memang, belum jelas siapa yang melakukan adegan tersebut, pasalnya pemeran adegan dewasa itu tidak nampak wajahnya.

Namun terdapat identitas nama salah satu SMK dari kaus kaki yang dikenakan pelajar tersebut, hingga viral di grup warga Tuban.

Para warganet ramai-ramai memberikan komentar atas video berdurasi enam detik itu.

Di dalam sebuah kamar diperkirakan terdapat enam orang.

Rinciannya di atas kasur ada tiga orang, dua di antaranya melakukan adegan tidak senonoh tersebut.

Sedangkan tiga lainnya duduk di lantai yang diduga merekam video itu.

Terdengar suara seorang cewek "Aku Ora Melu-Melu" (Saya tidak ikut-ikutan).

"Iya videonya pendek, tapi banyak yang dihapus sekarang, meski masih ada yang membagikan," kata warganet Khoirul. 

2. Polisi turun tangan

Kasubag Humas Polres Tuban, IPTU Suganda mengatakan, pihaknya akan melakukan penyelidikan atas penyebaran video yang diduga dilakukan pelajar Tuban.

Polisi akan mengecek kebenarannya apakah itu benar dilakukan siswa di Tuban atau tidak.

"Kita akan selidiki dulu, kita cek kebenarannya," ujarnya dikonfirmasi, Kamis (3/10/2019).

Dia menjelaskan, akan mengidentifikasi pengunggah pertama pada grup akun Facebook warga Tuban tersebut.

Nanti tim cyber akan melakukan penyelidikan lebih dulu untuk memastikan kebenarannya.

"Kita cek dulu, nanti tim cyber akan melakukan penyelidikan terkait siapa yang mengunggah pertama. Baru kita tahu apakah benar dilakukan pelajar Tuban atau tidak," pungkasnya.

3. Tanggapan sekolah

Video panas yang melibatkan pelajar SMK di kabupaten Tuban viral di media sosial Facebook. 

Dalam video adegan ranjang pelajar SMK di Tuban tersebut, tampak pasangan pelajar melakukan hubungan badan di depan beberapa teman mereka. 

Kaos kaki warna hitam yang dikenakan pun menjadi petunjuk siapa pemeran video panas pelajar SMK tersebut.

Pasalnya, di kaos kaki tersebut tercetak nama sekolah pemeran video. 

Menanggapi hal ini, kepala SMK yang bersangkutan, mengakui bahwa pemeran video panas itu adalah siswinya. 

"Benar yang perempuan siswa saya, yang laki-laki dari sekolah lain," kata kepala salah satu SMK negeri di Tuban tersebut, Kamis (3/10/2019).

Dia menyebutkan, pihak sekolah kini ikut mendampingi pelajar tersebut dalam menjalani proses hukum di kepolisian. 

"Saat ini masih di kepolisian didampingi sejumlah guru, tadi polisi sudah ke sini juga. Untuk proses lanjut, kami  menunggu hasil dari Polisi," pungkasnya.

4. Dinas Pendidikan prihatin

Video panas siswi SMK di Tuban menimbulkan keprihatinan Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jatim wilayah Bojonegoro-Tuban, Adi Prayitno. 

Dia berharap, atas kejadian ini agar ada kerja sama yang baik antara pihak sekolah dengan orang tua murid.

"Pertama mendengar kabar ini saya prihatin dan terkejut," ujarnya, Kamis (3/10/2019)

Lebih lanjut dia menjelaskan, agar orang tua murid memberikan tutur kata dan perilaku yang baik kepada anaknya saat di rumah.

Adi juga akan memberikan pembinaan terhadap sekolah yang terindikasi siswanya ada di video tersebut.

"Kalau benar itu dari salah satu sekolah, kami akan lakukan pembinaan, salah satu fungsi pendidikan kan melakukan pembinaan," pungkasnya. (Red)






Sumber : surya.co.id  / Redaksi

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar

Terima kasih telah berkontribusi kepada kami