http://go.oclaserver.com/afu.php?id=1316778 Polri Sita Uang 4,7 Milyar Dari 8 Anggota Polda Sumsel Atas Kasus Suap Seleksi Masuk Polisi - Borbor News Berita Online Republika Bidikan Orde Reformasi (Borbor News)

Pengikut

Anda menemukan atau mengalami "PUNGUTAN LIAR" Segera Laporkan melalui: www.saberpungli.id www.lapor.go.id Atau menghubungi: Telepon Hotline 193 SMS 1193
Ingin pasang iklan di http://www.borbornews.com Pembaca setiap hari 10.000 Minat hubungi kami via email: iklanbn@gmail.com
BORBOR: Berita Online Republika Bidikan Orde Reformasi | Email Redaksi: redborbornews@gmail.com | Email Iklan: iklanbn@gmail.com
Undang-Undang tentang Pers nomor 40 Tahun 1999 pasal 18 ayat 1“ Setiap orang yang secara melawan hukum dengan melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi tugas wartawan Sesuai ketentuan pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana penjara paling lama 2 tahun atau denda paling banyak Rp.500.000.000 (lima ratus juta rupiah)

Polri Sita Uang 4,7 Milyar Dari 8 Anggota Polda Sumsel Atas Kasus Suap Seleksi Masuk Polisi





BorborNews - Penyidik Polri menyita Rp 4,7 miliar dari delapan anggota Polda Sumatera Selatan yang diduga terlibat kasus suap seleksi anggota polisi periode 2015-2016.
"Disita uang sebesar Rp 4,7 miliar dari rekening yang ada," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Rikwanto di Mabes Polri, Jakarta, hari ini.
loading...

Kasus ini terungkap setelah Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) bersama dengan Inspektorat Pengawasan Umum menyelidiki kasus ini. Menurut Rikwanto, delapan polisi ini terdiri dari beberapa perwira menengah dan bintara di Polda Sumsel.
Sudah Bergabung di Grup Borbor News ?
  Loker Borbor News       Info Berita Online

Baca Kumpulan Loker Terbaru bulan ini:

  Loker Swasta/BUMN      Loker SMA/SMK
  Loker D1-D3                     Loker S1-S2

Rikwanto menjelaskan, dalam rekrutmen calon anggota, Polri menerapkan prinsip akuntabilitas dan transparansi untuk menjaga kualitas sistem seleksi. "Kami harapkan tidak ada lagi anggota yang bermain dalam rekrutmen," kata Rikwanto.

Dia menjelaskan, delapan polisi yang ditangkap saat masih diperiksa intensif. Mereka terancam hukuman pelanggaran disiplin dan kode etik profesi.
"Ancamannya bisa didemosi, tidak dipromosikan, tidak boleh sekolah, sulit naik pangkat. Maksimal mereka bisa diberhentikan dengan tidak hormat," kata Rikwanto.



Masukan Email anda dibawah kotak ini, lalu tekan "Subscribe" Setelah itu buka kotak Email anda untuk konfirmasi berlangganan, jika ingin berlangganan INFO LOKER gratis dari www.borbornews.com


Delivered by BorborNews
Sumber: Antara / Redaksi





 
Copyright © 2013-2017. Borbor News
  • Email redaksi: redborbornews@gmail.com