http://go.oclaserver.com/afu.php?id=1316778 Borbor News: Nasional Berita Online Republika Bidikan Orde Reformasi (Borbor News)

Pengikut

Anda menemukan atau mengalami "PUNGUTAN LIAR" Segera Laporkan melalui: www.saberpungli.id www.lapor.go.id Atau menghubungi: Telepon Hotline 193 SMS 1193
Ingin pasang iklan di http://www.borbornews.com Pembaca setiap hari 10.000 Minat hubungi kami via email: iklanbn@gmail.com
BORBOR: Berita Online Republika Bidikan Orde Reformasi | Email Redaksi: redborbornews@gmail.com | Email Iklan: iklanbn@gmail.com
Undang-Undang tentang Pers nomor 40 Tahun 1999 pasal 18 ayat 1“ Setiap orang yang secara melawan hukum dengan melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi tugas wartawan Sesuai ketentuan pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana penjara paling lama 2 tahun atau denda paling banyak Rp.500.000.000 (lima ratus juta rupiah)
Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan

Pemilu Kota Bekasi 2018, Penantang Punya Peluang Besar



Bekasi, BorborNews - Pemilihan Umum Kepala Daerah Kota Bekasi kini kian memanas, beberapa kandidat dan tokoh muncul ke permukaan sebagai kandidat Calon Wali Kota untuk bersaing dalam Pilkada tahun depan. Indo Consulting Network, salah satu lembaga survei terpercaya baru-baru ini merilis hasil jajak pendapat masyarakat Kota Bekasi terkait dengan kandidat Calon Walikota Bekasi periode 2018-2023.

“Saat ini kita bisa melihat geliat para tokoh baik petahana maupun penantang dalam persaingan menuju Pilkada 2018 Kota Bekasi. Dari hasil survei, popularitas petahana masih tinggi tapi peluang penantang juga semakin besar,” kata Whisnu Sentosa, peneliti Indo Consulting Network di Jakarta (15/9).
loading...

Hasil survei yang dilaksanakan pada 10 Agustus hingga 28 Agustus 2017 memperlihatkan bahwa popularitas kandidat petahana berada pada urutan teratas, namun jumlahnya tidak berbeda jauh dengan kandidat penantang non petahana. Rachmat effendy mendapat nilai 79,7 persen, Akhmad Syaikhu di angka 78,9 persen disusul oleh pendatang baru Hery Koswara 77 persen, berikutnya Anggawira 76,1 persen dan terakhir Mochtar Muhammad 75,2 persen.

“Hasil ini menunjukkan persaingan semakin ketat, sebab nilai penantang hampir menyamai petahana meskipun secara keseluruhan baik dalam aspek akseptibilitas, kapabilitas dan elektabilitas petahana masih juara,” imbuh Whisnu.

Menurut rilis survei tersebut sebagian besar masyarakat Kota Bekasi belum merasakan perubahan yang signifikan selama masa pemerintahan Rachmat Effendy terutama dalam aspek perekonomian. Hasil tersebut diperjelas oleh suara responden yang mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap kinerja Rachmat Effendy yang mencapai angka 43 persen.

“Ketidakpuasan masyarakat Kota Bekasi ini bisa berdampak pada naiknya peluang kandidat penantang. Tapi penantang perlu terus mengambil hati karena petahana masih menjadi tokoh yang diharapkan oleh sebagian masyarakat Kota Bekasi,” simpul Whisnu.
Whisnu juga menjelaskan, penantang harus lebih kreatif dan aktif membuat terobosan-terobosan baru untuk membuat perubahan bagi Kota Bekasi. Bukan suatu hal yang mustahil, jika usaha para penantang untuk merubah Kota Bekasi dapat membuat masyarakat berpaling dari kandidat petahana.
Ingin MENDAPAT INFO LOKER
Masukan Email anda dibawah kotak Lalu tekan "Subscribe" Setelah itu cek kotak Email lalu KONFIRMASI

Delivered by BorborNews
Sumber: Whisnu Sentosa
Peneliti Indo Consulting Network / Redaksi




Layanan Transportasi Prima, Jumlah Wisatawan Jawa Tengah akan Meningkat



Jateng, BorborNews - Calon Wakil Gubernur Provinsi Jawa Tengah Dede Indra Permana Sudiro, Selasa lalu bersilaturahmi dengan pengusaha Perusahaan Otobus (PO) seluruh Indonesia. Dede berkomitmen akan tingkatkan sektor pariwisata Jawa Tengah dengan kerjasama Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia (IPOMI). Baginya ini menjadi salah satu cara mendongkrak laju wisatawan ke Jawa Tengah.

“Saya ingin pariwisata Jawa Tengah makin digandrungi para wisatawan, kehadiran Perusahaan Otobus di sini menjadi salah satu potensi untuk mengupayakan agar para wisatawan tertarik dan mampir ke Jawa Tengah,” kata Dede kepada awal media di Semarang (15/8).
loading...

Bagi Dede, Jawa Tengah dengan aneka ragam potensi wisatanya yang sangat besar perlu didukung oleh semua pihak termasuk pihak swasta. Terlebih penggunaan bus pariwisata bisa menjadi pendukung meningkatnya jumlah wisatawan.

“Kedepannya saya optimis dengan kerjasama teman-teman IPOMI kita bisa tingkatkan lagi sektor kepariwisataan Jawa Tengah dengan fasilitas bus pariwisata yang nyaman, sehingga masyarakat akan kembali untuk menggunakan transportasi bus,” imbuh Dede.

Lebih lanjut Dede menuturkan, para pengusaha PO bus harus menciptakan terobosan dalam peningkatan pelayanan. Tapi mula-mula harus perbaiki dulu fasilitas serta memperhatikan para pengemudi. Dede menyarankan para pengusaha juga jangan segan untuk berinvestasi dalam membenahi fasilitas serta peningkatan kualitas pengemudi dan pegawai.

“Dalam silaturahmi ini juga saya memohon dukungan dan doa kepada teman-teman IPOMI dalam pemilu Jateng 2018 mendatang. Namun yang terpenting kita harus bersama-sama komitmen memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat,” ujar Dede.
Diketahui selain berfokus pada bus pariwisata IPOMI turut mempersiapkan dalam peningkatan pelayanan mudik lebaran. Tiap tahunnya IPOMI secara prima melayani semua kalangan seperti tukang bakso, tukang mie ayam, pedagang jamu, pedagang pasar ataupun profesi lainnya yang bekerja di Jakarta.

“Kami akan terus tingkatkan pelayanan Bus. Baik bus pariwisata maupun bus jarak jauh seperti bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), kami layani semua penumpang secara prima baik penumpang wisatawan maupun para pekerja dan pedagang yang mudik tiap tahunnya,” pungkas Kurnia Lesani Adnan selaku Ketua Umum IPOMI.
Ingin MENDAPAT INFO LOKER
Masukan Email anda dibawah kotak Lalu tekan "Subscribe" Setelah itu cek kotak Email lalu KONFIRMASI

Delivered by BorborNews
Sumber: Dede Sudiro / Redaksi




JRPP Desak DPMPTSP Lakukan Audit Ulang Perizinan di DKI Jakarta



Pada 2016 lalu, diketahui terjadi penyelewengan izin oleh Grand Indonesia atas pembangunan apartemen Kempinski dan Menara BCA namun hingga saat ini kasusnya masih mengambang dan belum ada penyelesaian lebih lanjut. Lembaga Jakarta Research and Public Policy (JRPP) kemudian meminta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) untuk menindak tegas kasus tersebut.

“Kasus ini sudah diketahui sejak tahun lalu, tapi memang belum ada ketegasannya. Grand Indonesia seharusnya bertanggung jawab atas berdirinya Kempinski dan Menara BCA. Ini perlu dikaji lebih lanjut,” kata Direktur Eksekutif JRPP, Muhamad Alipudin ketika diwawancarai di Jakarta (14/09).
loading...

Pada tahun 2004, kontrak kerja yang ditanda tangani pihak Grand Indonesia atau PT Cipta Karya Bumi Indah untuk pengembangan Hotel Indonesia (PT Hotel Indonesia Natour) diketahui tidak mencakup pembangunan apartemen Kempinski dan Gedung Menara BCA.

Disini pihak Grand Indonesia sebagai pihak pengelola dengan sistem Build, Operate, Transfer (BOT) saat itu hanya menyepakati untuk merenovasi beberapa lokasi seperti Hotel Indonesia, pembangunan East Mall, Gedung Perkantoran, Apartemen, West Mall, dan perparkiran.

“Sayang sekali, Kempinski dan Menara BCA sudah terlanjur dibangun dan dikelola Grand Indonesia tanpa IMB. Bagaimana bisa pemerintah kecolongan dengan proyek sebesar ini, akibatnya kita kehilangan potensi pajak yang lumayan besar,” imbuh Alipudin.

Alipudin menambahkan kerugian yang dialami oleh pemerintah sementara ini mencapai Rp 1,29 triliun. Kerugian tersebut diduga karena tidak diterimanya bagi hasil yang seimbang atau tidak "determinate" pendapatan dari operasional pemanfaatan kedua bangunan tersebut yang dibangun tanpa IMB.

“Kasus ini jangan dibiarkan, seharusnya warga DKI bisa mendapat manfaat dari penerimaan pajak pembangunan tersebut. Apalagi sekarang lahan kota Jakarta sudah banyak dimanfaatkan oleh swasta,” sebut Alipudin.
Alipudin menyebut perlunya PTSP mengaudit ulang seluruh perizinan hotel dan kawasan strategis seluruh Jakarta kedepannya di tangan kepemimpinan yang baru. Sebab, banyaknya bangunan tersebut juga harus berbanding lurus dengan manfaat yang diterima oleh warga DKI lewat penerimaan pajak.

"Jangan sampai kasus penyelewengan izin ini luput dari tangan pemerintah. Ke depannya, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno harus bisa menyelesaikan ini semua," pungkas Alipudin.
Ingin MENDAPAT INFO LOKER
Masukan Email anda dibawah kotak Lalu tekan "Subscribe" Setelah itu cek kotak Email lalu KONFIRMASI

Delivered by BorborNews
Sumber: Muhamad Alipudin
Direktur Eksekutif JRPP / Redaksi




PERJAKBI dan DPMPTSP Jalin Sinergi Bentuk Regulasi untuk Virtual Office



Perhimpunan Pengusaha Jasa Kantor Bersama Indonesia (PERJAKBI) mengadakan kerjasama dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) untuk membuat regulasi mengenai pengelolaan virtual office atau jasa kantor bersama di Jakarta.

Sekretaris Jendral PERJAKBI, M. Hadi Nainggolan menjelaskan, virtual office dapat menjadi solusi pemerintah dalam mendongkrak industri startup dan UKM.
loading...

“Kami melakukan kesepakatan kerjasama dengan DPMPTSP untuk membuat regulasi yang mengatur keberadaan virtual office sebagai solusi bagi startup dan UKM merintis bisnis. Kita ingin perkembangan bisnis dalam negeri diiringi dengan perkembangan hukum yang baik untuk mendapatkan kepastian hukum antar sesama pihak,” ujar Hadi di kantor DPMPTSP, Jakarta.

Selain itu, seiring dengan perkembangan market virtual office yang mulai menjamur di Ibu Kota, Hadi menyatakan “payung hukum” dibutuhkan demi menjamin kemanan dalam berbisnis serta mencegah terjadi tindak penipuan yang dilakukan oleh oknum- oknum tidak bertanggunjawab.

“Ya, tentunya perkembangan virtual offive ini harus disertai dengan perkembangan hukum yang baik guna mendapatkan kepastian hukum bagi para pelaku usaha, atau bagi klien.  Sehingga, tidak ada celah bagi oknum- oknum tidak bertanggungjawab dengan memanfaatkan jasa vortual office,” terang pengusaha muda ini.

Hadir dalam kesempatan yang sama Ketua Harian PERJAKBI, Anthony Leong mengatakan, ketiadaan regulasi yang mengatur perizinan virtual office menyebabkan munculnya virtual office yang tidak dapat dipertanggungjawabkan legalitasnya.
“Kami sepakat bahwa harus ada regulasi yang jelas yang dikeluarkan oleh pemerintah melalui Perda dan Pergub. Karena selain sebagai payung hukum bagi pengusaha, ini juga berkaitan dengan pemasukan pajak daerah kedepannya,” tutur Anthony.

Kepala DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta, Edy Djunaedi mengaku menyambut baik usulan ini dan akan mengadakan audensi lebih lanjut guna membahas regulasi virtual office.

“Saya menyambut baik usulan ini. Karena kita melihat kedepannya tren penggunaan virtual office ini akan terus berkembang dan dimanfaatkan oleh startup maupun investor asing. Regulasi yang kita buat bertujuan untuk mengatur para penyedia jasa virtual office agar patuh dan taat mengurus perizinan, sehingga tidak ada penyalahgunaan jenis usaha," pungkas Edy.
Ingin MENDAPAT INFO LOKER
Masukan Email anda dibawah kotak Lalu tekan "Subscribe" Setelah itu cek kotak Email lalu KONFIRMASI

Delivered by BorborNews
Sumber: M. Hadi Nainggolan / Redaksi




Gerindra - PKS Resmi Usung Deddy Mizwar - Ahmad Syaikhu di Pilgub Jabar 2018



Borbor News, Jabar - Wakil Ketua DPD ( Dewan Pimpinan Daerah ) Partai Gerindra Jawa Barat, Anggawira menyampaikan bahwa Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto telah menetapkan untuk mengusung Dedi Mizwar sebagai bakal calon Gubernur Jawa Barat berpasangan dengan Ahmad Syaikhu sebagai bakal calon Wakil Gubernur dari PKS.

"Pak Deddy Mizwar menyatakan bersedia menjadi kader partai Gerindra dengan penempatan Tugas sebagai Penasehat DPD Jabar. Karena  sesuai dengan arahan Ketua Umum Gerindra, kandidat yang akan diusung harus kader internal partai," ujar Anggawira ketika dihubungi Kamis, (17/8).
loading...

Anggawira pun menyatakan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan DPW (Dewan Pimpinan Wilayah) PKS Jabar untuk memformulasikan teknis kerjasama dalam mempersiapkan Pilgub Jabar 2018.

"DPD Gerindra Jabar akan segera berkoordinasi dengan DPW PKS Jabar untuk membahas lebih lanjut  teknis kerjasama. Karena ini merupakan kompetisi kita bersama untuk memperjuangkan niat luhur dalam membawa perbaikan di Jabar," kata Anggawira.

Lebih lanjut dirinya menegaskan bahwa keputusan ini telah sejalan dengan misi Gerindra untuk menempati posisi sebagai Jabar satu (Gubernur).

"Gerindra wajib memenangkan kontesasi Pilgub untuk melaksanakan misi dan program pembangunan Jabar," jelas Anggawira.
Dengan demikian, PKS dan Gerindra tinggal mendaftarkan Deddy Mizwar dan Syaikhu pada bulan Januari 2018. Sebelumnya, PKS juga telah menyetujui duet Deddy Mizwar dan Syaikhu.
Ingin MENDAPAT INFO LOKER
Masukan Email anda dibawah kotak Lalu tekan "Subscribe" Setelah itu cek kotak Email lalu KONFIRMASI

Delivered by BorborNews
Sumber: Anggawira / Redaksi




Cabup Cirebon: H. Kalinga Siap Bangun Ekowisata Mangrove di Cirebon



Borbor News, Cirebon - Calon Bupati Cirebon 2018-2023, H. Kalinga ingin membangun kawasan Ekowisata mangrove di Kabupeten Cirebon. Dirinya menuturkan bahwa penanaman mangrove sangat berfaedah bukan hanya untuk keberlangsungan lingkungan hidup juga bisa menjadi daya tarik perekonomian.

“Mangrove itu mempunyai multifungsi. pertama, mangrove bisa sebagai penahan abrasi air laut dan tempat berkembang biak berbagai macam makhluk hidup (biota) di pesisir. kedua, dilihat dari sisi ekonomi, mangrove dapat dijadikan produk yang bermanfaat dan kawasan hutannya bisa dijadikan kawasan pariwisata berbasis lingkungan atau ekowisata,” ungkap Kalinga saat ditemui di Cirebon (17/08).
loading...

Tanaman mangrove saat ini tengah dikembangbiakan dan dilestarikan di daerah pesisir Cirebon. Alasannya karena hingga tahun 2017 tercatat 70 persen lebih dari 71 kilometer garis pantai pesisir Cirebon tidak terlindungi oleh mangrove dan rawan terkena abrasi. Hal ini membuat Kalinga prihatin dan bertekad membangun kawasan ekowisata mangrove.

“Tanaman mangrove punya banyak manfaatnya, bisa digunakan sebagai bahan bangunan, obat, bahkan olahan makanan dan minuman. Jika dikembangkan, warga sekitar kawasan mangrove pasti bisa lebih sejahtera,” imbuh Kalinga.

Lebih lanjut Kalinga memaparkan mangrove bisa dimanfaatkan menjadi beragam produk yang  bisa membantu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. Kesuksesan pemanfaatan mangrove sebagai produk olahan bisa dilihat di daerah Surabaya, disana terdapat Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang menghasilkan berbagai produk olahan dari mangrove antara lain tepung kue dan es krim, bahan steak, kerupuk, sirup, permen, batik, sabun cair, pembersih lantai hingga pakan ternak.
“Hutan mangrove ini jika dikelola dengan baik bisa jadi kawasan wisata yang bagus yaitu kawasan ekowisata. Jadi masyarakat juga bisa menikmati suasana alam hutan mangrove. Tapi potensi-potensi itu juga perlu didukung dengan pemeliharaan yang baik oleh semua pihak,” simpul mantan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Cirebon tersebut.

Pemerintah Kabupaten  Cirebon tengah berencana untuk membangun kawasan pariwisata hutan mangrove yaitu di daerah Kecamatan Gunung Jati, Mundu dan Losari. Menurut Kalinga, potensi wisata hutan mangrove ini jika dikelola dengan baik dapat menarik wisatawan. Kalinga juga berharap, kedepan hutan mangrove dapat terus terpelihara dan dikembangkan agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Cirebon.
Ingin MENDAPAT INFO LOKER
Masukan Email anda dibawah kotak Lalu tekan "Subscribe" Setelah itu cek kotak Email lalu KONFIRMASI

Delivered by BorborNews
Sumber: / Redaksi




Ridwan Kamil Siap Duet Dengan Agung Suryamal untuk Lawan Demiz-Syaikhu



Borbor News, Jabar - Setelah Gerindra dan PKS menetapkan pasangan yang akan diusung untuk maju ke Pilgub Jabar 2018 yakni sepakat mengusung Deddy Mizwar dan Ahmad Syaikhu untuk Pilgub Jabar. Kini, Ridwan Kamil sangat berbahagia jika dipasangkan dengan Agung Suryamal, Ketua Kamar Dagang dan Industri Jawa Barat.

“Kita ini sama-sama sedang berikhtiar, tidak sama-sama bukan orang partai, Kalau kita dijodohkan oleh partai, insya Allah saya akan sangat berbahagia, insya Allah upaya-upaya itu terwujud. Saya bilang ke Kang Agung mari kita bersama-sama berupaya," kata Emil di Bandung (17/8).
loading...

Pernyataan tersebut saat Emil menghadiri peringatan HUT kemerdekaan RI ke 72 serta perayaan Milad ke 80 tahun salah satu tokoh Jawa Barat yakni HD Sutisno yang juga ayah dari Agung Suryamal. Emil yang didampingi sang istri, Atalia Praratya menyebut bahwa duet dengan Agung merupakan komposisi yang bagus karena sudah sahabat baik.

“Ya Ini saya datang atas undangan pak Tisno ya, tokoh Jawa Barat. Ayah kita semua, ayahanda Kang Agung sahabat saya, kita siap lakukan terbaik untuk Jawa Barat," ujar Ridwan Kamil yang kini mendapat elektabilitas tertinggi di seluruh lembaga survei.


Ridwan Kamil dan Agung Suryamal akhir-akhir banyak disebut berbagai kalangan dan media massa sebagai dua figur yang akan maju dalam Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018 mendatang. Kedua figur ini juga banyak disebut sebagai pasangan ideal yang akan bisa saling mengisi jika ditakdirkan sebagai Gubernur dan Wakil Gebernur Jabar mendatang. RK memiliki pengalaman di birokrasi dan pembangunan infrastruktur sedang Agung yang memiliki jejaring luas di dunia perekonomian, bisnis dan industri.⁠⁠⁠⁠

Pengamat Politik dari Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago menyatakan bahwa Agung Suryamal berpeluang besar menduduki kursi wakil gubernur mendampingi Ridwan Kamil yang telah diusung Partai Nasdem sebagai kandidat Gubernur Jawa Barat.

“Dengan siapa saja Ridwan Kamil berpasangan peluang menang. Saya pikir seperti Agung Suryamal dari kalangan pengusaha peluangnya juga lebih baik," ujarnya.

Poros Emil-Agung ini pun disebut-sebut akan didukung oleh beberapa partai seperti Nasdem, PPP, dan PKB.
Ingin MENDAPAT INFO LOKER
Masukan Email anda dibawah kotak Lalu tekan "Subscribe" Setelah itu cek kotak Email lalu KONFIRMASI

Delivered by BorborNews
Sumber: / Redaksi




Jika Terpilih, Agung Suryamal Akan Bangun ‘Pasar Kreatif Lokal’



Borbor News, Jabar - Potensi kerajinan dari Jawa Barat saat ini menjadi perhatian Calon Gubernur Jawa Barat 2018, Agung Suryamal. Agung melihat kerajinan Jawa Barat belum merajai pasar di daerah Jawa Barat sendiri. Padahal sangat kaya dengan produk kerajinannya, seperti kerajinan rotan Cirebon, kerajinan kulit Garut, Kerajinan tanduk Bogor ataupun yang lainnya.

“Hasil produksi kerajinan Jawa Barat ini kualitasnya bagus-bagus, tapi sayang produknya kurang dilirik oleh masyarakat daerah Jawa Barat sendiri, saya ingin buat ‘Pasar Kreatif Lokal’, ” ungkap Agung saat ditemui di Bandung (18/8).
loading...

Menurut Agung, kerajinan Jawa Barat kini lebih banyak diminati oleh masyarakat luar seperti Jakarta dan Bali. Pada tahun 2016 saja suplai hasil kerajinan ke Jakarta dan Bali mencapai 70 persen. Padahal jika diminati juga oleh masyarakat lokal produk ini bisa menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang potensial di Jawa Barat.

“Biasanya kalau yang beli orang luar mereka pasti membelinya dengan sistem borongan, jadi harga dari pengrajin ke konsumen rentangnya bisa jauh sekali,” imbuh Agung.

Agung menuturkan meskipun beberapa pengrajin telah sukses meraup untung dari hasil penjualan ke luar daerah hingga luar negeri, namun banyak pula pengrajin kecil yang tidak bisa memenuhi permintaan pasar luar. Seperti yang dialami oleh pengrajin bambu di Kabupaten Majalengka yang terancam gulung tikar karena tidak memiliki akses untuk memasarkan produknya ke luar daerah.

“Fokusnya memfasilitasi pengrajin-pengrajin kecil yang masih sulit memasarkan produknya. Jabar kan punya Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah), nanti dekranasda bekerjasama dengan daerah sejabar untuk bangun ‘Pasar Kreatif Lokal’ di tiap daerah,” imbuh Agung yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum KADIN Jawa Barat.
Tokoh pengusaha yang memiliki trah keturunan dari pesantren Suryalaya tersebut mengungkapkan bahwa pentingnya produk lokal dicintai dan di konsumsi masyarakat Jabar sendiri.

"Sehingga pemerataan ekonomi terdorong, lantaran pengusaha kecil dan menengah memiliki potensi pasar yang jelas. Baginya kedepan ‘pasar kreatif lokal’ bisa sekaligus menjadi tempat pagelaran seni dan tempat pelatihan untuk para pengunjung," tutup Agung yang juga penggagas "Jihad Ekonomi" itu.
Ingin MENDAPAT INFO LOKER
Masukan Email anda dibawah kotak Lalu tekan "Subscribe" Setelah itu cek kotak Email lalu KONFIRMASI

Delivered by BorborNews
Sumber: Agung Suryamal / Redaksi




 
Copyright © 2013-2017. Borbor News
  • Email redaksi: redborbornews@gmail.com