Postingan Populer Bulan Ini

Surat Kabar Online : TRANSPARAN MENYAMPAIKAN INFORMASI

7 Oktober 2018

BNN Dan BNNP Gagalkan Peredaran Narkoba Sebanyak 50 Bungkus Sabu


Medan - Badan Narkotika Nasional ( BNN) pusat dan Badan Narkotika Nasional (BNNP) Provinsi Sumatera Utara, gencar kembali memberantas narkoba. Pasalnya ( BNN) dan (BNNP), menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu sebanyak 50 bungkus dengan berat 53.386 gram.
BorborNews,

Deputi Pemberantasan BNN Irjend Pol.Arman Depari,  yang di dampingi Kepala BNNP Brigjen Marsauli Siregar dalam fres relesnya, Sabtu (6/10/2018) mengungkapkan, peredaran Narkoba sebanyak 50 bungkus seberat 53.386gram. Di gagalkan Jumat (5/10/2018). Narkoba tersebut,  diselundupkan dari Malaysia menuju Pantai Pane Labuhan Batu Sumatera Utara. 

Selanjutnya, dibawa ke Medan dengan cara di masukkan ke dalam 6 buah Jerigen. Narkoba ini , di dapatkan dari 7 tersangka bernama Junidi Siagian (37), Syahrial (40), Elpi Darius (49), Nurdin (53), Janenudin (54), Zaenal Abidin (34) dan Bahrial Husen (39) . Ke 7 tersangka,  di duga berperan sebagai kurir dan Penyimpan barang Narkotika tersebut.

"Para tersangka,  kita amankan saat berada di Jalan Brig]en Hamid, Kelurahadn Titi Kuning, Kecamatan Medan Johor," ujarnya.

Lajut Arman Depari, berdasarkan dari hasil penyelidikan, jaringan penyelundupan dan peredaran gelap Narkotika dari Malaysia tersebut melalui jalur laut yang masuk melalui Pantai pane Labuhan Batu kemudian dibawa dengan menggunakan Kendaraan Roda 4 Merk CRV wana Silver No. PoL BK 630 DZ yang diterima dari orang Boat lalu barang haram tersebut di bawa ke Jalan Luku Simoang Pos tepatnya di depan mini market Indomaret barang itu kembali diterima oleh Zaenal Abidin dan Bahrial Husen.

Tanpa buang waktu lama Team BNN gabungan langsung meringkus ketujuh terangka" Pungkasnya.

Arman Depari menjelaskan, selain mengamankan para tersangka.  Barang bukti sebanyak 50 bungkus plastik berisi shabu dengan berat 53.386 gram, 3 unit mobil dan 12 Handphone serta identitas para tersangka.

Atas perbuatannya, para tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) dan pasal 112 ayat (2) J0 Pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009, dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati.

"Dengan pengungkapan ini BNN telah berhasil menyelamatkan 600.000 jiwa dari bahaya penggunaan narkoba," Ungkap  Arman. (Afd).
Ingin MENDAPAT INFO KAMI
Masukan Email anda dibawah kotak Lalu tekan "Subscribe" Setelah itu cek kotak Email lalu KONFIRMASI

Delivered by BorborNews
Sumber: / Redaksi




 
Copyright © 2018 Borbor News . All Rights Reserved.