http://go.oclaserver.com/afu.php?id=1316778 Video Porno Ibu Guru Beredar, Warga Serbu Kantor Dispora - Borbor News Berita Online Republika Bidikan Orde Reformasi (Borbor News)
Anda menemukan atau mengalami "PUNGUTAN LIAR" Segera Laporkan melalui: www.saberpungli.id www.lapor.go.id Atau menghubungi: Telepon Hotline 193 SMS 1193
BORBOR: Berita Online Republika Bidikan Orde Reformasi | Email Redaksi: redborbornews@gmail.com | Email Iklan: iklanbn@gmail.com
Undang-Undang tentang Pers nomor 40 Tahun 1999 pasal 18 ayat 1“ Setiap orang yang secara melawan hukum dengan melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi tugas wartawan Sesuai ketentuan pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana penjara paling lama 2 tahun atau denda paling banyak Rp.500.000.000 (lima ratus juta rupiah)

Video Porno Ibu Guru Beredar, Warga Serbu Kantor Dispora

Ratusan warga di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan tengah memadati kantor Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dispora) setempat menuntut pencopotan salah seorang oknum guru yang berbuat mesum. Rabu, (21/08/2013). | KOMPAS.com / ABDUL HAQ
Bone, Bor2News- Ratusan warga di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, menyerbu Kantor Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dispora) setempat untuk menuntut pencopotan guru SD Negeri 51 Lambari bernama Hj Andi Sitti Amrah terkait peredaran video porno bersama pria yang bukan suaminya, Rabu (21/8/2013).

Ratusan warga Desa Lambari, Kecamatan Tellulimpoe, yang datang dengan menggunakan sepeda motor dan truk sempat terlibat ketegangan dengan sejumlah aparat keamanan setelah warga mendesak bertemu dengan kepala dinas (kadis).

"Bagaimana caranya mendidik kalau gurunya berbuat amoral. Kasihan murid-murid, makanya kami meminta bahwa guru ini segera dipecat," seru salah satu pengunjuk rasa.

Ratusan warga ini kemudian diterima kepala dinas setempat, Hj Andi Masati, untuk menyampaikan aspirasinya. Menanggapi hal itu, Masati mengaku akan tetap mengacu pada aturan hukum.
"Sekarang proses hukumnya kan berjalan dan kalau memang terbukti melanggar secara hukum, maka kami akan tindak sesuai dengan mekanisme yang ada," tutur Masati.

Kasus peredaran video asusila yang terjadi sekitar bulan Oktober 2012 ini telah dilaporkan suami pelaku ke Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Sinjai. Namun, hingga saat ini kasusnya masih dalam tahap penyelidikan. (Abdul Haq /Glori K. Wadrianto/Kompas)

Baca berita terkait:
1. Sadis, Korban pemerkosaan diperas & diperkosa Ayah Tirinya
2. Keterlaluan! Anak Ditinggal Sakit, Oknum PNS Pakpak Barat Ketangkap Selingkuh
 
Copyright © 2013-2017. Borbor News
  • Email redaksi: redborbornews@gmail.com