Surat Kabar Online : TRANSPARAN MENYAMPAIKAN INFORMASI

7 November 2018

Kerap Ancam Supir Truk Pakai Sajam, Pria Kejam Lumpuh Ditembak Polisi



BorborNews, Medan - Berakhir suda seorang pria kejam bernama Hendra Siagian (35), warga Jalan Pertahanan Gang Seram, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deliserdang. Pasalnya, ia terpaksa dilumpuhkan Team penangan gangguan khususu (Pegasus) Polsek Patumbak, karena memeras dan mengamcam supir truk pakai senjata tajam.

Informasi yang beredar, Hendra Siagian dilumpuhkan kedua kakinya, karena melakukan perlawanan sama Team ( Pegasus) Polsek Patumbak, saat mau ditangkap.

Kapolsek Patumbak AKP Ginanjar Fitriadi SH SIK, yang didampingi Kanit Reskrim Iptu Budiman Simanjuntak SE SH, dalam fres relenya, Sabtu (3/11/2018) mengatakan"
Hendra ditangkap , Jumat (2/11) sekira jam 05.00 wib di kawasan Jalan Pertahanan, Dusun V, Desa Patumbak Kampung, Kecamatan Patumbak.

"Tersangka terpaksa kita lumpuhkan dengan menembak kedua kakinya karena melawan dan mencoba kabur saat dilakukan penangkapan" Kata orang nomor 1 di Polsek Patumbak.

Ginanjar Fitriadi menjelaskan. Dalam melakukan aksinya, pelaku (Hendra) dikenal kejam dan selalu membawa senjata tajam. Ia kerap memeras dan mengancam sopir truk dan mobil box yang melintas di Jalan Pertahanan, Patumbak.

"Ada belasan kali tersangka mengaku telah,  memeras dan mengancam para sopir truk dengan senjata tajam. Hendra ditangkap berdasarkan pengaduan, Andiansyah Kurniawan (33), sales PT Sumur Jaya, warga Jalan Kesatria, Tanjung Rejo, Sunggal, bersama rekannya, Andi Riwandi.
"Saat itu, korban yang mengendarai mobil box BK 8113 DU hendak mengantar barang ke kawasan Patumbak. Waktu melintas di Jalan Pertahanan, Medan Amplas, tiba-tiba ia distop pelaku (Hendra). Begitu berhenti, pelaku langsung naik. Di perjalanan, pelaku menyodorkan kwitansi yang nilainya tertera Rp 300 ribu.

"Pertengkaranpun terjadi,  dan selanjutnya tepatnya di SPBU Jalan Pertahanan tersangka minta turun. Kemudian sebelum turun, tersangka mengeluarkan pisau dan mengancam korban, sambil memaksa korban menyerahkan uang Rp 300 ribu. Karena takut, korban terpaksa memenuhi permintaan tersangka" Ungkap Ginanjar lulusan akpol 2009.

"Saat ditangkap,team ( Pegasus) Polsek Patumbak menemukan barang bukti berupa,  satu blok Kwitansi berstempel anti Begal, sebilah pisau dan uang tunai puluhan ribu" Ujar AKP Ginanjar Fitriadi yang sebelumnya ajudan Kapolri. (Afd).
Ingin MENDAPAT INFO KAMI
Masukan Email anda dibawah kotak Lalu tekan "Subscribe" Setelah itu cek kotak Email lalu KONFIRMASI

Delivered by BorborNews
Sumber: / Redaksi




 
Copyright © 2018 Borbor News . All Rights Reserved.