Setiap orang yang secara melawan hukum dengan melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi tugas wartawan dapat dipidana penjara paling lama 2 tahun atau denda paling banyak Rp.500.000.000 (lima ratus juta rupiah) sesuai UU PERS no 40 tahun 1999 * Berita Online Rakyat Bagian Orde Reformasi * Borbor News *

2 Pemuda Duel Maut Berdarah, 1 Tewas Digorok Clurit


BorborNews, Sumenep - Warga Dusun Tangse, Desa Kalisangka, Kecamatan Arjasa, Kepulauan Kangean, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, digemparkan peristiwa berdarah 'carok satu lawan satu' ditengah jalan desa setempat, Minggu  (25/8/2019).
Foto: korban carok satu lawan d kepulauan kangean
Peristiwah berdarah yang mrenyebabkan hilangnya nyawa seseorang itu, terjadi di pertigaan Dusun Tangse, tepatnya di pertigaan JL Raya Desa Kalisangka, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean terjadi sekitar pukul 16.30 Wib.

Moh. Hersi (korban), warga Dusun Karang Deje, Desa Angon Angon, Kecamatan Arjasa Kangean, yang semula hendak membalaskan dendam adiknya, tewas di tempat kejadian perkara (TKP), terkena sabetan clurit Jefri Hermanto.

"Korban mengalami luka bacok pada bagian dada kiri,nya" kata Kasubag Humas Polres Sumenep,  AKP Widiarti, Senin (26/8/2019).

Informasi yang dihimpun media ini di lapangan, carok satu lawan satu antara Hersi (30), warga Desa Angon-Angon, Arjasa, Jefri Hermanto (30), warga Desa Kalikatak, Kecamatan Arjasa,  bermula dari rentetan kejadian sebulan lalu di Lapangan Arjasa, Pulau Kangean.

Ketika itu, Dail, adik Hersi menampar muka Jefri Hermanto di Lapangan Arjasa. Dan akibat peristiwa tersebut, Jefri ternyata menaruh dendam kepada Dali.

Lalu pafa Minggu pagi, (25/8/2019), Jefri memukul Andre, adik Dail yang juga saudara Hersi, hingga babak belur.

Melihat muka Andre, babak belur,  Amarah Hersi selaku kakak tertua tak terkedali.
Kemudia Hersi mencari Jefri Hermanto, dan bertemu di pertigaan JL Raya Desa Kalisangka, Arjasa.

Saat bertemu itu, Hersi langsung membuat perhitungan dengan Jefri.

Tak peduli ditengah jalan, dua pemuda yang  tengah dibakar amarah, duel satu lawan satu menggunakan sebilah clurit.
Namun malang, Hersi yang hendak membalaskan sakit adiknya, malah kena tebas clurit Jefri Hermanto, tepat dibagian dada kirinya, dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sementara Jefri Hermanto, dikabarkan juga terluka pada bahu kirinya, akibat terkena sabetan celurit Hersi, dan dikabarkan sedang menjalani perawatan medis di puskesmas Arjasa. (Rawi/diens)
Ingin MENDAPAT INFO KAMI
Masukan Email anda dibawah kotak Lalu tekan "Subscribe" Setelah itu cek kotak Email lalu KONFIRMASI

Delivered by BorborNews
Sumber: MEMOonline.co.id / Redaksi



Subscribe to receive free email updates: