Surat Kabar Online : TRANSPARAN MENYAMPAIKAN INFORMASI

9 Juli 2018

Aktivis Rembuk Nasional 98: Hotma Roland Pasaribu, 7 Juli 2018 Hari Bhineka Tunggal Ika


Kiri: Gomgom Dinasti Kanan: Hotma Roland Pasaribu

Presiden RI turut hadir acara rembuk nasional aktivis 98 Minggu 7 Juli 2018
BorborNews, Jakarta - Seiring meningkatnya isu sara intoleransi, Radikalisme dan Terorisme yang terjadi di tanah air dalam tingkatan mengkhawatirkan menimbulkan perpecahaan dan konflik ditengah masyarakat.

Semangat perjuangan reformasi tahun 98 yang merupakan titik balik demokrasi dari rezim yang sarat KKN, pelanggaran HAM, otoriter dan monopoli. Maka dengan rembuk nasional dari aktivis 98 kembali hadir pada tanggal 7 Juli 2018 untuk mendeklarasikan untuk di jadikan Hari Bhineka Tunggal Ika yang juga dihadiri oleh Presiden RI Bpk Ir. Joko Widodo.

Acara yang berlangsung di Jakarta Internasional Expo Minggu 7 Juli 2018 sedikitnya 50 ribu simpatisan yang peduli tolak intoleransi, radikal dan terorisme, hadir dari berbagai pelosok tanah air.

Salah satu peserta aksi aktivis, Hotma Roland Pasaribu mengemukakan beberapa tahun belakangan ini, Indonesia diterpa isu Intoleransi sara berkepanjangan sampai lini tingkat bawah seperti lingkungan RT/RW seperti kita ketahui kasus Ahok ketika mendekati pilkada DKI Jakarta. Belum lagi kasus bom thamrin di ikuti bom di berbagai gereja di beberapa daerah serta penutupan paksa oleh ormas ormas tertentu kepada pedagang warung makan.

Oleh karena itu, saya hadir menyuarakan dan mendukung acara ini serta mendukung Bpk Presiden Ir Jiko Widodo untuk menjaga keutuhan dan perdamaian dari kelompok kelompok radikal yang merorong Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika. kita tidak boleh diam, Mari kita lawan kelompok kelompok itu, Tegas Hotma Roland Pasaribu. (Godi)
Ingin MENDAPAT INFO LOKER
Masukan Email anda dibawah kotak Lalu tekan "Subscribe" Setelah itu cek kotak Email lalu KONFIRMASI

Delivered by BorborNews
Sumber: / Redaksi




 
Copyright © 2018 Borbor News . All Rights Reserved.