http://go.oclaserver.com/afu.php?id=1316778 Jadі Korban Nafsu Bејat Sеlama 3 Tahun, Sіswі SMP Dua Kalі Hamіl Dan Kеguguran - Borbor News Berita Online Republika Bidikan Orde Reformasi (Borbor News)
Anda menemukan atau mengalami "PUNGUTAN LIAR" Segera Laporkan melalui: www.saberpungli.id www.lapor.go.id Atau menghubungi: Telepon Hotline 193 SMS 1193
BORBOR: Berita Online Republika Bidikan Orde Reformasi | Email Redaksi: redborbornews@gmail.com | Email Iklan: iklanbn@gmail.com
Undang-Undang tentang Pers nomor 40 Tahun 1999 pasal 18 ayat 1“ Setiap orang yang secara melawan hukum dengan melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi tugas wartawan Sesuai ketentuan pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana penjara paling lama 2 tahun atau denda paling banyak Rp.500.000.000 (lima ratus juta rupiah)

Jadі Korban Nafsu Bејat Sеlama 3 Tahun, Sіswі SMP Dua Kalі Hamіl Dan Kеguguran





Satu lagi, siswi SMP di Ponorogo menjadi korban pencabulan yang dilakukan oleh anggota keluarganya.
Siswi berinisial IN (15) menjadi korban nafsu bejat sang paman, pria berinisal H (37) yang tinggal serumah dengannya.
Warga Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo itu, tega mencabuli keponakannya berulangkali, sejak Juli 2013 hingga Oktober 2016.
Parahnya, selama tiga tahun, korban sudah dua kali hamil dan keguguran.
Selama mengandung pun, korban tetap dipaksa melayani pamannya.
loading...

Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Rudi Darmawan menuturkan, sehari-hari korban tinggal bersama pamannya.
Sementara, ibu korban berinisal K, bekerja di Kalimantan.
Pencabulan yang dilakukan H terhadap keponakannya terbongkar saat K pulang kampung untuk menemui anaknya. Kepada ibunya, korban menceritakan perbuatan keji yang dilakukan pamannya.
“Korban bercerita kepada ibunya, dirinya telah dicabuli pamannya mulai Juli 2013 hingga Oktober 2016,” kata Rudi, Selasa (10/1/2017).
Korban selalu diancam pamannya, setiap kali dipaksa berhubungan badan
Baca Juga Kumpulan loker dibawah ini:
Loker Swasta/BUMN   ↠ Loker SMA/SMK
Loker D1-D3                  ↠ Loker Ijasah S1-S2
Pamannya mengancam tidak akan memberi uang saku, bila tak mau melayaninya.
“Korban juga diancam tidak akan diberi makan, jika menolak berhubungan badan,” jelasnya.
Rudi mengatakan, selama ini orangtua korban sudah percaya kepada pamannya itu.

 Orangtuanya juga menyerahkan uang bulanan dan uang makan kepada pamannya.
“Uang bulanan dan uang makan korban selama ini dikirimkan ke rekening pelaku,”
Saat ini pelaku sudah ditahan di Mapolres Ponorogo untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. (*)
Sumber: bali.tribunnews.com


Sudah bergabung di grup loker dan mitra kami? ini linknya:

1. BorborNews.com
2. Loker BorborNews.com

Ini halaman dan mitra kami:

1. Borbor News
2. Mitra Borbor News

Anda dapat berkontribusi untuk memberikan Opini, Artikel, Karya Tulis, Kegiatan Sosial dan Hal-hal yang menjadi konsumsi publik. Semua kiriman tidak melanggar Hukum dan berbau SARA. Identitas pengirim/Narasumber harus jelas dan di rahasiakan Redaksi.


Kirimkan melalui email Redaksi: redborbornews@gmail.com Semua kiriman yang masuk menjadi tanggung jawab si pengirim. Redaksi berhak mengedit serta menolak kiriman. Terimakasih.

 
 
Copyright © 2013-2017. Borbor News
  • Email redaksi: redborbornews@gmail.com