Surat Kabar Online : TRANSPARAN MENYAMPAIKAN INFORMASI
Tampilkan postingan dengan label Medan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Medan. Tampilkan semua postingan

28 Februari 2019

2 Dari 3 Tersangka Peredaran Narkoba 33,5 Kg Sabu Dan 13.500 Butir Ekstasi Di Tembak Poldasu


BorborNews - 
Medan - Peredaran narkoba sebanyak 33,5 Kg sabu dan 13.500 butir pil Ekstasi, digagalkan Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut. Pasalnya jaringan Internasional Malaysia - Aceh - Sumut, berusaha mengelabui petugas. Karena kelincahaan Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut. 

Peredaran narkoba internasional , berhasil digagalkan. Pengungkapan ini, dari tanggal 22/Februari/2019 s/d 24/Februari/2019.
Kapolda Sumut, Irjen Pol. Drs. Agus Andrianto, SH, MH, yang didampingi Direktur Narkoba Poldasu, Kombes Pol. Hendri Marpaung, dalam siaran pers nya menjawab sejumlah wartawan, bertempat dihalaman kantor Ditres Narkoba Polda Sumut, Rabu (27/2/2019) siang.

"Dari pengungkapan ini ada tiga tersangka yang berhasil diamankan masing-masing berinisial JI, S, dan VS", ujar Kapolda Sumut.

Kapolda Sumut menjelaskan, untuk  ketiga tersangka yang diamankan, dua diantaranya terpaksa harus diberi tindakan tegas dan terukur dengan menembak dibagian kakinya karena melakukan perlawanan hingga berusaha melarikan diri saat akan ditangkap.

Kapolda juga menegaskan, pihaknya tidak akan ragu untuk memberi tindakan tegas kepada para pelaku kejahatan narkoba yang memang berdampak merusak generasi muda.

"Tindakan tegas sudah menjadi komitmen, jadi tidak ada toleransi, saya perintahkan anggota tembak ditempat para pelaku peredaran gelap narkotika", tegas Kapolda.

Sementara itu Dir Narkoba Polda Sumut Kombes Pol. Hendri Marpaung menambahkan, penangkapan terhadap para tersangka berawal dari adanya informasi masyarakat yang menyebutkan, akan ada penyelundupan narkoba melalui kawasan Matapao, Serdang Berdagai, pada 22 Februari pukul 07.00 WIB.

Menindak lanjuti informasi tersebut, personel Subdit II Ditresnarkoba langsung menuju TKP, guna melakukan penangkapan. Saat di Tkp petugas kemudian memberhentikan mobil yang dikendarai tersangka berinisial Jl.
Ketika digeledah, dari mobil yang dikendarai tersangka JI, petugas menemukan sabu-sabu seberat 26,5 kg yang dibungkus dalam kemasan teh China dan kopi Malaysia. Selain itu ditemukan juga pil ekstasi sebanyak 13.500 butir yang dibalut dengan kemasan aluminium foil.

Ketika akan ditangkap tersangka JI sempat melakukan perlawanan hingga berusaha melarikan diri,  sehingga petugas melumpuhkannya dengan tembakan di kaki kiri.
Kemudian dari keterangan tersangka JI, diketahui ada seorang pria yang akan membawa narkotika jenis sabu-sabu dari Tanjung Balai menuju Medan. Kemudian Tim kembali melakukan pengejaran. 

Hingga akhirnya pada Minggu (24/2) sekitar pukul 01.00 WIB, di Jalan Medan-Tanjung Morawa. Tim kembali membekuk tersangka S yang membawa sabu-sabu seberat 5 kg.

Namun saat dilakukan pengembangan, S juga melakukan perlawanan, sehingga diberi tindakan tegas terukur dengan menembak bagian kaki kanannya.

Tak berhenti sampai disitu saja, berbekal keterangan dari tersangka S, kemudian Tim  menangkap VS di Jalan Gatot Subroto, Kota Binjai. Tersangka VS adalah pihak yang akan menerima sabu-sabu di Kota Binjai.

"Dari pengungkapan kali ini kita temukan modus baru dengan menggunakan kemasan bungkus kopi Malaysia, dimana yang kita dapati selama ini menggunakan kemasan teh China, jadi kuat dugaan narkoba tersebut masuk dari Malaysia", ucap Kombes Hendri, seraya menambahkan akibat perbuatannya ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 114  ayat (2) dan atau Pasal 112 ayat (2) UU RI No 35 tahun 2009tentang Narkotika dengan ancaman pidana mati, pidana seumur hidup, dan denda Rp.1 Milyar hingga Rp.10 Milyar. Afd. Dari 3 Tersangka Peredaran Narkoba 33,5 Kg Sabu Dan 13.500 Butir Ekstasi Di Tembak Polda Sumut.

Medan - Setarapost. Peredaran narkoba sebanyak 33,5 Kg sabu dan 13.500 butir pil Ekstasi, digagalkan Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut. Pasalnya jaringan Internasional Malaysia - Aceh - Sumut, berusaha mengelabui petugas.

 Karena kelincahaan Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut. Peredaran narkoba internasional , berhasil digagalkan. Pengungkapan ini, dari tanggal 22/Februari/2019 s/d 24/Februari/2019.
Kapolda Sumut, Irjen Pol. Drs. Agus Andrianto, SH, MH, yang didampingi Direktur Narkoba Poldasu, Kombes Pol. Hendri Marpaung, dalam siaran pers nya menjawab sejumlah wartawan, bertempat dihalaman kantor Ditres Narkoba Polda Sumut, Rabu (27/2/2019) siang.

"Dari pengungkapan ini ada tiga tersangka yang berhasil diamankan masing-masing berinisial JI, S, dan VS", ujar Kapolda Sumut.

Kapolda Sumut menjelaskan, untuk  ketiga tersangka yang diamankan, dua diantaranya terpaksa harus diberi tindakan tegas dan terukur dengan menembak dibagian kakinya karena melakukan perlawanan hingga berusaha melarikan diri saat akan ditangkap.

Kapolda juga menegaskan, pihaknya tidak akan ragu untuk memberi tindakan tegas kepada para pelaku kejahatan narkoba yang memang berdampak merusak generasi muda.

"Tindakan tegas sudah menjadi komitmen, jadi tidak ada toleransi, saya perintahkan anggota tembak ditempat para pelaku peredaran gelap narkotika", tegas Kapolda.

Sementara itu Dir Narkoba Polda Sumut Kombes Pol. Hendri Marpaung menambahkan, penangkapan terhadap para tersangka berawal dari adanya informasi masyarakat yang menyebutkan, akan ada penyelundupan narkoba melalui kawasan Matapao, Serdang Berdagai, pada 22 Februari pukul 07.00 WIB.

Menindak lanjuti informasi tersebut, personel Subdit II Ditresnarkoba langsung menuju TKP, guna melakukan penangkapan. Saat di Tkp petugas kemudian memberhentikan mobil yang dikendarai tersangka berinisial Jl.
Ketika digeledah, dari mobil yang dikendarai tersangka JI, petugas menemukan sabu-sabu seberat 26,5 kg yang dibungkus dalam kemasan teh China dan kopi Malaysia. Selain itu ditemukan juga pil ekstasi sebanyak 13.500 butir yang dibalut dengan kemasan aluminium foil.

Ketika akan ditangkap tersangka JI sempat melakukan perlawanan hingga berusaha melarikan diri,  sehingga petugas melumpuhkannya dengan tembakan di kaki kiri.
Kemudian dari keterangan tersangka JI, diketahui ada seorang pria yang akan membawa narkotika jenis sabu-sabu dari Tanjung Balai menuju Medan. Kemudian Tim kembali melakukan pengejaran. Hingga akhirnya pada Minggu (24/2) sekitar pukul 01.00 WIB, di Jalan Medan-Tanjung Morawa. Tim kembali membekuk tersangka S yang membawa sabu-sabu seberat 5 kg.
Namun saat dilakukan pengembangan, S juga melakukan perlawanan, sehingga diberi tindakan tegas terukur dengan menembak bagian kaki kanannya.

Tak berhenti sampai disitu saja, berbekal keterangan dari tersangka S, kemudian Tim  menangkap VS di Jalan Gatot Subroto, Kota Binjai. Tersangka VS adalah pihak yang akan menerima sabu-sabu di Kota Binjai.


"Dari pengungkapan kali ini kita temukan modus baru dengan menggunakan kemasan bungkus kopi Malaysia, dimana yang kita dapati selama ini menggunakan kemasan teh China, jadi kuat dugaan narkoba tersebut masuk dari Malaysia", ucap Kombes Hendri, seraya menambahkan akibat perbuatannya ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 114  ayat (2) dan atau Pasal 112 ayat (2) UU RI No 35 tahun 2009tentang Narkotika dengan ancaman pidana mati, pidana seumur hidup, dan denda Rp.1 Milyar hingga Rp.10 Milyar. (Afd).
Ingin MENDAPAT INFO KAMI
Masukan Email anda dibawah kotak Lalu tekan "Subscribe" Setelah itu cek kotak Email lalu KONFIRMASI

Delivered by BorborNews
Sumber: / Redaksi




11 Februari 2019

Tertangkap Tangan, Gadis Cantik ini di Serahkan ke Polisi



Medan, Borbor News - Melihat seorang wanita cantik, jangan langsung tertarik. Karena kecantikan itu,  bisa saja membuat kita terpukau. Salah satunya, seperti seorang wanita bernama Lenny Suryani Gulo (18) warga Jalan Menteng, Kecamatan Medan Denai. 

Ditangkap,  team penangan gangguan khusus (Pegasus ) Polsek Medan Kota, karena mencuri 9 potong pakaian dari pusat perbelanjaan Medan Mall.

Kapolsek Medan Kota, Kompol Revi Nurvelani melalui Kanit Reskrim  Iptu Deny Indrawan Lubis SIK saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, Rabu (14/11/2018) mengatakan"  Pencurian yang dilakukan Lenny  Senin (12/11) sekira pukul 18.00 WIB di areal Matahari Departemen Store lantai tiga gedung Medan Mall, Jalan MT Haryono, Medan.

Dimana barang hasil curiannya, dimasukkan ke dalam kantong plastik berlogo Matahari yang sudah dipersiapkannya.

"Namun perbuatan pelaku, diketahui karena saat akan keluar, alarm barang berbunyi. Sehingga ia pun diamankan petugas," ungkapnya.

Lanjut  Deny, petugas Matahari bernama Nurul Sujarwati melaporkan aksi pencurian tersebut ke Polsek Medan Kota. Sehingga, Lenny pun kemudian diserahkan dan dibawa ke Polsek untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.


"Pelaku dan barang bukti saat ini sudah ditahan dan akan dikenakan pasal 362 KUHP tentang pencurian," Ucap Iptu Deny. (Afd).
Ingin MENDAPAT INFO KAMI
Masukan Email anda dibawah kotak Lalu tekan "Subscribe" Setelah itu cek kotak Email lalu KONFIRMASI

Delivered by BorborNews
Sumber: / Redaksi




Memiliki Senjata Api Rakitan, Pria Stabat Di Tangkap Polsek Patumbak


BorborNews - 
Medan, BorborNews - Seorang pria berinisial Roz (36) warga Jalan Merangin Sungai Manau, Jambi / Ampera, Kecamatan Mampu, Stabat. Berlagak seperti koboy, yang telah memiliki senjata api rakitan. Akibat perbuatanya, yang telah memilikki senjata api rakitan. Roz ditangkap Team penangan gangguan khusus (Pegasus) Polsek Patumbak, Minggu (11/11/2018) pukul 02:00 Wib. 
Saat dilakukan penangkapan, Team ( Pegasus) Polsek Patumbak,  mengamankan barang bukti berupa sepucuk senjata api rakitan beserta 4 butir amunisi dan 1 buah Kunci T.

Kapolsek Patumbak AKP Ginanjar Fitriadi yang didampingi  Kanit Reskrim Polsek Patumbak Iptu Budiman Simanjuntak kepada Wartawan Senin (12/11/2018) mengatakan" Sebelum menangkap Roz, pihaknya saat itu sedang melaksanakan patroli di wilayah hukumnya. Namun kemudian, petugas mendapatkan informasi dari masyarakat, bahwa di Jalan Sisingamangaraja Km 8 tepatnya di depan galon minyak ada seorang pria yang gerak-geriknya mencurigakan.
"Sehingga tim pun langsung ke lokasi dan melakukan pemantauan. Namun saat akan diperiksa, tersangka justru melarikan diri sehingga dilakukan pengejaran," ungkapnya.

 Ginanjar menjelaskan, tak berapa lama kemudian, petugas berhasil menangkap pelaku dan langsung dilakukan pemeriksaan badan dan barang bawaannya.

Saat diperiksa di temukan sepucuk senjata api rakitan yang di selipkannya di pinggang sebelah kanannya. Selain itu di dalam tas sandang yang di bawa pelaku juga di temukan 3 butir peluru aktif kaliber 9 (peluru FN), 1 butir peluru aktif kaliber 0,8 (peluru revolver) dan 1 buah anak kunci T," Tegasnya.

Melihat apa yang dibawa pelaku,  pihaknya langsung memoyong Roz beserta barang bukti ke Polsek Patumbak untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Tersangka dijerat dengan undang undang darurat no 12 tahun 1951," tegasnya.
Disinggung mengenai bahwasanya Roz adalah pelaku perampokan,  Ginanjar menyebutkan, hal itu masih harus ditelusuri.

"Utuk indikasi sebagai pelaku 365, hal itu masih kita telusuri," Kata orang nomor 1 di Polsek Patumbak AKP Ginanjar Fitriadi.(Afd).
Ingin MENDAPAT INFO KAMI
Masukan Email anda dibawah kotak Lalu tekan "Subscribe" Setelah itu cek kotak Email lalu KONFIRMASI

Delivered by BorborNews
Sumber: / Redaksi




10 Februari 2019

Tiduri Putri Kandung Sendiri, Ayah Bejat Dilapor ke Polisi


BorborNews
Medan, Borbor News - Memang sangat bejad,  sang ayah kandung meniduri putri semata wayangnya. Padahal putri kandungnya,  berinisial  Melati masih berumur 14 tahun. Tapi sudah mendapat,  perlakuan tidak senonoh dari sang ayah bejad berinisial DP. Akibat perbuatanya, DP berurusan sama Kepolisi Polsek Delitua.

Informasi yang beredar, Jum'at (16/11/2018), korban didampingi ibu kandungnya berinisial HR, memberanikan diri mendatangi Polsek Delitua guna membuat pengaduan. Hironisnya, sang ayah bejadpun  tega mengancam akan membunuh Melati, apabila perbuatan benadnya diketuai orang lain.

Kepada petugas Kepolisian Polsek Delitua, Melati yang tinggal di Jalan Sakura Kelurahan Tanjung Selamat Kecamatan Medan Tuntungan ini menceritakan kisah sedihnya berawal saat dirinya sedang mencuci piring di dapur rumah.


“Saat itu saya sedang mencuci piring, tiba-tiba ayah datang dari belakang dan mengajak saya kedalam kamar. Didalam kamar ayah membuka bajuku satu persatu dan langsung menyetubuhiku,” ujar Melati kepada petugas Kepolisian.

Namun aksi ayah bejat ini akhirnya terkuak setelah HR ibu Melati memergokinya. “Sewaktu saya pulang ke rumah melihat pintu tidak terkunci. Karena pintu rumah tidak terkunci, saya langsung masuk ke dalam rumah. Disaat itu saya terkejut saat melihat kedalam kamar, suamiku edang diatas perut putrinya sendiri,” ujar HR.


Kejadian memilukan itu membuat HR sontak menjerit, namun DP langsung membekap mulut HR dan menyuruhnya diam. Pelaku langsung mengancam akan membunuh HR dan Melati apabila kelakuan bejatnya dilaporkan ke pihak kepolisian. Merasa nyawanya terancam, HR pun terdiam dan tidak banyak berbicara.

HR dan korban akhirnya pergi mengungsi ke rumah sanak saudaranya di daerah Kota Medan. HR pun menceritakan kejadian yang dialaminya. Mendengar perkataan korban dan ibunya. Pihak saudara jadi panik dan mencoba mencari tersangka. Namun pelaku tidak ditemukan. Hingga akhirnya pihak keluarga mengambil kesepakatan untuk melaporkan DP ke kantor Polisi.


Ternyata aksi bejat yang dilakukan ayah kandung ini sudah berulang kali. Itu dilakukan saat istrinya HR tidak berada dirumah dan berjualan di Pasar Melati. Korban berulang kali ditiduri ayah kandungnya. Aksi dilakukannya ketika Melati pulang sekolah dan saat menjelang sore hari.
Akibat perlakuan ayah kandung yang bejat, korban terlihat mengalami trauma yang saat dalam. Bahkan korban ketakutan apabila melihat laki-laki yang akan mendekatinya. “Traumalah pak anakku ini, karena terus-terusan diperkosa ayah kandungnya sendiri. Biadab kali memang dia, sudah tidak kerja malah perkosa anaknya yang masih belia,” kata ibu korban dihadapan petugas.


Kapolsek Delitua kompol BL Malau membenarkan laporan korban. ” Korban sedang diperiksa dan selesai di visum, pelaku akan langsung kita kejar,” ujar Kapolsek. (Afd).
Ingin MENDAPAT INFO KAMI
Masukan Email anda dibawah kotak Lalu tekan "Subscribe" Setelah itu cek kotak Email lalu KONFIRMASI

Delivered by BorborNews
Sumber: / Redaksi




10 Januari 2019

Seorang Mekanik Nyaris Tewas Di Amuk Warga Medan Marelan


BorborNews,  Belawan - Pangeran  Adi Guna Hasibuan ( 32)  seorang pekerja Mekanik warga Jalan Kapten Rahmad Buddin Lingkungan 15,  Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan. Nyaris tewas, di amuk warga dekat rumahnya sendiri, Senin ( 3/12/2018. Pasalnya pelaku nekat membobol  rumah korban bernama Ramli (53),  yang tak lain tetangganya sendiri.

Atas kenekatan pelaku membobol rumah korban, ia berhasil mengambil barang milik korban berupa Camera merek Canon. Tapi aksi pencurian yang dilakukan pelaku,  warga ada yang melihat. Warga yang sudah emosi , langsung membabi buta menghajar pelaku hingga nyaris tewas.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis,Sh,Mh mengatakan" Awal penangkapan pelaku, bermula saat ada informasi dari masyarakat bahwasanya telah diamankan seorang pelaku bongkar rumah milik korban Ramli (53) wargabJalan Kapten Rahmad Buddin Lingkungan 15,  Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan.

"Begitu dapat informasi tersebut,Piket reskrim Polsek Medan Labuhan beserta babinkamtibmas terjun ke Tempat Kekadian Perkara (TKP) yang dipimpin Panit Reskrim Ipda T. Tampubolon dan menemukan satu orang laki-laki dewasa dalam keadaan luka disekujur wajah serta mengeluarkan darah dari telinga,hidung,pelipis kiri dan mulut. Diduga sebagai tersangka pencurian bongkar rumah yg tertangkap dan diamuk warga. 

Tergeletak tidak sadarkan diri di halaman rumah korban.Dimana pelaku berjumlah dua orang mengendarai sepeda motor Suzuki FU membongkar rumah korban tertangkap warga sehinga dilakukan pengejaran dan berhasil menangkap satu tersangka atas nama Pangeran Adi Guna Hasibuan."Ujar Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis SH MH kepada wartawan,Selasa (4/12/2018).

Ikhwan Lubis menjelaskan, modus Pelaku yang merupakan warga satu lingkungan dengan korban masuk kedalam rumah korban  pada saat rumah kosong ditinggal kerja pemilik rumah.
Pelaku masuk kedalam rumah korban , melalui pintu belakang dengan merusak sarang kunci pintu.

"Berawalnya,  korban yang sedang berada di rumah makan miliknya di Kelurahan Paya Pasir di telpon oleh tetangga atas nama Rustam bahwa rumah korban kebongkaran dan pelakunya sudah ditangkap warga, lalu korban langsung menuju rumahnya dan setibanya dirumah, korban melihat pintu rumah belakangnya sudah terbuka dengan merusak sarang kunci, pada kamar tidur pakaian sudah  berserakan di lantai dan mengecek barang-barang, yang hilang yaitu satu unit kamera digital merk Canon."Papar orang Nomor 1 di Polres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis SH MH.

Ikhwan Lubis menyebutkan. Atas peristiwa itu , pelaku dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda sumut guna mendapatkan pertolongan medis.

"Barang bukti yang telah diamankan berupa satu unit Kamera Digital merk Canon warna Hitam dan satu unit Sepeda Motor Suzuki FU warna hitam BK.5937ACL milik pelaku."Pungkasnya. (Afd).
Ingin MENDAPAT INFO KAMI
Masukan Email anda dibawah kotak Lalu tekan "Subscribe" Setelah itu cek kotak Email lalu KONFIRMASI

Delivered by BorborNews
Sumber: / Redaksi




25 Desember 2018

Polres Pelabuhan Belawan Dan Jajarannya Melakukan Pengamanan 156 Gereja di Malam Natal


BorborNews
Belawan - Umat kristiani yang melaksanakan ibadah dan merayakan hari Natal tahun 2018, tidak perlu risau. Pasalnya Polres Pelabuhan Belawan dan jajaranya, melaksanakan pengamanan 156 Gereja, khususnya wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis SH MH, Selasa ( 25/12/2018)
mengungkapkan, dalam pengamanan 156 Gereja dilibatkan 312 personel yang dipimpin oleh pemimpinya masing - masing. Pengamanan dilaksanakan, Senin tanggal (24/12/2018) pukul 19:00 Wib.

156 Gereja yang diamankan, khususnya wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan, seperti wilayah hukum Polsek Belawan sebanyak 43 Gereja, wilayah hukum Polsek Medan Labuhan sebanyak 83 Gereja, wilayah hukum Polsek Hamparan Perak sebanyak 30 Gereja" Ujarnya.

Ikhwan Lubis menjelaskan. Pengamanan dilaksanakan dengan cara terbuka maupun tertutup. Pengamanan tersebut, bekerja sama dengan pihak pemuda Gereja serta panitia pelaksana ibadah malam Natal.

Selain itu, saya beserta PJU Polres Pelabuhan Belawan melakukan Patroli ke lokasi yang menjadi prioritas. Untuk mengatur arus Lalu Lintas, yang rawan kemacetan seperti lokasi depan Gereja jemaat baru pulang ke rumahnya masing - masing, diatur oleh juga personel Polres Pelabuhan Belawan. 

Selama pengamanan, Gereja  tempat umat kristiani  beribadah dimalam Natal terlaksana. Situasi Kambtimas dalam keadaan aman dan baik" Kata Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis SH MH. (Afd).
Ingin MENDAPAT INFO KAMI
Masukan Email anda dibawah kotak Lalu tekan "Subscribe" Setelah itu cek kotak Email lalu KONFIRMASI

Delivered by BorborNews
Sumber: / Redaksi




Terkait Bangunan Tanpa IMB, Camat Medan Denai Akan Tindak Kasi Trantib



Medan, Borbor News - Camat Medan Denai , Hendra Asmilan harus mengevaluasi  Kasi Trantib Camat Medan Denai  Muhammad Asri. Pasalnya, Kasi Trantib Medan Denai Muhammad Asri,  diduga membiarkan bangunan yang masih dalam pengerjaan. Tanpa adanya Surat Ijin Membangun (SIMB), di Jalan Selam II, Kelurahan Mandala II, Kecamatan Medan Denai.

Seperti pemberitaan yang sudah beberapa kali naik, Kasi Trantib Medan Denai Muhammad Asri menyatakan. Bahwa  pemilik Bangunan yang dikenal bernama Aciat,  tidak ada melapor adanya pembangunan sama Kasi Trantib Medan Denai. Padahal tugas Kasi Trantib, harus keliling wilayahnya untuk mengecek dilapangan. Apabila ada ditemukan,  Bangunan tanpa (SIMB) nya. Kasi Trantib cepat menindakkinya.

Ketua umum Lembaga Pemantau Pemilu dan Pemerintahan Sumatera Utara  (LP3SU) Salfimi, saat dikonfirmasi, Jum'at (21/12/2018) mengatakan"  Seharusnya Kasi Trantib Medan Denai,  Muhammad Asri jeput bola alias mendatangi si pemilik Bangunan" Kan memang sudah tugas Kasi Trantib Camat Medan Denai, memantau dilapangan. Tidak mungkin harus menunggu, pemilik Bangunan melapor kekantor Camat Medan Denai. Misalkan saya pemilik Bangunan tanpa ( SIMB), buat apa melaporkan ke Kasi Trantibnya. Karena sudah menyalai aturan pemerintah kota Medan" Ujarnya.

Salfimi menjelaskan. Kalau menunggu, si pemilik Bangunan melapor ke Kasi Trantib Camat Medan Denai. Apa saja kerja Kasi Trantib Camat Medan Denai Muhammad Asri. 


Nah ini dia sudah tau , sudah ada yang melaporkan Bangunan diduga tanpa (SIMB). Kenapa tidak cepat datang kroscek ke bangunan tersebut. Apa Kasi Trantib Camat Medan Denai Muhammad Asri, mau makan gaji buta saja" Saya berharap Camat Medan Denai , Hendra Asmilan. Harus mengevaluasi Kasi Trantib Camat Medan Denai, Muhammad Asri yang tidak becus kinerjanya" Pungkasnya. (Afd).
Ingin MENDAPAT INFO KAMI
Masukan Email anda dibawah kotak Lalu tekan "Subscribe" Setelah itu cek kotak Email lalu KONFIRMASI

Delivered by BorborNews
Sumber: / Redaksi




Total Tayangan Halaman

 
Copyright © 2018 Borbor News . All Rights Reserved.