loading...
-> Koruptor UPS DKI Jakarta Juga Dilaporkan Korupsi di Poltek Negeri Semarang - Borbor News Berita Online Republika Bidikan Orde Reformasi (Borbor News)
Undang-Undang tentang Pers nomor 40 Tahun 1999 pasal 18 ayat 1“ Setiap orang yang secara melawan hukum dengan melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi tugas wartawan Sesuai ketentuan pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana penjara paling lama 2 tahun atau denda paling banyak Rp.500.000.000 (lima ratus juta rupiah) | Anda dapat berkontribusi di media online Borbor News untuk memberikan Opini, Artikel, Karya Tulis, Kegiatan Sosial dan Hal-hal yang menjadi konsumsi publik. Semua kiriman diwajibkan tidak melanggar Hukum dan berbau SARA. Identitas pengirim/Narasumber harus jelas dan dapat di rahasiakan Redaksi, bila di minta. Sampaikan Aspirasi/Suara anda melalui email Redaksi: redborbornews@gmail.com Semua kiriman yang masuk menjadi tanggung jawab si pengirim dan Redaksi berhak mengedit serta menolak kiriman. Terimakasih.
BORBOR: Berita Online Republika Bidikan Orde Reformasi | Email Redaksi: redborbornews@gmail.com | Email Iklan: iklanbn@gmail.com
loading...

26 November 2016

Koruptor UPS DKI Jakarta Juga Dilaporkan Korupsi di Poltek Negeri Semarang




Anda punya Website/Blog ? Daftar disini dan hasilkan pendapatan dengan bergabung gratis (KLIK: Daftar Gratis Disini)

Dapatkan Uang: Menjadi Member Jual Beli Mobil dan Harga Jual Beli (KLIK:Daftar Gratis Disini)
Kelompok ATOS - Anti Korupsi Semarang melaporkan adanya dugaan korupsi di Poltek Negeri Semarang dengan nilai fantastis dan terindikasi melibatkan jaringan koruptor besar yang masif, terstruktur & terorganisir.


Dugaan korupsi yang dilaporkan Atos, adalah Pengadaan Peralatan Laboratorium Broadcasting dan Mekatronik Politeknik Negeri Semarang dengan kode lelang 378216 senilai Rp 20.773.966.000,00 dan penyedia barangnya adalah CV Adikersa yang beralamat di Jl. Jemur Handayani 50 Blok E 52-53 Ruko Surya Inti Permata, Surabaya.

Menurut Achmad Zulkarnaen ketua Atos, dugaan korupsi ini tampak dengan adanya indikasi bahwa barang2 yang dikirim tidak sesuai dengan apa yang tercantum dalam dokumen pengadaan, barang2 yang dikirim tidak bisa dipakai sebagaimana mestinya, barang2 yang dikirim kualitasnya tidak bagus. Akibatnya uang negara dihamburkan untuk membeli barang yang tidak bisa berfungsi sebagaimana yang diharapkan untuk kepentingan proses pendidikan di Poltek Negeri Semarang.
Adanya dugaan markup dan pembelian barang yang tidak sesuai kebutuhan Poltek Negeri Semarang  ini, diperkuat lagi dengan munculnya fakta bahwa penyedia barang adalah orang yang sama dengan penyedia barang dalam kasus korupsi UPS DKI Jakarta.

Dimana dalam pengadaan barang UPS DKI Jakarta, perusahaan2 yang dinyatakan oleh pengadilan tipikor (tindak pidana korupsi)  terkait dalam kasus itu diantaranya adalah CV Parameswara dengan direktur Adek Dwi Putranto, yang ternyata juga merupakan direktur CV Adikersa yang merupakan penyedia barang di Poltek Negeri Semarang.

Selain itu bisa dilihat bahwa importir dan atau distributor yang memasok barang pada CV Adikersa selaku penyedia barang di Poltek Negeri Semarang, adalah perusahaan2 dan atau orang2 yang sama dengan dengan perusahaan2 dan atau orang2 yang memasok barang pada CV Parameswara pada kasus UPS DKI Jakarta. Yakni PT Offistarindo Adhiprima dll perusahaan yang terkait dengan nama Harry Lo yang sudah ditetapkan sebagai tersangka pada kasus UPS DKI Jakarta.
"Kami berharap Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah bisa mengusut tuntas kasus ini, karena ada indikasi bahwa kasus ini berkaitan dengan jaringan koruptor kelas kakap yang masif, terstruktur dan terorganisir. karena berdasar berita dari berbagai media, orang2 dan perusahaan2 tersebut terindikasi terkait dengan berbagai kasus korupsi di seluruh Indonesia dengan nilai yang fantastis", tutur Zulkarnaen.

Sedangkan Adek Dwi Putranto, direktur CV Adikersa yang juga merupakan direktur CV Parameswara ketika dihubungi ponselnya 081330003490 belum memberikan tanggapan. ( Bambang Tribuono )










Sumber:JARAK - Jaringan Anti Korupsi

Sudah bergabung di grup loker dan mitra kami? ini linknya:

1. BorborNews.com
2. Loker BorborNews.com

Ini halaman dan mitra kami:

1. Borbor News
2. Mitra Borbor News

Anda dapat berkontribusi untuk memberikan Opini, Artikel, Karya Tulis, Kegiatan Sosial dan Hal-hal yang menjadi konsumsi publik. Semua kiriman tidak melanggar Hukum dan berbau SARA. Identitas pengirim/Narasumber harus jelas dan di rahasiakan Redaksi.


Kirimkan melalui email Redaksi: redborbornews@gmail.com Semua kiriman yang masuk menjadi tanggung jawab si pengirim. Redaksi berhak mengedit serta menolak kiriman. Terimakasih.

 
 
Copyright © 2013-2017. Borbor News
  • Email redaksi: redborbornews@gmail.com