http://go.oclaserver.com/afu.php?id=1316778 Borbor News: Hukum Berita Online Republika Bidikan Orde Reformasi (Borbor News)

Pengikut

Anda menemukan atau mengalami "PUNGUTAN LIAR" Segera Laporkan melalui: www.saberpungli.id www.lapor.go.id Atau menghubungi: Telepon Hotline 193 SMS 1193
Ingin pasang iklan di http://www.borbornews.com Pembaca setiap hari 10.000 Minat hubungi kami via email: iklanbn@gmail.com
BORBOR: Berita Online Republika Bidikan Orde Reformasi | Email Redaksi: redborbornews@gmail.com | Email Iklan: iklanbn@gmail.com
Undang-Undang tentang Pers nomor 40 Tahun 1999 pasal 18 ayat 1“ Setiap orang yang secara melawan hukum dengan melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi tugas wartawan Sesuai ketentuan pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana penjara paling lama 2 tahun atau denda paling banyak Rp.500.000.000 (lima ratus juta rupiah)
Tampilkan postingan dengan label Hukum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hukum. Tampilkan semua postingan

Inspektorat Jenderal Kemendikbud RI Menaruh Perhatian Atas Dugaan Korupsi Buku Perpustakaan SD di Sampang



Borbor News, Jatim - Inspektorat Jenderal Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Itjen Kemendikbud) RI menaruh perhatian atas persoalan dugaan korupsi pengadaan buku perpustakaan SD di kabupaten Sampang.

Apalagi setelah kasus itu ramai diberitakan berbagai media massa, maka Itjen Kemndikbud akan melakukan telaah atas persoalan tersebut. Hal ini bisa dilihat pada akun twitter resmi Itjen Kemendikbud RI yakni  @itjen_kemendikbud pada kicauannya tanggal 18 Agustus 2017.
loading...

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pengadaan buku perpustakaan SD di Sampang pada tahun anggaran 2016 sebesar Rp. 2,5 milyar diduga fiktif, karena sampai pertengahan tahun 2017 tidak jelas wujudnya.

Selain itu, juga terindikasi bahwa buku2 yang dikirim oleh distributor PT SPKN (Sarana Panca Karya Nusa) dari bandung kepada penyedia/rekanan dinas pendidikan Sampang itu, spesifikasinya tidak sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan kementrian pendidikan.

Persoalan ini juga sempat dilaporkan oleh LSM Jaka Jatim (Jaringan Kawal Jawa Timur) kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim dengan nomor surat 01 /Jakajatim/Koorda.Spg/A1/IV/17.

Dimana dalam laporannya, Jaka Jatim melampirkan temuan bahwa dalam pengadaan yang dilaksanakan oleh dinas pendidikan Sampang itu sesuai kontrak untuk didistribusikan pada 50 SD seharusnya tiap sekolah menerima 870 judul buku dengan total keseluruhan per sekolah  mendapat 2.639 eksemplar.
Ternyata berdasar laporan & investigasi yang disampaikan Didik, ketua Jaka Jatim pada Kejati Jatim itu, kenyataan di lapangan jauh dari harapan. Rata-rata antara pedalaman dan pinggir kota berbeda. Paling parah di pedalaman, hanya dikirim sekitar 400-500 eksemplar, jauh dari  jumlah kontrak yang sebanyak 2 ribu eksemplar per sekolah

Sedangkan bapak Romy Kabag TU Kejati Jatim ketika dihubungi ponselnya 085311616000 belum memberikan jawaban mengenai perkembangan kasus tersebut
Ingin MENDAPAT INFO LOKER
Masukan Email anda dibawah kotak Lalu tekan "Subscribe" Setelah itu cek kotak Email lalu KONFIRMASI

Delivered by BorborNews
Sumber: bambang_tribuono / Redaksi




Kejaksaan Nganjuk Usut Dugaan Korupsi Dana Pendidikan Nganjuk





Borbor News - Kejaksaan Negeri Nganjuk mulai mengusut dugaan korupsi di dinas pendidikan kabupaten Nganjuk, Jawa Timur yang bernilai milyaran rupiah.

Beberapa pejabat dinas pendidikan setempat tampak mulai dipanggil menghadap ke kantor kejaksaan untuk diperiksa guna melengkapi keterangan dan alat bukti yang sebelumnya telah dikantongi oleh tim adhyaksa.
loading...

Mencuatnya kasus adalah ketika LSM Hargobayu menemukan indikasi dibelanjakannya dana pendidikan dengan nilai yang sangat fantastis oleh dinas pendidikan Nganjuk untuk membeli barang2 yang ditengarai tidak berkualitas & tidak bisa dimanfaatkan tapi dengan harga yang sengaja dimahalkan.
Menurut Joko Wasisto, ketua LSM Hargobayu, bisa dilihat misalnya adanya indikasi dalam pembelian alat peraga & alat praktek untuk sekolah2, ternyata dibelanjakan barang yang kualitasnya tidak bagus dan tidak memenuhi standard serta spesifikasi yang ditentukan oleh kementrian pendidikan. 

Kumpulan Loker Terbaru
1. Loker Bulan ini
2. Loker 
SMA/SMK Sederajat

3. Loker D1-D3
4. Loker S1-S2
5. Loker CPNS/BUMN


Sudah Bergabung di Halaman Facebook kami ?
  Loker Borbor News       Info Berita Online
"Tapi barang yang kualitasnya tidak bagus itu dibeli dengan harga yang sengaja dimahalkan, dan dalam pertanggungjwabannya, seolah2 mereka membeli barang yang kualitasnya baik dan sesuai dengan standard & spesifikasi yang ditentukan oleh kementrian pendidikan, padahal realitanya tidak demikian", kata Joko

"Bisa dilihat misalnya, dalam pembelian alat peraga, alat laboratorium & alat praktek untuk sekolah, banyak yang cepat rusak, banyak yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Jadi ada indikasi bahwa uang negara dibelanjakan secara sia2" sambungnya.

Joko berharap kejaksaan bisa mengungkap tuntas kasus ini. "Jangan sampai Nganjuk terkenal sebagai tempat korupsi, yang berakibat pembangunan dan pendidikannya tertinggal dari daerah2 lain" ujarnya.

Adapun dugaan korupsi yang sedang diusut oleh kejaksaan Nganjuk, yang diduga melibatkan beberapa produsen peraga seperti produsen peraga merk Global, merk Wardana dll tersebut adalah:

1. Pengadaan Alat Praktik dan Peraga Siswa, Rp 2.481.112.000, Penyedia CV Rizky Cakrawala
2. Pengadaan Alat Praktik dan Peraga, Rp 5.807.146.000, Penyedia CV Hadisty Cemerlang
3. Pengadaan Alat Praktik dan Peraga, Rp 3.735.607.000, Penyedia PT. Ranafisia Dinamika Andalan
4. Pengadaan Alat Praktik dan Peraga Siswa, Rp 3.401.075.000, Penyedia CV.Sila Kelima
5. PengadaanAlat Praktik dan Peraga Siswa SMP Negeri, Rp 474.221.000, Penyedia CV. Tiara Kencana Bersinar
6. Pengadaan Alat Laboratorium SMP Negeri, Rp  591.751.000, Penyedia CV. Tiara Kencana Bersinar
7. Pengadaan Buku Referensi SMA Negeri, Rp 208.478.000, Penyedia CV Surya Grafika Mandiri
8. Pengadaan Buku Referensi SMK Negeri, Rp 396.489.000, Penyedia CV. Lotus
9. Pengadaan Buku Referensi SMK Swasta, Rp 723.616.000, Penyedia CV Sinar Abadi
10. Pengadaan Alat Praktekdan Peraga Pendidikan Bahasa SD, Rp 697.320.000, Penyedia CV. Concordia
11. Pengadaan Alat Praktek dan Peraga Pendidikan Matematika SD, Rp 699.176.000, Penyedia  CV. Sekayan Sakti
12. Pengadaan Alat Praktekdan Peraga Pendidikan IPA SD, Rp  697.680.000, Penyedia CV. Media Nusantara
13. Pengadaan AlatLaboratorium SMK Negeri, Rp  364.739.000, Penyedia CV Mitra Jasa Nusantara
14. Pengadaan Buku Referensi SMK Negeri, Rp 486.306.000, Penyedia CV. Sekayan Sakti

Ibu Widyasti, yang saat pelaksanaan proyek ini berlangsung menjabat sebagai kepala dinas pendidikan Nganjuk, saat dihubungi ponselnya 081333801781 belum memberikan tanggapan, demikian pula bapak Sony pejabat dinas pendidikan saat itu yang bertugas sebagai pelaksana teknis proyek, ketika dihubungi ponselnya 081359111717 juga belum memberi respon.
Ingin MENDAPAT INFO LOKER
Masukan Email anda dibawah kotak Lalu tekan "Subscribe" Setelah itu cek kotak Email lalu KONFIRMASI

Delivered by BorborNews
Sumber: Bambang Tribuono / Redaksi




Jadі Korban Nafsu Bејat Sеlama 3 Tahun, Sіswі SMP Dua Kalі Hamіl Dan Kеguguran





Satu lagi, siswi SMP di Ponorogo menjadi korban pencabulan yang dilakukan oleh anggota keluarganya.
Siswi berinisial IN (15) menjadi korban nafsu bejat sang paman, pria berinisal H (37) yang tinggal serumah dengannya.
Warga Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo itu, tega mencabuli keponakannya berulangkali, sejak Juli 2013 hingga Oktober 2016.
Parahnya, selama tiga tahun, korban sudah dua kali hamil dan keguguran.
Selama mengandung pun, korban tetap dipaksa melayani pamannya.
loading...

Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Rudi Darmawan menuturkan, sehari-hari korban tinggal bersama pamannya.
Sementara, ibu korban berinisal K, bekerja di Kalimantan.
Pencabulan yang dilakukan H terhadap keponakannya terbongkar saat K pulang kampung untuk menemui anaknya. Kepada ibunya, korban menceritakan perbuatan keji yang dilakukan pamannya.
“Korban bercerita kepada ibunya, dirinya telah dicabuli pamannya mulai Juli 2013 hingga Oktober 2016,” kata Rudi, Selasa (10/1/2017).
Korban selalu diancam pamannya, setiap kali dipaksa berhubungan badan.

Kumpulan Loker Terbaru
1. Loker Bulan ini
2. Loker 
SMA/SMK Sederajat

3. Loker D1-D3
4. Loker S1-S2
5. Loker CPNS/BUMN


Sudah Bergabung di Halaman Facebook kami ?
  Loker Borbor News       Info Berita Online
Pamannya mengancam tidak akan memberi uang saku, bila tak mau melayaninya.
“Korban juga diancam tidak akan diberi makan, jika menolak berhubungan badan,” jelasnya.
Rudi mengatakan, selama ini orangtua korban sudah percaya kepada pamannya itu.
Orangtuanya juga menyerahkan uang bulanan dan uang makan kepada pamannya.
“Uang bulanan dan uang makan korban selama ini dikirimkan ke rekening pelaku,”
Saat ini pelaku sudah ditahan di Mapolres Ponorogo untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. (*)
Ingin MENDAPAT INFO LOKER
Masukan Email anda dibawah kotak Lalu tekan "Subscribe" Setelah itu cek kotak Email lalu KONFIRMASI

Delivered by BorborNews
Sumber: bali.tribunnews.com / Redaksi




Anak Artis Jeremy Thomas Disekap dan Dipukuli Oknum Polisi?





Anak artis kawakan Jeremy Thomas, Axel Mathew, dikabarkan menjadi korban penyekapan dan pemukulan oknum anggota Satuan Narkoba Polres Bandara Soekarno-Hatta. Insiden tersebut terjadi di sebuah hotel di bilangan Kemang, Jakarta Selatan, pada Sabtu, 15 Juli 2017 malam.
Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Hendy F Kurniawan membenarkan adanya laporan yang mereka terima dari Jeremy Thomas. Namun, ia menampik adanya penyekapan dan penculikan oleh oknum polisi.
loading...

"Bukan disekap, dari Sat Narkoba melakukan penangkapan atas dugaan kepemilikan narkoba," ujar Hendy saat dikonfirmasi Liputan6.com, Jakarta, Senin (17/7/2017).
Menurutnya, Jeremy memang melaporkan adanya dugaan penyekapan dan penculikan anaknya. Namun setelah dicek ke lapangan, ternyata itu merupakan kegiatan penyelidikan yang dilakukan Sat Narkoba Polres Bandara Soetta setelah menerima laporan adanya kepemilikan dan penyalahgunaan narkotika.
Sudah Bergabung di Grup Borbor News ?
  Loker Borbor News       Info Berita Online


Arsip Lowongan Kerja


"Sedang kita dalami pemenuhan unsurnya, karena petugas sedang melaksanakan upaya lidik dan sidik. Hari ini baru ditentukan melalui gelar," ucap Hendy.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Axel dihubungi temannya dan diminta datang ke sebuah hotel di bilangan Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu malam. Setibanya di hotel, Axel langsung ditangkap oleh beberapa orang polisi yang menggunakan pakaian biasa.
loading...

Semula Axel menduga orang-orang tersebut merupakan preman yang tengah mabuk. Axel sempat melarikan diri sebelum akhirnya kembali ditangkap dan disekap di dalam sebuah kamar selama sekitar 4 jam.
Selama interogasi, Axel diduga mendapatkan perlakuan kasar dari para oknum anggota Polri itu. Akibatnya, anak pesinetron kondang itu mengalami luka dan harus dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat.
Ingin MENDAPAT INFO LOKER
Masukan Email anda dibawah kotak Lalu tekan "Subscribe" Setelah itu cek kotak Email lalu KONFIRMASI

Delivered by BorborNews
Sumber: liputan6.com / Redaksi





loading...

loading...

Info Penting: Prosedur Pemeriksaan Atau Razia Kendaraan Bermotor Sesuai Undang-Undang Yang Berlaku

INFO PROSEDUR PEMERIKSAAN ATAU RAZIA KENDARAAN BERMOTOR
Bagaimana sebenarnya aturan mengenai pemeriksaan atau yang sering disebut razia kendaraan bermotor di jalan? Pemeriksaan kendaraan diatur dalam PP No 42 Tahun 1993 tentang Pemeriksaan Kendaraan Bermotor di Jalan.

Definisi pemeriksaan, menurut Pasal 1 angka 2 PP 42/1993, adalah serangkaian tindakan yang dilakukan oleh pemeriksa terhadap pengemudi dan kendaraan bermotor mengenai pemenuhan persyaratan teknis dan laik jalan serta pemenuhan kelengkapan persyaratan administratif.

Dalam Pasal 2 disebutkan, pemeriksaan kendaraan bermotor di jalan dapat dilakukan oleh Polisi Negara Republik Indonesia (Polri) dan Pegawai Negeri Sipil yang memiliki kualifikasi tertentu di bidang lalu lintas dan angkutan jalan.

Petugas yang melakukan pemeriksaan atau razia kendaraan bermotor di jalan harus dilengkapi surat penugasan yang dikeluarkan oleh Kepala KePolisian Negara Republik Indonesia untuk pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas Polisi Negara Republik Indonesia dan menteri untuk pemeriksaan yang dilakukan oleh pemeriksa Pegawai Negeri Sipil.

Dalam surat perintah tugas tersebut, sebagaimana yang termuat dalam pasal 14, harus pula memuat beberapa hal sebagai berikut:
a. Alasan dan jenis pemeriksaan.
b. Waktu pemeriksaan.
c. Tempat pemeriksaan.
d. Penanggung jawab dalam pemeriksaan.
e. Daftar petugas pemeriksa.
f. Daftar pejabat penyidik yang ditugaskan selama dalam pemeriksaan.

Dalam PP tersebut juga mensyaratkan semua petugas yang melakukan razia wajib menggunakan pakaian seragam dan atribut yang jelas. Seperti tanda- tanda khusus sebagai petugas pemeriksa dan perlengkapan pemeriksaan. Untuk razia yang dilakukan oleh Polisi, maka petugas harus menggunakan seragam dan atribut yang ditetapkan.

Kemudian, sebagaimana yang tercantum dalam pasal 15 ayat 1 sampai 3, disebutkan bahwa pada tempat pemeriksaan wajib dilengkapi dengan tanda yang menunjukkan adanya pemeriksaan kendaraan bermotor. Tanda dimaksud harus ditempatkan pada jarak sekurang-kurangnya 100 meter sebelum tempat pemeriksaan.

Khusus untuk pemeriksaan yang dilakukan pada malam hari, selain harus dilengkapi tanda yang menunjukkan adanya pemeriksaan, petugas juga diwajibkan untuk memasang lampu isyarat bercahaya kuning terang. (Divisi Humas Mabes Polri)

Anda dapat berkontribusi di media online Borbor News untuk memberikan Opini, Artikel, Karya Tulis, Kegiatan Sosial dan Hal-hal yang menjadi konsumsi publik. Semua kiriman diwajibkan tidak melanggar Hukum dan berbau SARA. Identitas pengirim/Narasumber harus jelas dan dapat di rahasiakan Redaksi, bila di minta. Sampaikan Aspirasi/Suara anda melalui email Redaksi: redborbornews@gmail.com Semua kiriman yang masuk menjadi tanggung jawab si pengirim dan Redaksi berhak mengedit serta menolak kiriman. Terimakasih

Perundingan Antara Mantan Karyawan SPG Teh 63 Dilakukan Di Kantor Disnaker Jakarta Selatan






Dok: Kantor Walikota Jakarta Selatan
Jakarta, BorborNews – Surat permintaan perundingan secara Bipartit oleh mantan karyawan SPG Teh 63 produk dari PT Sumaco Wahana Utama ditanggapi positif dengan itikad baik dari perwakilan pihak Manajemen oleh Ibu Wati sebagai Manager perusahaan bersama Bpk Nainggolan utusan manajemen. Gedung Kantor Walikota Jaksel tepatnya di Lt 10 Kantor Kasudin Naker (7/4).



Perwakilan dari Mantan Karyawan SPG, Ibu Vera Hasibuan menunjuk Bpk Gomgom Pasaribu sebagai kuasa untuk mendampingi perundingan antara manajemen pihak perusahaan agar mencapai solusi sesuai yang telah diatur. 
loading...

Menurut informasi dari Bpk Gomgom, saat memulai perundingan tersebut mengungkapkan, Bpk Nainggolan bercerita singkat masalah Vera dengan membawa berkas. Namun pihaknya tidak lagi mempermasalahkan itu dan akan memberikan hak hak karyawan sesuai yang diatur uu No 13 tahun 2003, Kata Nainggolan yang juga mengaku pensiunan dari disnaker jaksel.
Sudah Bergabung di Grup Borbor News ?
  Loker Borbor News       Info Berita Online

Baca Kumpulan Loker Terbaru bulan ini:

  Loker Swasta/BUMN      Loker SMA/SMK
  Loker D1-D3                     Loker S1-S2


Sebelumnya Bpk Gomgom bermaksud untuk menanyakan soal status karyawan PT tersebut sesuai aturan peraturan pemerintah pusat dan pemerintah daerah seperti laporan jumlah karyawan yang terdaftar di depnaker, Wajib pajak karyawan dan Jaminan kesehatan dll, seperti yang telah diatur oleh negara. Tetapi dengan adanya itikad baik dari perwakilan perusahaan untuk memberikan hak hak karyawan selama 7 Tahun bekerja, seperti Uang pesangon sesuai ketentuan pasal 156 ayat 2, Uang penghargaan masa kerja sesuai ketentuan pasal 156 ayat 3, Uang Penggantian hak mendapatkan 1 kali sesuai ketentuan pasal 156 ayat 4. Gomgom juga menyampaikan, secepatnya Bpk Nainggolan dan Ibu Wati untuk menyelesaikan hak hak Vera hasibuan dan memberikan surat pengalaman kerja (Paklaring).



Namun hasil perundingan dihari Jumat, 7 April 2017 tidak dapat diselesaikan hari itu juga, dikarenakan untuk pencairan pembayaran hak hak yang dimaksud diatas, harus ada persetujuan dari pimpinan perusahaan PT Sumaca Wahana Utama, yaitu Bpk Sumarno melalui bagian keuangan, Kata Bpk Nainggolan kepada Bpk Gomgom. Akhirnya disepakati kembali untuk bertemu untuk menyelesaikan di Mall Puri Kembangan, Jakbar seperti yang diajukan oleh Bpk Nainggolan. Pertemuan akan dilakukan disana sekitar jam 15:00 Wib (8/4), Semoga masalah ini segera selesai, Kata Gomgom kepada Tim Media melalui Telepon Selular. (Tikno/Tim)

Berita Terkait:
*Akhirnya SPG Teh 63 Lapor Depnaker Jaksel Terkait, PHK Dalam Tekanan
*Surat Terbuka Kepada Yth: Kasudinnaker Jakarta Selatan, Perihal Pengaduan PHK Dalam Tekanan



Masukan Email anda dibawah kotak ini, lalu tekan "Subscribe" Setelah itu buka kotak Email anda untuk konfirmasi berlangganan, jika ingin berlangganan INFO LOKER gratis dari www.borbornews.com


Delivered by BorborNews
Sumber: Redaksi





 
Copyright © 2013-2017. Borbor News
  • Email redaksi: redborbornews@gmail.com