Berita Online Republika Bidikan Orde Reformasi (Borbor News)
Undang-Undang tentang Pers nomor 40 Tahun 1999 pasal 18 ayat 1“ Setiap orang yang secara melawan hukum dengan melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi tugas wartawan Sesuai ketentuan pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana penjara paling lama 2 tahun atau denda paling banyak Rp.500.000.000 (lima ratus juta rupiah)
Berita Online Republika Bidikan Orde Reformasi | Email Redaksi: redborbornews@gmail.com | Email Iklan: iklanbn@gmail.com

14 Juli 2018

Hotma Roland Pasaribu Bersama Gus Yahya Dalam Acara Solidarity Lecture & Halal Bihalal


BorborNews, Jakarta - Acara yang bertajuk: Solidarity Lecture & Halal Bihalal dengan tema "Konsep Rahmah bagi Perdamaian Dunia" yang berlangsung di Aula KH Wahid Hasyim, DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Jalan KH Wahid Hasyim No 194, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada pukul 18:30wib, kamis 12 Juli 2018 dihadiri ratusan undangan dari berbagai pejabat negara, tokoh masyarakat, tokoh agama serta media cetak, online.

Dalam acara tersebut, Kyai Yahya Staquf, bercerita panjang lebar mengenai sejarah peradaban manusia  sampai Konflik krn masalah agama. Sampai dengan fenomena akhir2 ini yaitu: mengkafirkan antar pemeluk agama, krn perbedaan.

Hal ini tidak akan ada habisnya, kecuali kembali melihat inti dari ajaran agama tsb yg utama: Keesaan Tuhan (Tauhid) dan Rahmah atau kasih sayang memberi dlm keadaan marah, sakit hati dll. Contoh: orang tua ke anak yg nakal namun tetap disayang atau Guru ke murid yg malas, namun tetap diperhatikan.

Jadi solusinya adalah: menghentikan permusuhan dan rasa benci, dalam bahasa jawa : Sing wes yo wes, Ucap "Gus Yahya" saat menyampaikan pandangan.

Hotma Roland Pasaribu, warga Depok yang juga salah satu bagian dari Partai Solidaritas Indonesia, Kagum dengan pandangan Gus Yahya yang berpegang pada Pacasila dan Bhineka Tunggal Ika, sebagai pemersatu dan dasar negara.

Hotma, menambahkan "Indonesia merdeka merupakan perjuangan seluruh masyarakat, terutama pahlawan yang telah berjuang dan mendahului kita. Kita wajib menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia dari ancaman kelompok kelompok Radikal maupu Terorisme. Mereka itu musuh kita, wajib kita lawan, "tutur hotma".

Hotma yang selalu kritis terhadap, ketidakadilan oleh oknum oknum yang mengkebiri hak hak warga dan Koruptor yang menyengsarakan warga dan menghambat kemajuan negara, itupun harus kita lawan bersama, "Ucap Hotma", saat diwawancarai tim Borbor News. (Godi)
Ingin MENDAPAT INFO LOKER
Masukan Email anda dibawah kotak Lalu tekan "Subscribe" Setelah itu cek kotak Email lalu KONFIRMASI

Delivered by BorborNews
Sumber: / Redaksi


 
Copyright © 2013. Borbor News.
  • Redaksi: Bor2News