Berita Online Republika Bidikan Orde Reformasi (Borbor News)
Undang-Undang tentang Pers nomor 40 Tahun 1999 pasal 18 ayat 1“ Setiap orang yang secara melawan hukum dengan melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi tugas wartawan Sesuai ketentuan pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana penjara paling lama 2 tahun atau denda paling banyak Rp.500.000.000 (lima ratus juta rupiah)
Berita Online Republika Bidikan Orde Reformasi | Email Redaksi: redborbornews@gmail.com | Email Iklan: iklanbn@gmail.com

25 Desember 2017

Sandiaga Uno Sebut Dinas Ini Ujung Tombak Lahirnya Pengusaha Baru


BorborNews - Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Sandiaga Uno menyampaikan apresiasi kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi DKI Jakarta yang telah memfasilitasi diskusi antara UKM, pengusaha menengah dan pemerintah. Sandi menyebut DPMPTSP merupakan ujung tombak lahirnya pengusaha baru. Ia harap Edy Junaedi selaku kepala DPMPTP terus  memberikan pelayanan prima serta menangani keluhan dari pelaku usaha dengan baik.

“Kita sangat mengapresiasi Kepala DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta yang telah mengadakan kegiatan Matchmaking ini. Beliau merupakan ujung tombak dari pembangunan UKM ke depan karena merupakan unsur pelaksana dalam penyelenggaraan perizinan usaha. Kebanyakan pelaku usaha memiliki persoalan seputar penerbitan izin. Jadi Insya Allah, dengan diskusi ini  kedepannya  perizinan akan lebih dimudahkan dan usaha bisa lebih maju,” kata Sandi saat memberikan sambutan acara Matchmaking yang diinisiasi oleh DPMPTSP di Balaikota, Jakarta.

Dirinya juga menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memiliki sebuah agenda prioritas yakni menciptakan lapangan kerja baru yang lebih berkualitas di wilayah DKI Jakarta.

“Saya dan pak Anies punya agenda yang sangat krusial yakni menciptakan lapangan kerja baru di wilayah DKI Jakarta yang lebih berkualitas dan kreatif. Oleh sebab itu, kita ingin menghadirkan suasana iklim usaha yang kondusif dan berpihak pada usaha kecil menengah,” papar Sandi.

Dirinya juga mengimbau kepada perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) untuk melibatkan pelaku UKM baik dalam proses produksi maupun proses distribusi. Hal ini dikatakan Sandi sebagai cara efektif untuk menggerakan ekonomi akar rumput dan mengentaskan ketimpangan ekonomi di Ibu Kota.

“Saya titip ke perusahaan PMA dan PMDN untuk memberikan kesempatan bagi UKM untuk ikut bekerjasama baik dalam proses produksi atau mungkin jadi distributornya. Perusahaan anda boleh bertambah besar tapi jangan lupa untuk menggerek yang kecil supaya ikut bertumbuh sehingga akhirnya masalah ketimpangan bisa kita selesaikan,” kata Sandi menjelaskan.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta juga memberikan motivasi kepada para pelaku usaha Mikro, Kecil dan Menengah agar dapat terus mengembangkan usahanya menuju level yang lebih tinggi.

“Agar pelaku UKM bisa “naik kelas”, kita harus menerapkan empat as, yaitu kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas,” ujar Sandi memotivasi.
Ingin MENDAPAT INFO LOKER
Masukan Email anda dibawah kotak Lalu tekan "Subscribe" Setelah itu cek kotak Email lalu KONFIRMASI

Delivered by BorborNews
Sumber: / Redaksi




 
Copyright © 2013. Borbor News.
  • Redaksi: Bor2News