http://go.oclaserver.com/afu.php?id=1316778 Jaga Mental Anak Sekolah, Dede Sudiro Dorong Pendidikan Budi Pekerti Dimunculkan Kembali di Sekolah - Borbor News Berita Online Republika Bidikan Orde Reformasi (Borbor News)

Pengikut

Anda menemukan atau mengalami "PUNGUTAN LIAR" Segera Laporkan melalui: www.saberpungli.id www.lapor.go.id Atau menghubungi: Telepon Hotline 193 SMS 1193
Ingin pasang iklan di http://www.borbornews.com Pembaca setiap hari 10.000 Minat hubungi kami via email: iklanbn@gmail.com
BORBOR: Berita Online Republika Bidikan Orde Reformasi | Email Redaksi: redborbornews@gmail.com | Email Iklan: iklanbn@gmail.com
Undang-Undang tentang Pers nomor 40 Tahun 1999 pasal 18 ayat 1“ Setiap orang yang secara melawan hukum dengan melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi tugas wartawan Sesuai ketentuan pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana penjara paling lama 2 tahun atau denda paling banyak Rp.500.000.000 (lima ratus juta rupiah)

Jaga Mental Anak Sekolah, Dede Sudiro Dorong Pendidikan Budi Pekerti Dimunculkan Kembali di Sekolah



Jateng, BorborNews - Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah periode 2018 – 2023 mendatang, Dede Indra Permana Sudiro mendorong dimunculkannya kembali pendidikan budi pekerti di sekolah. Hal tersebut dilatarbelakangi oleh kekhawatiran Dede terhadap dampak negatif lingkungan yang bisa mempengaruhi mental anak sekolah di Jawa Tengah saat ini.

“Di tengah perkembangan zaman seperti sekarang, anak-anak sangat rentan dengan pengaruh negatif dari lingkungan. Oleh karena itu, kita harus jaga lewat pendidikan budi pekerti di sekolah,” tutur Dede di SD Negeri 1 Ngaliyan, Semarang.
loading...

Lebih lanjut Dede menjelaskan, pendidikan budi pekerti pertama kali diterapkan pada kurikulum 1947 terpisah dengan mata pelajaran lain. Sejak munculnya kurikulum 1968, pendidikan budi pekerti tersebut hanya sebagai sisipan di mata pelajaran seperti pendidikan Agama dan pelajaran Kewarganegaraan.

“Karena sebagai sisipan, pelajaran tentang budi pekerti ini kurang mendapat perhatian. Pelajaran budi pekerti harus dimunculkan kembali dalam kurikulum pendidikan dan jadi mata pelajaran yang berdiri sendiri,” kata Dede.

Dede yang kini menjabat sebagai anggota DPRD Jawa Tengah menuturkan, pendidikan budi pekerti yang disampaikan secara eksplisit melalui pelajaran menandakan adanya itikad baik dari dunia pendidikan untuk turut membentuk anak didik memiliki budi pekerti yang baik. Oleh karena itu, harus didukung penuh oleh para calon pemimpin negeri.

“Sementara ini, kita bisa coba buat kelas budi pekerti diluar jam pelajaran umum. Tapi sifatnya wajib diikuti oleh seluruh anak,” imbuh Dede.
Diketahui saat ini tengah marak kasus kriminal yang menimpa anak sekolah di beberapa daerah di Indonesia, seperti penggunaan obat terlarang PCC yang terjadi di Kendari, selain itu ada pula kasus kekerasan di sekolah yang menyebabkan korban tewas di Sukabumi. Hal ini yang mendorong Dede untuk berkomitmen menjaga masa depan anak-anak sekolah di Jawa Tengah.
Ingin MENDAPAT INFO LOKER
Masukan Email anda dibawah kotak Lalu tekan "Subscribe" Setelah itu cek kotak Email lalu KONFIRMASI

Delivered by BorborNews
Sumber: Dede Sudiro / Redaksi




 
Copyright © 2013-2017. Borbor News
  • Email redaksi: redborbornews@gmail.com