Setiap orang yang secara melawan hukum dengan melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi tugas wartawan dapat dipidana penjara paling lama 2 tahun atau denda paling banyak Rp.500.000.000 (lima ratus juta rupiah) sesuai UU PERS no 40 tahun 1999 * Berita Online Rakyat Bagian Orde Reformasi * Borbor News *

Pdt Haposan Sianturi, Laporkan Terduga Pelaku Pengerokan dan Penganiayaan

Borbor NewsBorbor News, Jakarta - Buntut kericuhan Minggu kelam, saat ibadah minggu,30 Juni 2019 HKBP Resort Kayutinggi, Cakung - Jakarta Timur berujung pada  Laporan Polisi No 761/K/VI/2019/RESTRO JAKTIM.
Akibat kejadian tersebut, Pdt Haposan Sianturi mengalami rasa sakit pada kedua tangan serta lengan. 

Bersama Amang Sintua M. Manurung dkk, melakukan Visum ke RSCM pukul 13:30 Wib, Minggu (30-06-2019). Atas hasil Visum dokter RSCM menyatakan bahwa korban mengalami memar di bagian tangan dan lengan, sesuai resum medis NRM 425 11 47.

Baca: Miris, Kericuhan HKBP Kayutinggi di Duga Karena Penyalagunaan Anggaran

Merujuk visum, dilanjut laporan polisi: Pengeroyokan dan atau Penganiayaan sesuai pasal 170 KUHP dan pasal 352 KUHP. 

Akibat kejadian tersebut, Pdt Haposan Sianturi melaporkan Ridin Nainggolan dan Juni Pakpahan sebagai terduga pelaku penganiayaan terhadap Pdt Haposan Sianturi.
Berdasarkan laporan tertanggal 30 Juni 2019, Pdt Haposan Sianturi, tertera: "Pelapor akan melaksanakan kotbah mingguan di TKP, sesuai jadwal yang telah ditentukan, namun ketika pelapor telah naik ke mimbar dan bermaksud akan melakukan kotbah kepada para jemaat di TKP, ternyata pelaku RIDIN NAINGGOLAN bersama dengan JUNI PAKPAHAN dab beberapa orang temannya lagi naik ke mimbar dan menarik saya dengan maksud agar saya tidak melakukan kotbah mingguan, dan menyuruh saya turun, karena hari itu jadwal saya untuk berkotbah, maka saya tetap bersikeras mempertahankan mimbar untuk tetap berkotbah, sehingga para telapor dengan paksa menarik baju saya dan mengeroyok saya dan menyebabkan saya tidak jadi berkotbah dan luka memar pada kedua tangan saya, atas perbuatan pelaku, perkaranya dilaporkan ke Polres Metro Jaktim", sesuai isi Surat tanda penerimaan laporan pengaduan tertanggal 30 Juni 2019.

Baca: Soal Kejadian Minggu Kelam, Pdt Haposan Sianturi Angkat Bicara

Pdt Haposan Sianturi, mengatakan "Karena kita negara hukum, Biarlah perkara ini diserahkan secara hukum" Tegasnya, ketika di wawancarai di rumah Pendeta yang disediakan Gereja HKBP Kayutinggi, Cakung - Jakarta Timur. (Godi).
Sumber: Redaksi

Subscribe to receive free email updates: