Setiap orang yang secara melawan hukum dengan melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi tugas wartawan dapat dipidana penjara paling lama 2 tahun atau denda paling banyak Rp.500.000.000 (lima ratus juta rupiah) sesuai UU PERS no 40 tahun 1999 * Berita Online Rakyat Bagian Orde Reformasi * Borbor News *

Bu Guru Dikirimi Video Hubungan Badan Dari Temannya, Begini Kelanjutannya


BorborNews, Palembang - Seorang guru SMP di Palembang bernama Lis sempat syok saat mendapat pesan whastapp dari temannya.
Ilustrasi
Bukan pesan biasa, ternyata itu adalah sebuah video dewasa.

Warga Jalan TPA Sukawinatan Lorong Bhineka Kecamatan Sukarame Palembang ini pun merasa malu dan geram atas perlakuan temannya tersebut.

Ia langsung mendatangi SPKT Polresta Palembang untuk melaporkan tindakan temannya tersebut, Jumat (23/8/2019).

Baca juga: Gadis Belia Terpaksa Layani Nafsu 4 Buruh Secara Bergiliran Setelah Kepergok Intim dengan Pacar

Video panas itu dikirimkan oleh seorang temannya berinisial MN.

Kepada petugas, Lis menyebut orang yang mengirim video tersebut merupakan warga kompleks Azar Permai, Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin.

"Kejadiannya siang kemarin (Kamis 22/8/2019) sekitar jam satu siang ," ungkap Lis saat memberikan keterangan di hadapan petugas piket SPKT Polresta Palembang.

Lis menerangkan, saat link video panas itu itu masuk dirinya sedang berada di sekolah SMP tempatnya bekerja.

Baca juga: Cewek ini Rela Bugil Karna Dijanjikan Kerja Bergaji 4 Juta, Akhirnya Fotonya Viral di FB dan WA

Sebagai salah satu staf pengajar dia merasa malu atas ulah MN yang menurutnya sengaja mengirim video yang berisi adegan tak senonoh sepasang manusia tersebut.

Namun, Lis tak mengetahui dengan pasti apa niat dan tujuan video tersebut dikirim ke WhatsApp pribadinya.

Namun yang jelas dirinya tidak senang dengan perbuatan yang telah dilakukan oleh terlapor.

"Saya sengaja ke sini untuk melaporkan perbuatannya yang tidak bermoral," katanya.

Baca juga: Foto Istri Siri Oknum Anggota DPRD Menyebar, Begini Akhirnya

KA SPKT Polresta Palembang Ipda Juan Pahrul membenarkan adanya laporan tersebut.

Menurutnya terlapor dapat dikenakan pasal 27 ayat 3 juncto pasal 45 ayat 3 Undang-undang ITE.

"Kita juga memintai keterangan saksi dan barang bukti berupa handphone vivo warna hitam," tutupnya.

Baca juga: Artis Cantik Ini Syok Suami Berselingkuh dengan Ibu Mertua, Awalnya Sang Ibu Minta Dipijat Biasa

Ingin MENDAPAT INFO KAMI
Masukan Email anda dibawah kotak Lalu tekan "Subscribe" Setelah itu cek kotak Email lalu KONFIRMASI

Delivered by BorborNews
Sumber: Tribun News / Redaksi




Subscribe to receive free email updates: