Surat Kabar Online : TRANSPARAN MENYAMPAIKAN INFORMASI
1 2 3 4 5 6

14 November 2018

PPSDM Laksanakan Seleksi Direktur Poltekkes Kemenkes Tahun 2018



BorborNews, Jakarta - Kepala Badan PPSDM melalui website resmi mengumumkan tentang uji kepatutan dan kelayakan pada seleksi terbuka jabatan Direktur Poltekkes Kemenkes Tahun 2018 melalui surat Nomor KP. 03.03/I/2747/2018 tanggal 9 November 2018. Berdasarkan surat itu, ada 20 orang calon direktur dari 9 (sembilan) Poltekkes yang mengikuti uji tersebut,  yaitu Aceh, Palembang, Denpasar, Jakarta II, Semarang, Jayapura, Ternate, Kalimantan Timur dan Banjarmasin.

Merespon hal tersebut, salah satu Alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012, Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA menghimbau Kepala Badan PPSDM Kesehatan Kemenkes RI agar menetapkan pejabat Direktur Poltekkes yang bersih dari korupsi.

"Saya sangat mengapresiasi tahapan pemilihan Direktur Poltekkes yang dimulai sejak tanggal 26 November 2018. Pemilihan mulai dari pendaftaran secara online, seleksi administrasi, dilanjutkan dengan assesment dan pemilihan oleh senat serta uji kepatutan dan kelayakan oleh Badan PPSDM Kesehatan di Jakarta," ujar Wilson.

Berdasarkan surat resmi yang ditandatangani oleh Usman Sumantri selaku Kepala Badan PPSDM, proses ujian itu dilaksanakan tanggal 12-13 November 2018 di Ruang Amarilis Lantai 2 Gedung dr. Soewardjono Soerjaninggrat, SPOG, DR (HC) Jalan Hang Jebat III Blok F3 Kebayoran Baru Jaksel.

"Saya mengingatkan Kepala Badan PPSDM agar dapat menetapkan orang yang baik dan jujur pada jabatan tersebut, tolong rekam jejak itu menjadi pertimbangan terakhir dalam pengambilan keputusan," kata Wilson yang merupakan tokoh pers nasional yang gigih mengkritisi perilaku korup para pejabat itu.

"Janganlah proses pemilihan yang terlihat sangat ketat ini menjadi tidak bermakna ketika direktur yang ditetapkan ternyata orang yang tidak mempunyai integritas, tidak jujur dan mempunyai rekam jejak yang tidak baik," himbau pria lulusan pascasarjana bidang Global Ethics dari Utrecht University, Belanda.

Upaya Pemerintahan Jokowi, lanjut Wilson, yang  menginginkan birokasi yang _good governance_ harus didukung oleh semua jajaran pemerintahan di bawahnya, termasuk juga Kementerian Kesehatan RI. "Semua pihak harus ikut mendorong agar keinginan pemerintah menciptakan iklim _good governance_ segera terwujud," imbuhnya lagi.

Bentuk dukungan dalam upaya pemberantasan korupsi diawali dengan penempatan pejabat yang bersih dari kesalahan dalam pengelolaan keuangan dan bahkan mengarah pada perilaku korupsi. Hal ini harus menjadi pertimbangan khusus untuk semua jabatan di Kemenkes. "Termasuk juga jabatan direktur Poltekkes," tukas Wilson.

Menurut pria yang menjabat sebagai Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) ini, mengatakan pengelolaan keuangan negara harus transparans dan akuntabel. "Saya selaku Ketua Umum PPWI tidak ingin melihat masih ada pejabat-pejabat di lingkungan pemerintahan yang terus menguras uang negara untuk kepentingan pribadi atau kepentingan kelompoknya. Jika ini terus berlangsung, maka pertanyaannya adalah kapan negara kita bebas dari korupsi?" ungkap Wilson dengan tegas.

Wilson juga menambahkan: "Oleh karenanya, Saya beserta segenap pengurus PPWI provinsi dan kabupaten/kota di seluruh Indonesia akan terus mengontrol roda pemerintahan untuk memperkecil peluang korupsi, termasuk juga di jajaran Poltekkes Kemenkes".

"Sudah cukuplah rakyat melihat tontonan di televisi, hampir setiap hari ada saja pejabat yang di-OTT KPK, rakyat sudah bosan dan menaruh harapan pada pemerintahan sekarang untuk terus membersihkan birokrat dari orang-orang jahat dan oportunis," pungkas Wilson yang juga menyelesaikan pendidikan masternya di Birmingham University, England dan di Linkoping University, Swedia ini. (APL/Red).
Ingin MENDAPAT INFO KAMI
Masukan Email anda dibawah kotak Lalu tekan "Subscribe" Setelah itu cek kotak Email lalu KONFIRMASI

Delivered by BorborNews
Sumber: / Redaksi




13 November 2018

Forum Kalimantan Barat & Pusdal Soksi Lakukan Baksos Kepada Anak anak Sekolah



BorborNews , Jakarta - Misi kemanusian tidak akan tenggelam dengan hiruk pikuk kampanye tahun pemilu yang sedang berjalan dan akan terus berjalan menabur kebaikannya ditengah2 rakyat yang membutuhkan sentuhan tangan2 dermawan yang peduli kepada anak anak sekolah, seperti yang dilakukan Pusdal Soksi bersama Forum Kalimantan di daerah pasar senen dalam VI no 11 Jakarta Pusat, Selasa 13 Nov 2019.

Acara yang ditujukan kepada anak anak sekolah ini bertujuan untuk menghargai jasa Pahlawan, seperti seruan Bung Karno dengan tulisan serta suaranya "Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarah bangsanya".

Dibawah pimpinan Bapak Petrus Marwan dan ketua wil tengah Pusdal Soksi Bapak Valentino barus bersama 60 peserta anak anak sekolah dan didampingan orangtua, memberi hiburan dan pertanyaan seputar nama Presiden RI yang pertama hingga sekarang.

Tidak sedikit yang mengetahui dari pertanyaan tersebut, ucap Petrus. Terpenting kita perlu memberitahu dan menanamkan budi pekerti dari nilai pancasila yang telah dibuat oleh pahlawan yang telah berkorban memperjuangkan kemerdekaan.

Senada komentar dari Hotma Roland Pasaribu yang peduli melakukan kegiatan sosial didaerah kota Depok, mengapresiasikan kegiatan baksos dengan tema acara tersebut.

Hotma yang merupakan Caleg dari PSI untuk dapil Kota Bekasi dan Depok no urut 3 dapil 6 Jawa Barat berharap dapat bersama sama untuk melakukan hal serupa didaerah pilihannya, saya salut kepada Pudal Soksi dan Forum Kalimantan Barat, ucap Hotma. (Red/netty)
Ingin MENDAPAT INFO KAMI
Masukan Email anda dibawah kotak Lalu tekan "Subscribe" Setelah itu cek kotak Email lalu KONFIRMASI

Delivered by BorborNews
Sumber: / Redaksi




Memiliki Senjata Api Rakitan, Pria Stabat Di Tangkap Polsek Patumbak


BorborNews - 
Medan, BorborNews - Seorang pria berinisial Roz (36) warga Jalan Merangin Sungai Manau, Jambi / Ampera, Kecamatan Mampu, Stabat. Berlagak seperti koboy, yang telah memiliki senjata api rakitan. Akibat perbuatanya, yang telah memilikki senjata api rakitan. Roz ditangkap Team penangan gangguan khusus (Pegasus) Polsek Patumbak, Minggu (11/11/2018) pukul 02:00 Wib. 
Saat dilakukan penangkapan, Team ( Pegasus) Polsek Patumbak,  mengamankan barang bukti berupa sepucuk senjata api rakitan beserta 4 butir amunisi dan 1 buah Kunci T.

Kapolsek Patumbak AKP Ginanjar Fitriadi yang didampingi  Kanit Reskrim Polsek Patumbak Iptu Budiman Simanjuntak kepada Wartawan Senin (12/11/2018) mengatakan" Sebelum menangkap Roz, pihaknya saat itu sedang melaksanakan patroli di wilayah hukumnya. Namun kemudian, petugas mendapatkan informasi dari masyarakat, bahwa di Jalan Sisingamangaraja Km 8 tepatnya di depan galon minyak ada seorang pria yang gerak-geriknya mencurigakan.
"Sehingga tim pun langsung ke lokasi dan melakukan pemantauan. Namun saat akan diperiksa, tersangka justru melarikan diri sehingga dilakukan pengejaran," ungkapnya.

 Ginanjar menjelaskan, tak berapa lama kemudian, petugas berhasil menangkap pelaku dan langsung dilakukan pemeriksaan badan dan barang bawaannya.

Saat diperiksa di temukan sepucuk senjata api rakitan yang di selipkannya di pinggang sebelah kanannya. Selain itu di dalam tas sandang yang di bawa pelaku juga di temukan 3 butir peluru aktif kaliber 9 (peluru FN), 1 butir peluru aktif kaliber 0,8 (peluru revolver) dan 1 buah anak kunci T," Tegasnya.

Melihat apa yang dibawa pelaku,  pihaknya langsung memoyong Roz beserta barang bukti ke Polsek Patumbak untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Tersangka dijerat dengan undang undang darurat no 12 tahun 1951," tegasnya.
Disinggung mengenai bahwasanya Roz adalah pelaku perampokan,  Ginanjar menyebutkan, hal itu masih harus ditelusuri.

"Utuk indikasi sebagai pelaku 365, hal itu masih kita telusuri," Kata orang nomor 1 di Polsek Patumbak AKP Ginanjar Fitriadi.(Afd).
Ingin MENDAPAT INFO KAMI
Masukan Email anda dibawah kotak Lalu tekan "Subscribe" Setelah itu cek kotak Email lalu KONFIRMASI

Delivered by BorborNews
Sumber: / Redaksi




Soal Pembalut Wanita Untuk Mabuk, Poldasu Belum Temukan Kasus


BorborNews - 
Medan, BorborNews - Kasus rebusan , bekas pembalut wanita jadi perbincangan. Soalnya, di Pulau Jawa sudah ada kedepatan pecandu bekas pembalut wanita yang direbus. Usai direbus, air bekas pembalut wanita diminum.

Informasi yang beredar, air bekas pembalut wanita yang direbus . Diminum dapat memiliki sensi, seperti mengkonsumsi narkotika jenis sabu.

Mendengar fenomena tersebut, Direktur Reserse (Dirres) Narkoba Polda Sumatera Utara ( Sumut), Kombes Pol.Hendri Marpaung, mengaku belum ada menemukan kasus tersebut , di Sumut.

“Pemantauan kelapangan sudah kita lakukan dengan menugaskan personel, namun tidak mendapatinya. Sejauh ini kasusnya belum ada,” ungkapnya kepada wartawan, Jumat (9/11).

Karenanya, menurut Hendri, perlu dilakukan penelitian mendalam untuk mengetahui apakah benar ada zat adiktif yang terkandung dalam pembalut wanita itu. Hal ini lah ujar dia, yang kini sedang diteliti oleh Badan Narkotika Nasional (BNN).

“Kalau kata Deputi Pemberanrasan BNN pak Irjen Pol Arman Depari, perlu dilakukan dulu penelitian terhadap pembalut wanita, apakah ada terkandung zat adiktif yang bisa membuat orang yang mengonsumsi air rebusannya menjadi teler,” sebutnya.

Ia menjelaskan, di dalam pembalut wanita terdapat gel yang berfungsi untuk menyerap cairan. Tapi ia menegaskan, pihaknya belum mengetahui pasti apakah gel itu yang memiliki zat adiktif bila direbus air atau tidak

Itu yang kita belum tahu, apakah di gel nya atau di mananya. Artinya masih dalam penelitian,” tuturnya.

Untuk itu, lanjutnya, andaikata kejadian seperti di Pulau Jawa itu juga ditemukan di Sumut atau Kota Medan, pihaknya sendiri masih sulit untuk mempidanakan orang yang mengkonsumsinya.

“Soal apakah orang yang mengonsumsinya bakal terjerat pasal penyalahgunaan narkotika, kita juga belum bisa menyangkakan hal itu,” pungkasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, yang dikonfirmasi mengenai fenomena aneh remaja di Pulau Jawa itu mengaku terkejut. “Wah baru dengar saya, soal itu,” ungkapnya.

Sebagai juru bicara Polda Sumut, ia mengaku belum ada menerima laporan dari polres-polres sejajaran, terkait ada tidaknya warga yang diamankan perihal meminum air rebusan pembalut wanita itu.

“Sejauh ini belum ada laporan ke kita. Nanti coba di monitor, bila ada akan diinformasikan,” katanya. (Afd).
Ingin MENDAPAT INFO KAMI
Masukan Email anda dibawah kotak Lalu tekan "Subscribe" Setelah itu cek kotak Email lalu KONFIRMASI

Delivered by BorborNews
Sumber: / Redaksi




Polres Pelabuhan Belawan Basmi Penyakit Masyarakat Dengan OPS K2YD


BorborNews - 
Medan, BorborNews - Demi kenyamanan,  masyarakat dilingkunganya masing - masig. Polres Pelabuhan Belawan, melaksanakan OPS K2YD, Minggu ( 11/11/2018) pukul 10.00 Wib dalam konfrensi Persnya.
OPS K2YD,  terlaksana dari, Sabtu (10/11/2018) pukul 22:00 Wib s/d pukul 03:00 Wib. Sasaran utama OPS K2YD, ialah basmi penyakit Masyarakat.

Hadir dalam kegiatan OPS K2YD, Kapolres Pelabuhan Belawana AKBP Ikhwan Lubis SH MH, Wakapolres Pelabuhan Belawan, Ketua MUI Medan Deli H.Syamsul Bahri, Kasat Reskrim, Kasat Binmas, Kasat Sabhara dan sejumlah jurnalis.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis SH MH dalam konfresi Persnya mengatakan" Selama kegiatan OPS K2YD berjalan, 50 orang pengunjung yang berhasil diamankan dari sebuah Kafe / Kedai Tuak. Mereka ini semua, tidak ada identitas makanya kita amankan. Masing - masing, yang berhasil diamankan 33 orang pria dan 17 orang wanita.

Untuk barang bukti yang diamankan,  162 botol miras berbagai merek, 3 ember dan 1 jerigen yang berisikan minuman tuak. Lalu  petugas juga mengamankan,  3 orang yang bermain judi kartu remi , dengan barang bukti 1 set kartu joker dan uang sebesar Rp.144.000. Selain itu, petugas juga turut mengamankan 1 orang penjaga judi jackpot, dengan barang bukti 18 unit mesin judi jackpot yang berhasil diamankan" Ucap orang nomor 1 di Polres Pelabuhan Belawan dalam fres Relesnya.

Usai Kapolres Pelabuhan Belawan memberi keterangan, ketua MUI Medan Deli H.Syamsul Bahri sangat mengapresiasi Kinerja Polri khususnya Polres Pelabuhan Belawan.

" Saya sangat mengapresiasi, dengan Kinerja Polres Pelabuhan Belawan. Yang telah, rutin melakukan razia penyakit masyarakat. Mudah - mudahan, dikepemimpinan bapak Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Ikhwan Lubis SH MH. Wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan, bersih dari berbagai penyakit masyarakat apapun" Kata Ketua MUI Medan Deli H.Syamsul Bahri.

Kegiatan dilanjutkan, Ketua MUI Medan Deli H.Syamsul Bahri, memberi tausia kepada seluru pelaku. Agar seluruh,  pelaku yang diamankan Polres Pelabuhan Belawan. Tidak mengulangi kembali perbuatanya.

Sampai saat ini, seluruh pelaku. Masih dilakukan,  pemeriksaan oleh petugas. Apabila, seluruh pelaku ada terbukti melakukan tindak pidana, selama menjalanni pemeriksaan penyidik. Akan dilakukan penahanan. (Afd).
Ingin MENDAPAT INFO KAMI
Masukan Email anda dibawah kotak Lalu tekan "Subscribe" Setelah itu cek kotak Email lalu KONFIRMASI

Delivered by BorborNews
Sumber: / Redaksi




Ditangkap Edarkan Narkoba, Wanita Judes Tak Berkutik


BorborNews - 
Medan, BorborNews - Sepintar apapun,  mengedarkan barang haram sejenis sabu,  pasti tercium oleh Polisi juga. Salah satunya, seorang wanita bernama Nur Awami Jambak (29), yang dikenal judes  warga Jalan Mantri, Kelurahan Aur. Ditangkap, Team penangan gangguan khusus ( Pegasus ) Polsek Medan Kota di Jalan Letjen Suprapto / Jalan Badur, Kelurahan Hamdan, Kecamatan Medan Maimun, Jumat (9/11/2018) malam.

Berawal Nur Awami ditangkap, saat Team ( Pegasus ) Polsek Medan Kota grebek kampung narkoba ( GKN) di Jalan Suprapto / Jalan Badur. Waktu Team ( Pegasus) Polsek Medan Kota, mengobrak - ngabrik  (GKN) tersebut. Nur Awami, yang lagi santai sambil menunggu pasien yang mau beli sabu kepadanya. Spontan terkejut , melihat Team ( Pegasus) Polsek Medan Kota gerebek kampung narkoba ( GKN) tersebut.

Tersangka yang mencoba mengelabuhi petugas seketika pucat dan jantungan. Sebab, gerak gerik mencurigakan mulai terbaca saat tersangka merogoh kantong celana, kebodohan tersangka terlihat saat botol redoxon yang dilemparkannya tersorot lensa mata salah satu petugas, setelah dicek ternyata isinya mengejutkan.

Didepan mata tersangka dan disaksikan petugas, ternyata isi dari botol tersebut adalah 2 paket narkoba jenis shabu. Dengan begitu petugas langsung mengikat tersangka dan menggeledah badan, dari lokasi tersebut didapati uang hasil penjualan narkoba sebesar Rp. 155.000, dan 2 paket shabu jenis narkoba.

Ketika diintrogasi, tersangka mengaku bahwa barang tersebut adalah miliknya. Selanjutnya, pemilik beserta barangbukti digeret ke Komando guna penyidikan dan pengembangan serta proses hukum selanjutnya.

Kapolsek Medan kota, Kompol Revi Nervelani, saat dikonfirmasi sejumlah wartawan  membenarkan penangkapan tersebut, “benar bang, tersangka diamankan personil pasca pelaksanaan GKN. Narkoba musuh kita bersama, karna sudah merusak generasi bangsa serta dampaknya sangat buruk bagi pengkonsumsi, maka dari itu mari kita basmi para bandar beserta peredarnya,” ungkap  orang nomor 1 di Polsek Medan Kota.

Sejumlah masyarakat mengatakan" Cocok kali Jalan Badur itu di grebek, soalnya sudah bebas kali peredaran narkoba disitu. Kalau perlu, disikat habis Jalan Badur itu agar bersih dari narkoba. Kami menduga, masih banyak lagi bandarnya itu. Dan kalau bisa, bandar narkoba yang ditangkap Polisi . Diberi hukum sesuai dengan Pasalnya. Agar ada , efek jera buat bandar narkoba tersebut" Ucap sejumlah warga. (Afd).
Ingin MENDAPAT INFO KAMI
Masukan Email anda dibawah kotak Lalu tekan "Subscribe" Setelah itu cek kotak Email lalu KONFIRMASI

Delivered by BorborNews
Sumber: / Redaksi




Buat Laporan Palsu Di Kantor Polisi, Berujung Masuk Penjara


BorborNews - 
Medan, BorborNews - Masyarakat Sumatera Utara dan Medan sekitarnya, jangan coba - coba membuat Laporan dikantor Polisi. Pasalnya, Polsek Medan Delitua. Berhasil, mengungkap kasus pelaporan palsu bernama Teuku Eka Desla Dimora (20) warga Jalan Purwo Gang Bersama, Desa Kedai Durian, Kecamatan Delitua.

Kapolsek Delitua, Kompol BL.Malau yang didampingi  personelnya dalam fres reles, Jumat (9/11/2018) sore mengatakan" Tersangka atas nama Teuku Eka Desla Dimora, buat laporan palsu di Polsek Delitua dengan Nomor LP /1303 / XI / 2018 / Reskrim / Sek Delta tanggal (03/11/2018. Pengakuan tersangka sama petugas bernama , Patar Tumanggor. Bahwa sepeda motor miliknya, dibegal di Jalan Brigjend Hamid / Kanal wilayah hukum Polsek Delitua. Setelah petugas, melakukan olah tempat kejadian perkara ( TKP). Ternyata, sepeda motor tersangka tidak dibegal. Saat diintrogasi lebih lanjut oleh petugas. Tersangka Teuku Eka Desla Dimora, mengaku  telah menjual sepeda motor miliknya, yang masih dalam pengkreditan. Karena,  tidak sanggup membayar kredit sepeda motor tersebut.

Tersangka dibawak oleh petugas, ke Mapolsek Delitua untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya. Atas perbuatanya, yang telah membuat laporan palsu di Polsek Delitua. Tersangka,  dikenai Pasal 242 ayat 1 subs 220 dengan ancaman 7 tahun penjara.

Saya Kapolsek Delitua Kompol BL.Malau menyampaikan pesan - pesan Kambtimas. Jika masyarakat tidak mampu, membayar utang pengkreditanya. Kembalikan saja, sepeda motor yang masih dalam tunggakan, ke Lesing tersebut. Atau apabila tidak mampu, lebih baik jangan kredit sepeda motor. Ketika ada terjadi permesalahan, Polisi yang disalahkan. Karena, Polsek Delituan akan melaksanakan olah ( TKP)" Imbaunya. (Afd).
Ingin MENDAPAT INFO KAMI
Masukan Email anda dibawah kotak Lalu tekan "Subscribe" Setelah itu cek kotak Email lalu KONFIRMASI

Delivered by BorborNews
Sumber: / Redaksi




Total Tayangan Halaman

 
Copyright © 2018 Borbor News . All Rights Reserved.