http://go.oclaserver.com/afu.php?id=1316778 Borbor News: Ekonomi Berita Online Republika Bidikan Orde Reformasi (Borbor News)
Ingin pasang iklan di http://www.borbornews.com Pembaca setiap hari 10.000 Minat hubungi kami via email: iklanbn@gmail.com
BORBOR: Berita Online Republika Bidikan Orde Reformasi | Email Redaksi: redborbornews@gmail.com | Email Iklan: iklanbn@gmail.com
Undang-Undang tentang Pers nomor 40 Tahun 1999 pasal 18 ayat 1“ Setiap orang yang secara melawan hukum dengan melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi tugas wartawan Sesuai ketentuan pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana penjara paling lama 2 tahun atau denda paling banyak Rp.500.000.000 (lima ratus juta rupiah)
Tampilkan postingan dengan label Ekonomi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ekonomi. Tampilkan semua postingan

Apresiasi Pelayanan Publik DKI Jakarta, Ombudsman RI Beri Penghargaan


BorborNews - Ombudsman Republik Indonesia (ORI) menganugerahkan Predikat Kepatuhan Tinggi (Zona Hijau) terhadap Standar Pelayanan Publik sesuai Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan nilai 85,43.

Nilai tersebut diperoleh setelah tim survei mengambil sampel sebanyak 1790 produk layanan, yang mendistribusikan proses pelayanan administratif perizinan dan non perizinan secara merata dari level paling atas hingga kelurahan.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi DKI Jakarta, Edy Junaedi mengatakan pencapaian tersebut merupakan hal yang baik dan memotivasi seluruh tim untuk bekerja lebih baik lagi.

“Kunjungan ini sangat berharga. Kami berhasil meraih Predikat Kepatuhan Tinggi (Zona Hijau) dari Ombudsan RI dengan objek penilaian dari kinerja DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta. Pencapaian ini tentunya merupakan hasil kerja keras nyata dalam setia melayani masyarakat Jakarta,” ujar Edy di Mal Pelayanan Publik, Jakarta.

DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta terus berkomitmen untuk mempertahankan Predikat Kepatuhan Tinggi dengan cara melakukan inovasi pelayanan tiada henti memberikan yang terbaik bagi warga Ibukota, diantaranya melalui layanan Izin Online, Antar Jemput Izin Bermotor (AJIB), Mobil AJIB, Video Call melalui website pelayanan.jakarta.go.id, Tanya PTSP 1500-164, Antrian Online, Tanda Tangan Elektronik, Jasa Arsitek Gratis untuk bangunan rumah tinggal dengan luasan dibawah 200 meter persegi, IMB 3 Jam, PTSP Goes To Mal dan lain sebagainya.

“Kami senantiasa melakukan inovasi pelayanan publik secara masif dan berkesinambungan agar ada akselerasi peningkatan kualitas pelayanan publik di DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta," ujarnya.

Inovasi yang dilakukan tersebut juga mendapatkan apresiasi dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) melalui Pusat Inovasi Pelayanan Publik, Kedeputian Inovasi Administrasi Negara yang telah merilis hasil pengukuran indeks persepsi inovasi pelayanan publik di DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta dan diperoleh Nilai 82,90 dengan kualifikasi tingkat inovasi pelayanan publik A (Sangat Inovatif).

“Nilai Indeks Persepsi Inovasi Pelayanan Pelayanan Publik DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta dari LAN yang mencapai angka 82,90 dengan kualifikasi sangat inovatif merupakan pencapaian yang didapat melalui penerapan nilai-nilai SETIA (Solusi, Empati, Tegas, Inovasi, dan Andal) yang kami lakukan selama ini," ujar Edy.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta menerima kunjungan pimpinan Ombudsman Republik Indonesia (ORI) beserta jajaran yang terdiri dari para Asisten Pusat, para pejabat struktural di Sekretariat Jendral, para Kepala Perwakilan 33 Provinsi di Indonesia dan para Asisten perwakilan dengan total peserta berjumlah 132 orang ke Mal Pelayanan Publik Provinsi DKI Jakarta pada Jumat (8/12).

“Kunjungan tersebut merupakan bentuk apresiasi ORI terhadap semangat peningkatan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan, cepat, mudah, terjangkau, aman dan nyaman, serta bagian dari agenda Rapat Kerja Akhir Tahun 2017 Ombudsman Republik Indonesia," ujar  Ketua Ombudsman Republik Indonesia, Amzulian Rifai.
Ingin MENDAPAT INFO LOKER
Masukan Email anda dibawah kotak Lalu tekan "Subscribe" Setelah itu cek kotak Email lalu KONFIRMASI

Delivered by BorborNews
Sumber: / Redaksi




Sandiaga Uno Sebut Dinas Ini Ujung Tombak Lahirnya Pengusaha Baru


BorborNews - Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Sandiaga Uno menyampaikan apresiasi kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi DKI Jakarta yang telah memfasilitasi diskusi antara UKM, pengusaha menengah dan pemerintah. Sandi menyebut DPMPTSP merupakan ujung tombak lahirnya pengusaha baru. Ia harap Edy Junaedi selaku kepala DPMPTP terus  memberikan pelayanan prima serta menangani keluhan dari pelaku usaha dengan baik.

“Kita sangat mengapresiasi Kepala DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta yang telah mengadakan kegiatan Matchmaking ini. Beliau merupakan ujung tombak dari pembangunan UKM ke depan karena merupakan unsur pelaksana dalam penyelenggaraan perizinan usaha. Kebanyakan pelaku usaha memiliki persoalan seputar penerbitan izin. Jadi Insya Allah, dengan diskusi ini  kedepannya  perizinan akan lebih dimudahkan dan usaha bisa lebih maju,” kata Sandi saat memberikan sambutan acara Matchmaking yang diinisiasi oleh DPMPTSP di Balaikota, Jakarta.

Dirinya juga menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memiliki sebuah agenda prioritas yakni menciptakan lapangan kerja baru yang lebih berkualitas di wilayah DKI Jakarta.

“Saya dan pak Anies punya agenda yang sangat krusial yakni menciptakan lapangan kerja baru di wilayah DKI Jakarta yang lebih berkualitas dan kreatif. Oleh sebab itu, kita ingin menghadirkan suasana iklim usaha yang kondusif dan berpihak pada usaha kecil menengah,” papar Sandi.

Dirinya juga mengimbau kepada perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) untuk melibatkan pelaku UKM baik dalam proses produksi maupun proses distribusi. Hal ini dikatakan Sandi sebagai cara efektif untuk menggerakan ekonomi akar rumput dan mengentaskan ketimpangan ekonomi di Ibu Kota.

“Saya titip ke perusahaan PMA dan PMDN untuk memberikan kesempatan bagi UKM untuk ikut bekerjasama baik dalam proses produksi atau mungkin jadi distributornya. Perusahaan anda boleh bertambah besar tapi jangan lupa untuk menggerek yang kecil supaya ikut bertumbuh sehingga akhirnya masalah ketimpangan bisa kita selesaikan,” kata Sandi menjelaskan.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta juga memberikan motivasi kepada para pelaku usaha Mikro, Kecil dan Menengah agar dapat terus mengembangkan usahanya menuju level yang lebih tinggi.

“Agar pelaku UKM bisa “naik kelas”, kita harus menerapkan empat as, yaitu kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas,” ujar Sandi memotivasi.
Ingin MENDAPAT INFO LOKER
Masukan Email anda dibawah kotak Lalu tekan "Subscribe" Setelah itu cek kotak Email lalu KONFIRMASI

Delivered by BorborNews
Sumber: / Redaksi




Ciptakan 200 Ribu Pengusaha, Pemprov DKI Jakarta Bangun Kemitraan UKM dengan "Pengusaha Kakap"


BorborNews - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi DKI Jakarta menggelar kegiatan Matchmaking Pelaku UKM dengan Pengusaha Besar alias "Kakap", Rabu, (06/12/2017) di Ruang Pola Blok G Balai Kota Provinsi DKI Jakarta.

Kepala DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta, Edy Junaedi mengatakan kegiatan Matchmaking ini merupakan salah satu dari tujuh arah kebijakan penanaman modal sesuai dengan lampiran Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 16 Tahun 2012 Tentang Rencana Umum Penanaman Modal yaitu pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Koperasi (UMKMK) dengan strategi kemitraan berupa hubungan (kerjasama) antara dua pihak atau lebih pelaku usaha.

“Kegiatan Matchmaking ini merupakan sarana untuk membangun kemitraan antar pelaku usaha besar dengan UKM. Sekaligus mencari solusi atas hambatan yang dihadapi pengusaha dalam melaksanakan aktivitas usahanya, dan memberikan motivasi kepada pelaku usaha agar tetap eksis ditengah persaingan usaha yang semakin ketat, ” ujar Edy.

Selain itu, Edy menyampaikan kegiatan ini untuk mendukung Program Gubernur Provinsi DKI Jakarta untuk menciptakan 200 ribu wirausaha baru dalam lima tahun mendatang.

“DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta siap menciptakan iklim usaha yang kondusif di Jakarta dengan berkontribusi menciptakan 200.000 wirausaha di Ibukota sesuai Program Gubernur” ujar Edy.

Hasil diskusi dari kegiatan Matchmaking ini diharapkan dapat menghasilkan sejumlah manfaat seperti mengimplementasikan program pemberdayaan UKM, membuka peluang usaha kerjasama investasi di berbagai sektor dan menciptakan iklim investasi yang lebih baik.

“Kita juga mendorong terciptanya sinkronisasi arah kebijakan dan strategi dalam pengembangan penanaman modal antara pemerintah, perbankan dan dunia usaha. Serta meningkatkan kualitas produk lokal dalam menghadapi daya saing usaha di era masyarakat ekonomi ASEAN ini,” jelas Edy.

Hadir dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Sandiaga Salahudin Uno menyampaikan apresiasi kepada Kepala DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta yang telah memfasilitasi diskusi antara UKM, pelaku bisnis besar, dan pemerintah. DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta sebagai ujung tombak pembangunan usaha diharapkan mampu memberikan pelayanan prima serta menangani keluhan dari pelaku usaha dengan baik.

“Kita sangat mengapresiasi Kepala DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta yang telah mengadakan kegiatan Matchmaking ini. Beliau merupakan ujung tombak dari pembangunan UKM ke depan karena merupakan unsur pelaksana dalam penyelenggaraan perizinan usaha. Kebanyakan pelaku usaha memiliki persoalan seputar penerbitan izin. Jadi Insya Allah, dengan diskusi ini  kedepannya  perizinan akan lebih dimudahkan dan usaha bisa lebih maju,” kata Sandi saat memberikan sambutan.

Dirinya juga menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memiliki sebuah agenda prioritas yakni menciptakan lapangan kerja baru yang lebih berkualitas di wilayah DKI Jakarta.

“Saya dan pak Anies punya agenda yang sangat krusial yakni menciptakan lapangan kerja baru di wilayah DKI Jakarta yang lebih berkualitas dan kreatif. Oleh sebab itu, kita ingin menghadirkan suasana iklim usaha yang kondusif dan berpihak pada usaha kecil menengah,” papar Sandi.

Dirinya juga mengimbau kepada perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) untuk melibatkan pelaku UKM baik dalam proses produksi maupun proses distribusi. Hal ini dikatakan Sandi sebagai cara efektif untuk menggerakan ekonomi akar rumput dan mengentaskan ketimpangan ekonomi di Ibu Kota.

“Saya titip ke perusahaan PMA dan PMDN untuk memberikan kesempatan bagi UKM untuk ikut bekerjasama baik dalam proses produksi atau mungkin jadi distributornya. Perusahaan Anda boleh bertambah besar tapi jangan lupa untuk menggerek yang kecil supaya ikut bertumbuh sehingga akhirnya masalah ketimpangan bisa kita selesaikan,” kata Sandi menjelaskan.
Ingin MENDAPAT INFO LOKER
Masukan Email anda dibawah kotak Lalu tekan "Subscribe" Setelah itu cek kotak Email lalu KONFIRMASI

Delivered by BorborNews
Sumber: / Redaksi




Wujudkan Program ‘Konektivitas ASEAN 2025’, ALFI Desak Kerjasama BUMN dan Swasta


BorborNews - Konektivitas perusahaan logistik BUMN dan Swasta merupakan ‘kunci’ Indonesia untuk menghadapi pasar global. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Umum ALFI (Asosiasi Logistik dan Forwarders Indonesia), Yukki Nugrahawan Hanafi yang menekankan pentingnya kolaborasi antar instansi untuk mendukung program pemerintah dalam membuat program menuju ‘Konektivitas ASEAN 2025.’

“Konektivitas logistik di kawasan ASEAN hanya dapat terwujud bila kita menjalin sinergitas strategis antara perusahaan logistik BUMN dan Swasta. Akan jauh panggang dari api jika pelaku industri logistik saling mengedepankan ego dan mengesampingkan semangat kolaborasi,” ujar Yukki yang juga merupakan Chairman AFFA (ASEAN Federation of  Forwarders Associations) saat memberikan sambutan pada Rapat Tahunan AFFA ke-27 di Bali, beberapa waktu lalu.

Logistik dikatakan Yukki merupakan bidang yang bersifat multisektoral. Oleh sebab itu, diperlukan kerjasama oleh seluruh pihak terkait dalam mendorong daya saing industri logistik dalam negeri termasuk para pelaku logistik dan penyedia jasa logistik yang terdiri atas perusahaan- perusahaan swasta dan perusahaan- perusahaan BUMN. Dalam hal ini, dirinya menyebutkan bahwa ALFI sebagai bagian dari AFFA memiliki peran penting dalam meningkatkan utilisasi aset, optimalisasi rencana investasi (pengembangan fasilitas), dan meningkatkan integrasi pelayanan salah satunya melalui platform “The HiVE"

“ALFI sebagai bagian dari AFFA telah mengadopsi dan sepakat untuk bersama-sama membangun dan mengembangkan platform e-connectivity dengan meluncurkan "The Hive" bersama. dengan pelaku logistik di negara-negara ASEAN,” papar Yukki.

Dalam pidato saat pembukaan acara ini, Menteri Perhubungan RI, Bapak Budi Karya Sumadi mengatakan ASEAN telah menjadi pasar ekonomi terbuka dan terpadu, dimana perdagangan antar negara ASEAN  mewakili  24% dari total perdagangan negara-negara ASEAN. Dalam situasi ini AFFA merupakan aktor penting dalam membuat konektivitas menjadi sukses.

"AFFA harus mempromosikan dan membangun kerja sama yang kuat antar anggota dan membantu pemerintah untuk mewujudkan program konektivitas logistik di kawasan ASEAN,” ujar Menhub.
Ingin MENDAPAT INFO LOKER
Masukan Email anda dibawah kotak Lalu tekan "Subscribe" Setelah itu cek kotak Email lalu KONFIRMASI

Delivered by BorborNews
Sumber: / Redaksi




“PTSP Goes To Mall, Cerminan Birokrat Jaman Now”


BorborNews - Dalam rangka mewujudkan Solusi Perizinan Bagi Warga Jakarta, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi DKI Jakarta, menggelar ‘PTSP Goes to Mall’ pada akhir pekan di Mall Senayan City, Jakarta. Kepala DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta Edy Junaedi mengatakan sebagai Birokrat ‘Jaman Now’, bukan saatnya lagi menunggu untuk dihampiri warga. Namun, birokrat sendiri yang harus ke tengah-tengah masyarakat mendekatkan pelayanan dan mengedukasi inovasi layanan DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta kepada warga Jakarta.

“Sebagai birokrat ‘jaman now’, bukan saatnya lagi hanya menunggu warga yang datang mengajukan permohonan perizinan dan non perizinan. Sekarang saatnya kita datang langsung menghampiri warga dan menawarkan solusi untuk mengurus perizinan dan non perizinan dengan mengedukasi inovasi layanan DPMPTSP yang memudahkan masyarakat ,” ujar Edy di Balai Kota, Jumat, (24/11).

Bersama para Kepala Unit Pelaksana (UP) PTSP Se- Kota Administrasi Jakarta Pusat, DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta akan membuka booth pelayanan di Mall Senayan City Lantai 2 pada tanggal 24 s.d. 26 November 2017 hari Jumat s.d. Minggu, pukul 10.00 sd 21.00. Dalam kesempatan tersebut, para Kepala UP. PTSP dari tingkat Kota Administrasi, Kecamatan dan Kelurahan se - Jakarta Pusat akan melakukan pelayanan perizinan dan non perizinan secara bergantian. Oleh sebab itu, pemohon yang datang akan langsung ditangani dan diberikan solusi.

“Kami memahami bahwa warga Ibukota memiliki mobilitas yang cukup tinggi dan kesibukan yang padat sehingga mungkin tidak sempat untuk datang ke service point PTSP di kantor Walikota, Kecamatan dan Kelurahan pada hari kerja. Namun, saat berakhir pekan warga Jakarta bisa mengurus perizinan dan non perizinan sambil berbelanja atau berkreasi dengan keluarga di pusat perbelanjaan atau Mall. Untuk itu, program ini sangat diminati masyarakat,” ujar Edy.

Sementara itu, Marketing Director Senayan City, Halina menyambut baik program PTSP Goes To Mall yang diselenggarakan oleh DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta dan siap mendukung kesuksesan program tersebut. PTSP Goes To Mall merupakan inovasi yang sangat dibutuhkan warga Jakarta dan dinilai mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat dan pelaku usaha terhadap pemerintah selaku penyelanggara pelayanan publik guna memenuhi harapan dan tantangan global dalam mewujudkan pelayanan publik yang prima di Jakarta.

“Saat ini pusat belanja tidak hanya berfungsi sebagai tempat belanja, namun juga sebagai one stop shopping dimana semua kebutuhan pengunjung dapat ditemukan di pusat belanja mulai dari kebutuhan dasar, entertainment hingga services. Oleh karena itu, kami menyambut baik program PTSP Goes To Mall yang digelar di Senayan City hingga akhir pekan ini. Melalui kegiatan ini juga kami ingin menunjukkan kepada pengunjung kami inovasi layanan yang merupakan sinergi antara Pemerintah, Pelaku Usaha dan Masyarakat ini sangat dibutuhkan oleh warga Jakarta, khususnya pengunjung dan para Tenant di Senayan City. Pendekatan layanan dan keterbukaan informasi ini merupakan harapan kami pada birokrat jaman now” ujar Halina.

Halina menambahkan, Senayan City sebagai pusat belanja kelas dunia telah menjadi daya tarik bagi wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Berbagai program telah digelar dan menjadi barometer bagi pusat belanja lainnya seperti Midnight Shopping, Fashion Nation, Glorify Indonesia serta berbagai fasilitas unggulan lainnya. Diharapkan dengan digelarnya PTSP Goes To Mall di Senayan City dapat turut menciptakan trend bagi pusat perbelanjaan lainnya untuk memberikan ruang kepada Masyarakat agar dapat mengenal penyelenggaraan pelayanan publik di Jakarta.

“Senayan City sebagai “the world class shopping destination” terus memandang lebih jauh ke depan dan berevolusi bersama seluruh tenant untuk terus menjadi lifestyle trendsetter dan tempat hangout iconic. Untuk itu gelaran PTSP Goes To Mall di Senayan City, diharapkan dapat menjadi trend baru dalam upaya mengajak seluruh tenant dan pengunjung setia kami untuk mengurus sendiri perizinan dan non perizinan di Jakarta tanpa menggunakan jasa pihak ketiga atau calo karena penyelenggara pelayanan publik sudah semakin baik terbukti dengan hadirnya Birokrat Jaman Now di Senayan City pada akhir pekan ini” ujar Halina.

Sementara itu, Kepala UP PTSP Kota Administrasi Jakarta Pusat, Sri Ratu Mulyanti menyatakan bersama kepala UP PTSP Kecamatan dan Kelurahan se-Jakarta Pusat, siap memberikan pelayanan yang terbaik bagi seluruh pengunjung PTSP Goes To Mall di Senayan City akhir pekan ini.

“Seluruh petugas pelayanan UP PTSP se-Jakarta Pusat melalui komitmen amanah, berdedikasi sepenuh hati siap memberikan pelayanan yang terbaik bagi seluruh pengunjung PTSP Goes To Mall di Senayan City akhir pekan ini” tutup Sri.
Ingin MENDAPAT INFO LOKER
Masukan Email anda dibawah kotak Lalu tekan "Subscribe" Setelah itu cek kotak Email lalu KONFIRMASI

Delivered by BorborNews
Sumber: / Redaksi




Jakarta Jadi Primadona Bagi Investor


BorborNews - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi DKI Jakarta menanggapi hasil indeks Ease of Doing Business (EDB) tahun 2017 yang dirilis oleh Asia Competitiveness Institute (ACI). Hasil indeks EDB dengan berbasis pada sentimen bisnis yang dikeluarkan oleh lembaga think tank tersebut dianggap sebagai sebuah masukan yang membangun.

“Kita meresponnya dengan positif, ACI menganalisis daya saing provinsi-provinsi di Indonesia sehingga masukan-masukan dari analisis tersebut dapat dimanfaatkan untuk strategi pembangunan Indonesia, khususnya Jakarta dalam menempati posisi yang kompetitif dalam Investasi” ujar Kepala DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta, Edy Junaedi.

Terkait hasil survei, Jakarta mengalami penurunan peringkat EDB versi ACI, Edy sangat menyayangkan pernyataan Jakarta Properti Institute (JPI) yang menyebutkan bahwa “DPMPTSP sebagai garda terdepan perizinan mempunyai banyak masalah dan belum ada inovasi perizinan.”

Pasalnya studi ACI dalam melakukan analisis daya saing provinsi di Indonesia sebagai pihak yang netral dengan hasil faktual berbasis empiris dengan tujuan dari studi ini agar wilayah atau provinsi terkait lebih memahami daya saing antar sub-nasional Indonesia, mengindentifikasi strategi untuk memperbaiki situasi, mendorong pola pikir persaingan sehat dan kerjasama antara wilayah.

Sementara itu, JPI hanya menyoroti salah satu unit pengukuran indikator bukan secara keseluruhan, sebagaimana Laporan ACI menyebutkan tiga lingkup yang diukur dalam EDB Index yaitu Attractiveness to Investors (daya tarik ke investor), Business Friendliness (keramahan dalam melakukan usaha) dan Competitive policies (regulasi) atau disingkat ABC. Ketiganya diukur dengan metode statistik “skor terstandardisasi” dimana perbandingan relatif kinerja suatu provinsi atau wilayah dibandingkan dengan rata-rata provinsi atau wilayah lainnya. oleh karena itu unit pengukuran tidak lagi relevan. Skor terstandardisasi tidak memiliki unit pengukuran karena hanya mengukur kinerja relatif diantara provinsi atau wilayah, apapun indikatornya.

Jika suatu provinsi atau wilayah memiliki skor terstandardisasi nol, maka provinsi atau wilayah tersebut memiliki kinerja rata-rata. Skor negatif berarti kinerja provinsi atau wilayah tersebut di bawah rata-rata. Sebaliknya, skor yang positif berarti kinerja yang berada di atas rata-rata. Berdasarkan laporan hasil riset ACI yang diketuai oleh Professor TAN Kong YAM tersebut, di dapat nilai skor menyeluruh untuk Jakarta adalah 1,325, yang berarti kinerja Jakarta berada di atas rata-rata, hal ini bertolak belakang dengan pernyataan JPI.

Lebih lanjut Edy menjelaskan, laporan ACI memiliki keunggulan tersendiri yaitu dengan menganalisis data yang ada, ACI dapat mengidentifikasi bukan hanya peringkat Daya Saing Keseluruhan, tetapi juga indikator spesifik dimana sebuah provinsi berkinerja baik atau mengalami kesulitan.

“EDB index ABC, what-if simulation, menempatkan Jakarta dengan skor tertinggi, hal ini berarti bahwa kemudahan berusaha di Jakarta pada tahun-tahun mendatang tetap menjadi primadona di Indonesia. Ini yang kami cermati, dengan komitmen amanah berdedikasi sepenuh hati melalui inovasi tiada henti, kami siap memperbaiki indikator-indikator lemah tersebut,” ujar Edy.

DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta, sebagai unsur pelaksana urusan pemerintahan bidang penanaman modal dan penyelenggaraan pelayanan perizinan dan non perizinan di DKI Jakarta bersinergi dengan Pelaku Usaha dan Masyarakat, guna memenuhi harapan dan tantangan global dalam mewujudkan pelayanan publik yang prima di Jakarta melalui program membuka booth layanan di pusat perbelanjaan atau yang dikenal dengan sebutan ‘PTSP Goes To Mall’, dan sampai bulan November 2017 sudah tercatat 27 pusat perbelanjaan atau mall yang telah bekerjasama dalam program ini.

Edy menambahkan, upaya DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta dalam mewujudkan pelayanan publik yang Prima di Jakarta, khususnya kemudahan berusaha telah membuahkan hasil yang sangat signifikan. Terbukti berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia, realisasi investasi di Jakarta tahun 2017 sampai dengan bulan September menembus angka Rp.74,8 Triliun, meningkat 76 persen dari periode yang sama tahun 2016 sebesar Rp.42,5 triliun. Hal tersebut merupakan pencapaian tertinggi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta selama 5 tahun terakhir.

Hal tersebut sejalan dengan Laporan Bank Dunia (World Bank) tentang Kemudahan Berusaha atau Ease of Doing Business (EODB) di Indonesia berada pada posisi 72, dalam kurun waktu 2 tahun terakhir naik 34 peringkat. Dimana Jakarta memiliki peranan penting dalam survey EODB, yaitu kota yang mewakili Indonesia, untuk dijadikan lokasi perhitungan dengan bobot 78 persen.

Sementara itu, berdasarkan laporan hasil indeks persepsi inovasi pelayanan publik tahun 2017 yang dikeluarkan oleh Pusat Inovasi Pelayanan Publik, Kedeputian Inovasi Administrasi Negara Lembaga Administrasi Negara, DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta memperoleh Nilai Indeks Persepsi Inovasi Pelayanan Publik sebesar 82,90, dengan kualifikasi tingkat inovasi pelayanan publik A (Sangat Inovatif). Penilaian tersebut didapatkan berdasarkan aspek output dan outcomes dari pelaksanaan inovasi pelayanan publik. Aspek output mencakup dimensi kebaruan dan produktif. Sedangkan aspek outcomes mencakup dimensi dampak dan keberlanjutan dari inovasi pelayanan publik yang telah diterapkan.

“Berdasarkan sumber data dan hasil riset lainnya yang telah dilakukan baik oleh lembaga Internasional maupun nasional, menyebutkan bahwa Jakarta tetap menjadi primadona bagi investor dan DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta sebagai penyelenggara pelayanan publik yang sangat inovatif. Sehingga masyarakat dan pelaku usaha tidak perlu khawatir menanamkan investasi di Jakarta dan mengurus perizinan/non peizinannya sendiri di service point PTSP terdekat, tanpa menggunakan jasa pihak ketiga atau calo,” tutup Edy.
Ingin MENDAPAT INFO LOKER
Masukan Email anda dibawah kotak Lalu tekan "Subscribe" Setelah itu cek kotak Email lalu KONFIRMASI

Delivered by BorborNews
Sumber: / Redaksi




Satu Bulan Memimpin, JRPP Tagih Janji OK-OTrip Rp. 5000 Anies-Sandi


BorborNews - Jakarta Research and Public Policy (JRPP) akan mengadakan diskusi transportasi besok Jumat (24/11) mengenai kesiapan Pemprov DKI Jakarta dalam melaksanakan Program OK-OTrip Rp. 5000.

“Kami selalu mendorong program Anies-Sandi yang menyentuh sebagian besar warga Jakarta agar segera direalisasikan, seperti Program OK-OTrip 5000 rupiah ini. Diskusi transportasi ini, kami adakan dalam rangka itu, tepatnya menagih janji OK-OTrip 5000 rupiah kemana saja,” ujar Direktur Eksekutif JRPP, Muhamad Alipudin di Jakarta (23/11).

Alipudin menjelaskan program populis ini harus benar menjadi kenyataan.

“Warga Jakarta berharap pengeluaran biaya transportasi berkurang, sehingga alokasi dari penghasilannya digunakan untuk kebutuhan lainnya. Warga Jakarta butuh sistem transportasi yang murah dan nyaman,” ungkap Alipudin.

Alipudin menambahkan program populis ini juga perlu kesiapan yang matang. “Jangan sampai warga Jakarta dibuai janji bisa kemana saja dengan moda transportasi apa saja sampai ke tujuan, hanya dengan membayar 5000 rupiah. Tapi pihak-pihak pelaksana dibawahnya pada bingung,” tegas Alipudin.

Alipudin menyebutkan pihak-pihak pelaksana dibawah Pemprov DKI Jakarta dalam hal ini Dinas Perhubungan dan Transportasi Provinsi DKI Jakarta, yaitu PT. Transjakarta, PT. MRT Jakarta, dan PT. Jakpro.

“Ke depan program OK-OTrip 5000 rupiah ini kan harus diintegrasikan dengan MRT dan LRT. Jadi MRT Jakarta jangan lari, harus disiapkan”, pungkas Alipudin.

Adapun diskusi transportasi JRPP ini mengundang nara sumber sebagai berikut;

1. Budi Setiyadi, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan,
2. Bambang Prihartono, Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan,
3. Andri Yansyah, Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi Provinsi DKI Jakarta,
4. Budi Kaliwono, Direktur Utama PT. Transportasi Jakarta (Transjakarta),
5. Deddy Herlambang, Peneliti Institut Studi Transportasi (INSTRAN),
6. Agung Wicaksono, Direktur Operasi dan Pemeliharaan PT. MRT Jakarta,
7. Muhammad Nurul Fadhila, Direktur Utama PT. Kereta Commuter Indonesia.

Sedangkan tempat pelaksanaan di Jakarta Creative Hub, Jl. Kb. Melati 5 No. 20, Lt. 1 Class Room B, Kb. Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Acara akan dimulai dari pukul 13.00 s/d 16.00, Jumat (24/11).
Ingin MENDAPAT INFO LOKER
Masukan Email anda dibawah kotak Lalu tekan "Subscribe" Setelah itu cek kotak Email lalu KONFIRMASI

Delivered by BorborNews
Sumber: / Redaksi




Analisis Big Data Sebut 95% Warga Jakarta Dukung Program Anies-Sandi


BorborNews - Koordinator Anies-Sandi Digital Volunteer (INSIDER), Anthony Leong menyebut mayoritas warga Jakarta telah meninggalkan isu-isu soal perbedaan agama, suku dan golongan yang sempat memanas pasca Pilkada DKI.

"Dari big data analisis yang kami lakukan hampir 95% warga Jakarta mendukung program Anies-Sandi. Ini adalah suatu kemajuan yang cukup fantastis. Sekaligus menjadi sebuah bukti bahwa mayoritas masyarakat sudah move on dari panasnya isu paska pilkada dan kembali mewujudkan sikap toleransi dan kekeluargaan antar golongan maupun antar umat," ujar Anthony di Jakarta (23/11).

Hal ini dikatakannya menyusul hasil penelitian yang dilakukan oleh Setara Institute yang menempatkan DKI Jakarta sebagai kota pertama di Indonesia yang masuk dalam katagori toleransi rendah pada 2017.

Pakar Digital tersebut melanjutkan, saat ini timnya terus melakukan berbagai upaya untuk merangkul masyarakat melalui kegiatan pemberdayaan dan pengembangan. Menurutnya berbagai kasus intoleransi  yang terjadi difaktori oleh kurangnya edukasi serta tingkat ketimpangan yang cukup dalam di tengah masyarakat.

"Sejatinya, kunci untuk mengatasi kasus intoleransi, peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kita harus distribusikan kesejahteraan ke masyarakat kalangan bawah. UKM harus tumbuh,” ungkap Fungsionaris Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) tersebut.

Lebih lanjut, Anthony memberi imbauan kepada seluruh masyarakat untuk dapat bersatu padu menyukseskan program pemerintah baik program pengentasan kemiskinan, program penataan lingkungan hingga pemberdayaan masyarakat.

"Bicara mengenai toleransi antar umat beragama suku dan golongan tidak akan ada habisnya. Jadi lebih baik mari kita bersatu padu membantu mas Anies dan bang Sandi dalam melaksanakan program kerja yang hasil dan manfaatnya didedikasikan bagi kepentingan masyarakat yang sebesar-besarnya," pungkas Anthony yang juga CEO Menara Digital itu.
Ingin MENDAPAT INFO LOKER
Masukan Email anda dibawah kotak Lalu tekan "Subscribe" Setelah itu cek kotak Email lalu KONFIRMASI

Delivered by BorborNews
Sumber: / Redaksi




Targetkan 1000 Triliun Investasi, DPMPTSP Siap Luncurkan Jakarta Information and Investment Center


BorborNews - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menargetkan untuk meraup investasi asing sebesar Rp 1.000 triliun selama masa kepemimpinannya di Jakarta. Menanggapi hal ini Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP Provinsi) DKI Jakarta Edy Junaedi mengatakan pihaknya siap mewujudkan target tersebut melalui program Jakarta Information and Investment Center.

"Ini merupakan sebuah langkah besar untuk mendorong kemajuan iklim investasi di Jakarta.  Oleh sebab itu DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta akan meluncurkan Jakarta Information and Investment Center yakni sebuah pusat yang kita bangun untuk mengatur investasi yang masuk dari luar guna mencapai laba yang maksimal, " ujar Edy di Jakarta,  Senin, (21/11).

Edy juga menargetkan total investasi yang masuk ke Jakarta akan naik Rp. 50 Triliun setiap tahunnya.  Hal ini menyusul dengan sejumlah kebijakan Pemprov DKI yang memangkas prosedur-prosedur pendirian usaha dan penanaman modal yang tidak relevan sehingga proses perizinan dapat berjalan cepat dan mudah. Dalam hal ini, DPMPTSP juga akan meluncurkan Qualified Consultant for investment.

"Jakarta harus jadi kota tujuan investasi utama di kawasan Asia. Kita akan lahirkan qualified consultant dalam mempermudah investasi nantinya. Targetnya Insya Allah akan ada kenaikan investasi sebesar Rp. 50 Triliun setiap tahunnya," imbuh Edy.

Sebelumnya, Sandiaga Uno berkunjung ke Dubai, Uni Emirat Arab beberapa waktu lalu guna mempromosikan DKI Jakarta kepada para investor di sana. Dalam kesempatan tersebut Sandi memastikan kepada bahwa Jakarta akan akan mempermudah semua bentuk perizinan yang diperlukan untuk berinvestasi dan membuka bisnis di Jakarta. Dengan demikan Sandi berharap adanya perluasan lapangan pekerjaan yang berdampak langsung bagi pengentasan pengangguran dan kemiskinan.

"Saya mau dalam lima tahun ke depan itu investasi Rp 1.000 triliun masuk ke Jakarta. Investasi sebesar itu diharapkan bisa langsung menciptakan lapangan pekerjaan padat karya bagi masyarakat Ibu Kota, " kata Sandi.
Ingin MENDAPAT INFO LOKER
Masukan Email anda dibawah kotak Lalu tekan "Subscribe" Setelah itu cek kotak Email lalu KONFIRMASI

Delivered by BorborNews
Sumber: / Redaksi




 
Copyright © 2013-2017. Borbor News
  • Email redaksi: redborbornews@gmail.com