http://go.oclaserver.com/afu.php?id=1316778 Dahlan Malau Tidak Terima Disebut Penipu Terkait Pembatalan Jual Beli Rumah - Borbor News Berita Online Republika Bidikan Orde Reformasi (Borbor News)

Pengikut

Anda menemukan atau mengalami "PUNGUTAN LIAR" Segera Laporkan melalui: www.saberpungli.id www.lapor.go.id Atau menghubungi: Telepon Hotline 193 SMS 1193
BORBOR: Berita Online Republika Bidikan Orde Reformasi | Email Redaksi: redborbornews@gmail.com | Email Iklan: iklanbn@gmail.com
Undang-Undang tentang Pers nomor 40 Tahun 1999 pasal 18 ayat 1“ Setiap orang yang secara melawan hukum dengan melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi tugas wartawan Sesuai ketentuan pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana penjara paling lama 2 tahun atau denda paling banyak Rp.500.000.000 (lima ratus juta rupiah)

Dahlan Malau Tidak Terima Disebut Penipu Terkait Pembatalan Jual Beli Rumah

Kondisi Rumah Dahlan Malau yang akan di Jual/ Kab. Bekasi
BorborNews, Kab.Bekasi – Melanjutkan pemberitaan Wantara terkait Oknum Polsek Tarumajaya Diduga Berprofesi Ganda Sebagai Debkolektor – Menarik perhatian Tim Investigasi dari Borbor News untuk mengikuti sedalam apa keterkaitan oknum Polisi atas masalah jual beli alih over rumah diatas tanah garapan.
 

Berawal kebutuhan ekonomi yang mendesak dikarenakan kebutuhan 4 anak dan istri yang sedang kurang sehat saat itu, Bapak Dahlan Malau berencana menjual rumahnya yang berdiri diatas tanah garapan yang berlokasi di Kebon kelapa Gang Poncol Rt 007/Rw 02 No 56, Desa Segara makmur Kec Tarumajaya, Bekasi.
 

Juni Panjaitan beserta istri bernama Dewi Simangunsong menemui Dahlan Malau dirumahnya, bermaksud menanyakan informasi bahwa rumah tersebut akan dijual. Dahlan sedikit menjelaskan seputar status tanah dan rumah berdiri diatas tanah garapan. Juni Panjaitan beserta Istrinya, memastikan ke warga setempat, apakah rumah tersebut adalah milik Dahlan Malau. 

Setelah hal itu dipastikan kepemilikan rumah tersebut, maka terjadilah Transaksi untuk membeli rumah Dahlan Malau oleh Pembeli, Yakni Juni Panjaitan beserta istri dengan kesepakatan harga senilai Rp 67 juta. Sebagai bukti keseriusan pembeli, memberikan DP 10 Juta yang sebelumnya pembeli, berniat memberikan DP Rp 500 ribu. Namun, Penjual yaitu Dahlan Malau menolak Jika diberikan Rp 500 ribu sebagai pengikat keseriusan pembeli, kata Dahlan kepada Tim Investigasi mewawancarainya (29/9)
 

Akhirnya pembeli menyanggupi memberikan uang DP 10 juta, sesuai kwitansi diatas materai tertanggal 24 mei 2014 untuk pembayaran: Tanda jadi atau pembayaran dimuka, sebidang tanah dan bangunan tersebut dan sisa pembayaran akan dilunasi segera bila surat surat yang berkaitan telah selesai diurus dan ditandatangani oleh pihak pihak terkait. Uang atas pembayaran akan dikembalikan penuh apabila penjual tidak dapat menyelesaikan surat surat termaksud dalam jangka waktu paling lambat 2 minggu setelah ditandatangani kwitansi ini (Sesuai isi kwitansi tertanggal 24 Mei 2014).
 

Jelang sesudah seminggu, dari tanggal kwitansi, Penjual menemui Pembeli memberikan Surat Pernyataan Jual Beli. Penjual memperlihatkan surat pernyataan tersebut kepada pembeli, agar dilihat dahulu, Apakah ada yang kurang dari kalimat. Saat itu, Pembeli membawa pulang surat tersebut. 

Sesampainya dirumah, Penjual menelpon pembeli dan berkata “Keluarga saya tidak terima dengan bentuk surat yang dimaksud ini, Biar kalian tahu itu yah,” Saya membeli rumah itu, saya meminta bantuan keluarga saya untuk sisa pembayarannya. Saya batal membeli rumahmu, Katanya melalui telepon selularnya kepada Dahlan Malau. Dahlan menjawab, Kok begitu “Memang begitulah surat jual beli Tanah dan bangunan yang berdiri ditanah garapan”, Jawabnya kepada pembeli.
 

Tidak lama kemudian, Pembeli mendatangi rumah Dahlan Malau dan marah marah agar segera mengembalikan Uang Dp rumah itu. Tidak hanya itu saja, Kata Dahlan. Dewi Simangunsong, istri Juni Panjaitan berteriak teriak disekitar rumah Dahlan menyebut Dahlan Penipu. Saat itu, Istri Dahlan yaitu Masda Simatupang, seketika shock lemas mendengar teriakan Dewi yang seakan akan menyebut keluarga kami penipu, Ucap Masda Simatupang saat TIM kami, mintai kronologis. 

Dahlan Malau dengan itikad baik, saat itu ingin mengembalikan uang tersebut dengan memberika uang awal sebesar Rp 2 Juta dan sisanya akan dicicil, Jawab Dahlan kepada Dewi. Namun Dewi menolak, Harus semuanya sekarang kau kembalikan. Jawab Dahlan, Sebagian uang tersebut sudah kami gunakan untuk banyak keperluan, itu sebabnya rumah ini mau kami jual. Mendengar hal itu, Dewi tidak luluh hatinya malah kembali berteriak “Tidak mau, kembalikan uang kami dasar penipu kau atau ku laporkan polisi kau”.
 

Hampir sering Dewi Simangunsong menghampiri rumah Dahlan, Berteriak teriak “Dasar penipu kau agar, Kembalikan uang kami”, Teriakan tersebut kembali membuat warga gempar. Warga pun bertanya Tanya, apakah Dahlan sekeluarga adalah penipu? Ucap Masda Simatupang, sambil berkaca kaca meneteskan air mata. Bersambung (TIM) 

Baca Berita terkait:
1. Dahlan Malau Hadiri Panggilan Penyidik Dan Menolak Isi BAP yang Tidak Sesuai Fakta
2. Ny. Masda Simatupang Tidak Dapat Hadir, Pada Surat Panggilan Ke II dikarenakan Kurang Sehat
3. Juni Panjaitan Memberikan Keterangan, Sesaat Keluar Dari Ruangan Pemeriksaan Penyidik Polsek Tarumajaya
4. Oknum Polsek Taruma Jaya Diduga Berprofesi Ganda Sebagai Debkolektor
5. Pembeli Rumah Garapan Beserta 4 Oknum Polisi Mendatangi Rumah Dahlan Malau

 
Copyright © 2013-2017. Borbor News
  • Email redaksi: redborbornews@gmail.com