Surat Kabar Online : TRANSPARAN MENYAMPAIKAN INFORMASI

30 Agustus 2018

Sejumlah Orang Tua Siswa SMAN 13 Medan Keluhkan Rencana Komite Sekolah Kutip Sumbangan




Borbor News, Medan - Permasalahan di SMA Negeri 13 Jalan Brigjend Hamid tepatnya di kanal seperti tidak habis - habisnya. Kali ini, Ketua Komite SMAN 13, Ishak mengundang orang tua siswa untuk bertujuan meminta uang komite beralibi sumbangan.

Hal tersebut terungkap dalam rapat dengan Orang tua siswa di ruang Komite SMAN 13, Rabu (29/9/2018), Pukul 14.00 Wib. Dalam rapat tersebut, Ketua Komite SMAN 13 di hadapan orang tua siswa mengatakan Uang yang di minta dari orang tua siswa berbentuk sumbangan untuk sekolah.

Sejumlah orang tua siswa ketika ditemui wartawan mengungkapkan keberatan mereka atas adanya pengutipan yang dilakukan oleh pihak Komite Sekolah SMAN 13 ini.

"Bagi bapak sumbangan yang bapak sebutkan tidak berharga. Kalau bagi kami berharga sekali. Karena kami mencari rezeki dapat sekarang buat makan sekarang juga. Kalau memang sumbangan untuk sekolah, mengapa harus buat surat pernyataan dan di ketahui Lurah juga Kades. Yang namanya sumbangan itu, sukarela berapa di beri. Bukan harus di buat surat pernyataan," Jelas beberapa orang tua siswa.

Sementara itu, Ketua Komite SMAN 13 Ishak mengatakan bahwa pihaknya tidak memaksa dan menetapkan sumbangan yang dipungut dari orang tua siswa. Menurutnya penetapan sumbangan tersebut akan dilakukan pada pertemuan selanjutnya dengan orang tua siswa.

"Kita tidak memaksa dan menetapkan sumbangan yang di berikan orang tua siswa untuk sekolah SMA N 13. Biasanya untuk uang komite siswa perbulan Rp.150.000. Sekarang, komite hanya minta sumbangan dari orang tua siswa. Sumbangan yang kita anjurkan ini buat tahun ajaran 2017. Itu pun pertemuan kita membahas sumbangan belum bisa di tetapkan, berapa orang tua siswa sanggup memberi sumbangan. Untuk penetapanya nanti, akan kita laksanakan di pertemuan kedua," Kata Ishak ketua Komite sekolah SMA N 13.

Lanjut Ishak, di tahun ajaran 2017, ada berapa bulan siswa yang belum memberi bantuan. Seperti, 4 bulan siswa yang belum bayar yang sudah di tetapkan. Tapi orang tua siswa tidak sanggup membayarnya. Untuk itu pihaknya meminta surat pernyataan yang di tanda tanda tangan Lurah atau Kades.

Ishak menyatakan, sumbangan yang di minta dari orang tua siswa buat sekolah sesuai dengan Permend Nomor 75 tahun 2016. Sumbangan itu akan di pergunakan buat sekolah. Seperti bayar gaji guru Honor juga les tambahan siswa dan keperluan sekolah lainnya.

"Sumbangan  yang di beri orang tua siswa nanti akan ada rapnya. Jadi kita tau semua, di pergunakan untuk apa sumbangan yang di beri orang tua siswa," Pungkasnya

Sementara, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy dalam pernyataanya di media, Kamis(19/1/2017), mengungkapkan, Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permend) Nomor 75 Tahun 2016 bahwa Komite Sekolah bukan ditugaskan untuk mewajibkan penarikan dana dari orang tua siswa. Melainkan, mendorong partisipasi masyarakat untuk memajukan pendidikan.

Aturan ini di buat untuk memperjelas peran Komite sekolah. Apa saja yang boleh dan tidak boleh di lakukan, termasuk mengenai penggalangan dana pendidikan. Artinya, tidak di wajibkan melakukan pungutan. (Afd).
Ingin MENDAPAT INFO KAMI
Masukan Email anda dibawah kotak Lalu tekan "Subscribe" Setelah itu cek kotak Email lalu KONFIRMASI

Delivered by BorborNews
Sumber: / Redaksi




 
Copyright © 2018 Borbor News . All Rights Reserved.