Setiap orang yang secara melawan hukum dengan melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi tugas wartawan dapat dipidana penjara paling lama 2 tahun atau denda paling banyak Rp.500.000.000 (lima ratus juta rupiah) sesuai UU PERS no 40 tahun 1999 * Berita Online Rakyat Bagian Orde Reformasi * Borbor News *

Pertemuan Mengenai Kesejahteraan Sosial, Penanganan Lansia Dan Penyandang Cacat Disabilitas

Borbor News, Sorong - Anggota Intelkam memantau kegiatan pertemuan mengenai kesejahteraan Sosial, penanganan Lansia dan penyandang Cacat Disabilitas yang ada di Kabupaten Sorong, bertempat di kantor Dinas Sosial km. 24 perkantoran Pemerintahan Daerah Kabupaten Sorong, Kamis (11/07/2019) pukul 10.20 Wit
Hadir dalam kegiatan tersebut Drs. Fredik Atanay, M. Si (Kadis Sosial Kab.Sorong), Luter Kalami (Kabag Hukum Pemda Kab. Sorong), Marchel.O.Thomson.Gultom (BPJS kesehatan Kab.Sorong), Barbalina Osok, SE., M, Si (Kabid  Ekososbud Kesbangpol Kab. Sorong), Para Kepala bidang Dinas Sosial Kab. Sorong, Perwakilan pendamping disabilitas Kab. Sorong

Sambutan dari kadis Sosial Kabupaten Sorong Drs. Fredik Atanay, M. Si menyampaikan Ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Terima kasih kepada bapak-Ibu sekalian yang telah hadir di tempat ini untuk kita membahas dan berdiskusi tentang pelayanan terhadap penyandang Cacat disabilitas yang ada di Kabupaten Sorong. Kerja sama antara pemerintah daerah Kabupaten Sorong, Kesbangpol dan BPJS dalam rangka pelayanan terhadap anak-anak yang ada di panti Asuhan dan hak-hak dari penyandang cacat disabilitas yang ada di Kabupaten Sorong.

Sambutan kepala bidang rehabilitasi sosial Ibu Nelly Florida Robaha, S. AN menyampaikan dengan ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kami dari bidang rehabilitasi sosial bertugas untuk menolong Warga masyarakat lansia dan penyandang cacat disabilitas yang ada di Kabupaten Sorong

Sambutan dari Kepala bidang kesejahteraan Sosial Bapak Suprono, S. Sos menyampaikan kasih kepada bapak ibu yang sudah hadir di tempat ini untuk berdiskusi terkait cara penanganan lansia dan penyandang cacat disabilitas yang ada di Kabupaten Sorong, ucapnya

Kemudian kegiatan di lanjutkan Diskusi membahas permasalahan yang di hadapi oleh para Lansia dan Penyandang Disabilitas yaitu tentang penggunaan BPJS terhadap Penyandang Disabilitas yang tidak bisa di gunakan. Kemudian salah satu Yayasan yang tidak menerima Dana Pembinaan dari Dinas Kesbangpol Kabupaten Sorong

Adapun permasalahan yang terkait dengan penggunaan BPJS dan Yayasan yang terjadi yaitu karena tidak adanya komunikasi (mis komunikasi) sehingga permasalahan tersebut timbul

Penggunaan BPJS yang tidak bisa digunakan karena yang bersangkutan sudah keluar dari Yayasan Penyandang Disabilitas, dan sementara BPJS yang masih di pegang tersebut menggunakan hak Yayasan bukan Perorangan

Dan terkait dengan Yayasan yang tidak mendapat dana pembinaan dari Kesbangpol dikarenakan Keapsahan dan status dari Yayasan tersebut yang belum terdaftar di Kesbangpol Kabupaten Sorong sehingga semua penyaluran terkait dengan dana bantuan kepada setiap Yayasan tidak bisa di terima, demikian hasil Diskusi (Amr)

Humas Polres Sorong
Sumber: Redaksi

Subscribe to receive free email updates: