http://go.oclaserver.com/afu.php?id=1316778 Borbor News Berita Online Republika Bidikan Orde Reformasi (Borbor News)
Ingin pasang iklan di http://www.borbornews.com Pembaca setiap hari 10.000 Minat hubungi kami via email: iklanbn@gmail.com
BORBOR: Berita Online Republika Bidikan Orde Reformasi | Email Redaksi: redborbornews@gmail.com | Email Iklan: iklanbn@gmail.com
Undang-Undang tentang Pers nomor 40 Tahun 1999 pasal 18 ayat 1“ Setiap orang yang secara melawan hukum dengan melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi tugas wartawan Sesuai ketentuan pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana penjara paling lama 2 tahun atau denda paling banyak Rp.500.000.000 (lima ratus juta rupiah)
loading...

1 2 3 4 5 6

SPBE Pulogebang Cakung di Tanah Sengketa, Pertamina Cuek


BorborNews - Direktur Eksekutif Aliansi Pertanahan Rakyat (Alpertra), William Syah menagih janji pengadilan kepada PT. Pertamina atas beroperasinya SPBE atas nama PT. Garis Cakratama yang terletak di Jl. Komarudin, Cakung Jakarta Timur.

Berdasarkan putusan perkara No. 504 PK/PDT/2016 pada tanggal 16 Februari 2017, William menegaskan bahwa seharusnya PT. Garis Cakratama tidak memiliki hak kepemilikan apapun terhadap tanah yang digunakan tanpa seizin pemiliknya yaitu PT. Bumi Indira Wisesa.

“Kenapa Pertamina sampai sekarang masih memberikan izin operasional untuk SPBE, kan aneh. Saya tegaskan dengan adanya putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia pada 16 Februari 2017, PT. Garis Cakratama tidak berhak dan tidak memiliki hak apapun atas tanah yang saat ini dikuasai dan dimanfaatkan sebagai SPBE,” kata William di Jakarta (11/12).

William mengatakan, meskipun pihak Pertamina sempat menghentikan izin operasional dan pasokan gas dua kali pada Juni 2012 dan Juli 2016, namun dari awal izin operasi SPBE sudah menyalahi aturan karena dibangun di atas tanah milik orang lain dan tidak memiliki sertifikat sebagai bukti kepemilikan yang sah.

“Seharusnya dari awal Pertamina tidak mengizinkan, karena dari awal proses pengurusan izin SPBE sudah menyalahi aturan. Apalagi Pertamina sudah pernah disomasi oleh pemilik lahan yang sah dan operasi telah berjalan dalam jangka waktu beberapa tahun,” tutur William.

Menurut William, pemberian izin operasi SPBE pada PT. Garis Cakratama sebenarnya bisa merugikan PT. Pertamina sendiri karena dikhawatirkan kasus akan semakin berkembang dan Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Timur mengeksekusi paksa sehingga jika itu terjadi maka pihak PT. Pertamina akan merugi.

“Pertamina tidak bisa menggantungkan kasus ini, sebab hingga saat ini mereka masih belum dapat dikonfirmasi,” pungkas William.

Diketahui, SPBE Pulogebang masih beroperasi hingga saat ini dan pihak Pertamina juga belum dapat dimintai keterangan lebih lanjut perihal hal tersebut. Di sisi lain, Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Timur telah memutuskan untuk diadakan eksekusi pengosongan paksa pada tanggal 13 Desember 2017.
Ingin MENDAPAT INFO LOKER
Masukan Email anda dibawah kotak Lalu tekan "Subscribe" Setelah itu cek kotak Email lalu KONFIRMASI

Delivered by BorborNews
Sumber: / Redaksi




Apresiasi Pelayanan Publik DKI Jakarta, Ombudsman RI Beri Penghargaan


BorborNews - Ombudsman Republik Indonesia (ORI) menganugerahkan Predikat Kepatuhan Tinggi (Zona Hijau) terhadap Standar Pelayanan Publik sesuai Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan nilai 85,43.

Nilai tersebut diperoleh setelah tim survei mengambil sampel sebanyak 1790 produk layanan, yang mendistribusikan proses pelayanan administratif perizinan dan non perizinan secara merata dari level paling atas hingga kelurahan.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi DKI Jakarta, Edy Junaedi mengatakan pencapaian tersebut merupakan hal yang baik dan memotivasi seluruh tim untuk bekerja lebih baik lagi.

“Kunjungan ini sangat berharga. Kami berhasil meraih Predikat Kepatuhan Tinggi (Zona Hijau) dari Ombudsan RI dengan objek penilaian dari kinerja DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta. Pencapaian ini tentunya merupakan hasil kerja keras nyata dalam setia melayani masyarakat Jakarta,” ujar Edy di Mal Pelayanan Publik, Jakarta.

DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta terus berkomitmen untuk mempertahankan Predikat Kepatuhan Tinggi dengan cara melakukan inovasi pelayanan tiada henti memberikan yang terbaik bagi warga Ibukota, diantaranya melalui layanan Izin Online, Antar Jemput Izin Bermotor (AJIB), Mobil AJIB, Video Call melalui website pelayanan.jakarta.go.id, Tanya PTSP 1500-164, Antrian Online, Tanda Tangan Elektronik, Jasa Arsitek Gratis untuk bangunan rumah tinggal dengan luasan dibawah 200 meter persegi, IMB 3 Jam, PTSP Goes To Mal dan lain sebagainya.

“Kami senantiasa melakukan inovasi pelayanan publik secara masif dan berkesinambungan agar ada akselerasi peningkatan kualitas pelayanan publik di DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta," ujarnya.

Inovasi yang dilakukan tersebut juga mendapatkan apresiasi dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) melalui Pusat Inovasi Pelayanan Publik, Kedeputian Inovasi Administrasi Negara yang telah merilis hasil pengukuran indeks persepsi inovasi pelayanan publik di DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta dan diperoleh Nilai 82,90 dengan kualifikasi tingkat inovasi pelayanan publik A (Sangat Inovatif).

“Nilai Indeks Persepsi Inovasi Pelayanan Pelayanan Publik DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta dari LAN yang mencapai angka 82,90 dengan kualifikasi sangat inovatif merupakan pencapaian yang didapat melalui penerapan nilai-nilai SETIA (Solusi, Empati, Tegas, Inovasi, dan Andal) yang kami lakukan selama ini," ujar Edy.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta menerima kunjungan pimpinan Ombudsman Republik Indonesia (ORI) beserta jajaran yang terdiri dari para Asisten Pusat, para pejabat struktural di Sekretariat Jendral, para Kepala Perwakilan 33 Provinsi di Indonesia dan para Asisten perwakilan dengan total peserta berjumlah 132 orang ke Mal Pelayanan Publik Provinsi DKI Jakarta pada Jumat (8/12).

“Kunjungan tersebut merupakan bentuk apresiasi ORI terhadap semangat peningkatan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan, cepat, mudah, terjangkau, aman dan nyaman, serta bagian dari agenda Rapat Kerja Akhir Tahun 2017 Ombudsman Republik Indonesia," ujar  Ketua Ombudsman Republik Indonesia, Amzulian Rifai.
Ingin MENDAPAT INFO LOKER
Masukan Email anda dibawah kotak Lalu tekan "Subscribe" Setelah itu cek kotak Email lalu KONFIRMASI

Delivered by BorborNews
Sumber: / Redaksi




Sandiaga Uno Sebut Dinas Ini Ujung Tombak Lahirnya Pengusaha Baru


BorborNews - Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Sandiaga Uno menyampaikan apresiasi kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi DKI Jakarta yang telah memfasilitasi diskusi antara UKM, pengusaha menengah dan pemerintah. Sandi menyebut DPMPTSP merupakan ujung tombak lahirnya pengusaha baru. Ia harap Edy Junaedi selaku kepala DPMPTP terus  memberikan pelayanan prima serta menangani keluhan dari pelaku usaha dengan baik.

“Kita sangat mengapresiasi Kepala DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta yang telah mengadakan kegiatan Matchmaking ini. Beliau merupakan ujung tombak dari pembangunan UKM ke depan karena merupakan unsur pelaksana dalam penyelenggaraan perizinan usaha. Kebanyakan pelaku usaha memiliki persoalan seputar penerbitan izin. Jadi Insya Allah, dengan diskusi ini  kedepannya  perizinan akan lebih dimudahkan dan usaha bisa lebih maju,” kata Sandi saat memberikan sambutan acara Matchmaking yang diinisiasi oleh DPMPTSP di Balaikota, Jakarta.

Dirinya juga menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memiliki sebuah agenda prioritas yakni menciptakan lapangan kerja baru yang lebih berkualitas di wilayah DKI Jakarta.

“Saya dan pak Anies punya agenda yang sangat krusial yakni menciptakan lapangan kerja baru di wilayah DKI Jakarta yang lebih berkualitas dan kreatif. Oleh sebab itu, kita ingin menghadirkan suasana iklim usaha yang kondusif dan berpihak pada usaha kecil menengah,” papar Sandi.

Dirinya juga mengimbau kepada perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) untuk melibatkan pelaku UKM baik dalam proses produksi maupun proses distribusi. Hal ini dikatakan Sandi sebagai cara efektif untuk menggerakan ekonomi akar rumput dan mengentaskan ketimpangan ekonomi di Ibu Kota.

“Saya titip ke perusahaan PMA dan PMDN untuk memberikan kesempatan bagi UKM untuk ikut bekerjasama baik dalam proses produksi atau mungkin jadi distributornya. Perusahaan anda boleh bertambah besar tapi jangan lupa untuk menggerek yang kecil supaya ikut bertumbuh sehingga akhirnya masalah ketimpangan bisa kita selesaikan,” kata Sandi menjelaskan.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta juga memberikan motivasi kepada para pelaku usaha Mikro, Kecil dan Menengah agar dapat terus mengembangkan usahanya menuju level yang lebih tinggi.

“Agar pelaku UKM bisa “naik kelas”, kita harus menerapkan empat as, yaitu kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas,” ujar Sandi memotivasi.
Ingin MENDAPAT INFO LOKER
Masukan Email anda dibawah kotak Lalu tekan "Subscribe" Setelah itu cek kotak Email lalu KONFIRMASI

Delivered by BorborNews
Sumber: / Redaksi




Dekat Dengan Generasi Milenial, Dede Sudiro Berpeluang di Pilgub Jateng


BorborNews - Menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2018 dan 2019 mendatang, generasi milenial diprediksi akan mendominasi suara di pemilu. Berdasarkan data BPS, hingga pemilu tahun 2019, akan ada sekitar 47 – 50 persen pemilih muda.

Tingginya angka pemilih muda yang didominasi kaum milenial bisa mempengaruhi keterpilihan kandidat pemilu, tidak terkecuali pada Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah tahun 2018–2019. Juara Tinju Dunia Kelas Bulu, Chris John juga memberikan komentar terhadap fenomena tersebut.

“Generasi milenial pada Pilkada Jateng 2018 nanti jadi penentu, jumlahnya besar dan mereka punya pandangan tersendiri. Para kandidat harus bisa mengambil simpati mereka,” kata Chris John saat diwawancarai oleh wartawan (07/12).

Chris John mengatakan, generasi milenial yang tumbuh di era perkembangan teknologi pada umumnya bersifat terbuka, kreatif dan komunikatif. Kebanyakan dari mereka menginginkan pemimpin yang dekat dengan masyarakat, apa adanya dan punya pandangan visioner.

“Sejauh ini Jateng memiliki kandidat-kandidat unggulan, paham betul tentang ekonomi maupun politik. Beberapa diantaranya mantan birokrat dan pengusaha, tapi tidak semuanya dekat dengan generasi milenial,” tutur Chris John.

Salah satu tokoh potensial yang dianggap dekat dengan generasi milenial yaitu Dede Indra Permana Sudiro. Tokoh yang akrab dengan panggilan Dede Sudiro adalah tokoh yang aktif dan memimpin organisasi pemuda Jawa Tengah yaitu Karang Taruna.

“Rekan saya, Mas Dede memang dekat dengan para pemuda generasi milenial.  Beliau juga memimpin organisasi Karang Taruna Jawa Tengah” imbuh Chris John.

Menurut Chris John, kedekatan Dede dengan pemuda generasi milenial juga nampak dari keseharian Dede yang sederhana namun aktif merangkul pemuda lewat kegiatan-kegiatan yang diwadahi oleh Karang Taruna. Kedepannya Chris John berharap, Dede terus memprioritaskan para pemuda sebagai generasi milenial yang berpotensi terutama ketika Dede terpilih nanti.
Ingin MENDAPAT INFO LOKER
Masukan Email anda dibawah kotak Lalu tekan "Subscribe" Setelah itu cek kotak Email lalu KONFIRMASI

Delivered by BorborNews
Sumber: / Redaksi




Ciptakan 200 Ribu Pengusaha, Pemprov DKI Jakarta Bangun Kemitraan UKM dengan "Pengusaha Kakap"


BorborNews - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi DKI Jakarta menggelar kegiatan Matchmaking Pelaku UKM dengan Pengusaha Besar alias "Kakap", Rabu, (06/12/2017) di Ruang Pola Blok G Balai Kota Provinsi DKI Jakarta.

Kepala DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta, Edy Junaedi mengatakan kegiatan Matchmaking ini merupakan salah satu dari tujuh arah kebijakan penanaman modal sesuai dengan lampiran Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 16 Tahun 2012 Tentang Rencana Umum Penanaman Modal yaitu pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Koperasi (UMKMK) dengan strategi kemitraan berupa hubungan (kerjasama) antara dua pihak atau lebih pelaku usaha.

“Kegiatan Matchmaking ini merupakan sarana untuk membangun kemitraan antar pelaku usaha besar dengan UKM. Sekaligus mencari solusi atas hambatan yang dihadapi pengusaha dalam melaksanakan aktivitas usahanya, dan memberikan motivasi kepada pelaku usaha agar tetap eksis ditengah persaingan usaha yang semakin ketat, ” ujar Edy.

Selain itu, Edy menyampaikan kegiatan ini untuk mendukung Program Gubernur Provinsi DKI Jakarta untuk menciptakan 200 ribu wirausaha baru dalam lima tahun mendatang.

“DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta siap menciptakan iklim usaha yang kondusif di Jakarta dengan berkontribusi menciptakan 200.000 wirausaha di Ibukota sesuai Program Gubernur” ujar Edy.

Hasil diskusi dari kegiatan Matchmaking ini diharapkan dapat menghasilkan sejumlah manfaat seperti mengimplementasikan program pemberdayaan UKM, membuka peluang usaha kerjasama investasi di berbagai sektor dan menciptakan iklim investasi yang lebih baik.

“Kita juga mendorong terciptanya sinkronisasi arah kebijakan dan strategi dalam pengembangan penanaman modal antara pemerintah, perbankan dan dunia usaha. Serta meningkatkan kualitas produk lokal dalam menghadapi daya saing usaha di era masyarakat ekonomi ASEAN ini,” jelas Edy.

Hadir dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Sandiaga Salahudin Uno menyampaikan apresiasi kepada Kepala DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta yang telah memfasilitasi diskusi antara UKM, pelaku bisnis besar, dan pemerintah. DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta sebagai ujung tombak pembangunan usaha diharapkan mampu memberikan pelayanan prima serta menangani keluhan dari pelaku usaha dengan baik.

“Kita sangat mengapresiasi Kepala DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta yang telah mengadakan kegiatan Matchmaking ini. Beliau merupakan ujung tombak dari pembangunan UKM ke depan karena merupakan unsur pelaksana dalam penyelenggaraan perizinan usaha. Kebanyakan pelaku usaha memiliki persoalan seputar penerbitan izin. Jadi Insya Allah, dengan diskusi ini  kedepannya  perizinan akan lebih dimudahkan dan usaha bisa lebih maju,” kata Sandi saat memberikan sambutan.

Dirinya juga menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memiliki sebuah agenda prioritas yakni menciptakan lapangan kerja baru yang lebih berkualitas di wilayah DKI Jakarta.

“Saya dan pak Anies punya agenda yang sangat krusial yakni menciptakan lapangan kerja baru di wilayah DKI Jakarta yang lebih berkualitas dan kreatif. Oleh sebab itu, kita ingin menghadirkan suasana iklim usaha yang kondusif dan berpihak pada usaha kecil menengah,” papar Sandi.

Dirinya juga mengimbau kepada perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) untuk melibatkan pelaku UKM baik dalam proses produksi maupun proses distribusi. Hal ini dikatakan Sandi sebagai cara efektif untuk menggerakan ekonomi akar rumput dan mengentaskan ketimpangan ekonomi di Ibu Kota.

“Saya titip ke perusahaan PMA dan PMDN untuk memberikan kesempatan bagi UKM untuk ikut bekerjasama baik dalam proses produksi atau mungkin jadi distributornya. Perusahaan Anda boleh bertambah besar tapi jangan lupa untuk menggerek yang kecil supaya ikut bertumbuh sehingga akhirnya masalah ketimpangan bisa kita selesaikan,” kata Sandi menjelaskan.
Ingin MENDAPAT INFO LOKER
Masukan Email anda dibawah kotak Lalu tekan "Subscribe" Setelah itu cek kotak Email lalu KONFIRMASI

Delivered by BorborNews
Sumber: / Redaksi




Pakar Digital Ini Diundang Kampus Pangeran William Paparkan Perkembangan “New Media”


BorborNews - Perkembangan new media di era teknologi informasi dan komunikasi di negara- negera berkembang kawasan Asia Tenggara bisa dikatakan cukup pesat. Di Indonesia misalnya, dalam satu dekade ini banyak hal yang berbeda dan berubah dibandingkan dengan cara yang berkembang sebelumnya.

Hal tersebut menjadi alasan Universitas St. Andrew di Skotlandia mengundang Pakar Digital, Anthony Leong untuk hadir sebagai salah satu narasumber dalam kegiatan riset yang diadakan di kampus Pangeran William itu

“St. Andrew saat ini tengah melakukan riset mengenai kemajuan teknologi komunikasi di negara- negara berkembang kawasan Asia Tenggara, salah satunya Indonesia. Mereka meminta pendapat tentang bagaimana teknologi komunikasi di Indonesia bisa berkembang pesat,” ujar Anthony saat dihubungi (6/12).

Anthony sendiri diketahui merupakan Koordinator Anies-Sandi Digital Volunteer (INSIDER) yang berhasil menjaring dukungan massa lewat kampanye digital yang dilakukan melalui media sosial di Pilkada DKI Jakarta 2017.  Hal tersebut, dianggap sebagai sebuah revolusi kampanye yang lebih modern dan berhasil menggeser cara- cara kampanye konvensional.

“Ya, mengenai hal tersebut kita jelaskan ke mereka bahwa Indonesia sudah bertransformasi dalam cara berkomunikasi. Sekarang sudah ke arah digital komunikasi media yang lebih inovatif dan menarik. Dalam hal ini bisa kampanye politik, kampanye produk atau jasa lainnya,” ujar CEO Menara Digital itu.

Bahkan, sambung Anthony, dari penelitian yang dilakukan oleh Universitas St. Andrew, Indonesia lebih maju dari Skotlandia dalam hal penggunaan media digital dan media sosial. Meskipun tidak dipungkiri bahwa masih banyak masyarakat yang belum dapat memanfaatkan kemajuan teknologi secara arif dan bijaksana atau menyalahgunakannya untuk tindakan- tindakan negatif.

“Indonesia lebih maju daripada Skotlandia dalam penggunaan media sosial meskipun teknologi disana lebih unggul namun masyarakatnya kurang optimal dalam memanfaatkan media sosial dan kurangnya kreativitas. Sementara, masyarakat di Indonesia cenderung lebih banyak berkomunikasi dan berkreasi lewat medsos hanya saja harus ada koridor dalam penggunaannya,” ungkap Anthony.

Seperti diketahui, Universitas St. Andrew merupakan univeristas tertua di Skotlandia. Kampus ini memiliki banyak alumni ternama seperti Menteri Pertama Skotlandia, Alex Salmond, Sekretaris Negara untuk Pertahanan, Michael Fallon, hingga bangsawan Pangeran William yang pernah mengambil jurusan Geografi.
Ingin MENDAPAT INFO LOKER
Masukan Email anda dibawah kotak Lalu tekan "Subscribe" Setelah itu cek kotak Email lalu KONFIRMASI

Delivered by BorborNews
Sumber: / Redaksi




JRPP Desak Anies–Sandi Audit Izin Tower & Billboard


BorborNews - Direktur Eksekutif Jakarta Research and Public Policy (JRPP), Muhamad Alipudin menyatakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno untuk segera audit perizinan tower dan billboard di Jakarta.

“Perizinan Tower dan Billboard yang sudah ada di sekitaran Jakarta ini harus segera diaudit, karena banyak yang masih belum ada izin atau habis izinnya. Ini harus dibenahi,” ujar Alipudin di Jakarta.

Alipudin mengatakan dirinya mencurigai banyaknya tower dan billboard yang sudah berdiri belum mengantongi izin. Hal tersebut menurut Alipudin mencerminkan lemahnya pengawasan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait.

“Perizinan kan menyangkut keamanan lingkungan juga, kemarin ada peristiwa robohnya tower dan menimpa rumah warga. Ini jadi teguran untuk pemerintah daerah,” kata Alipudin.

Diketahui pada hari Minggu 26 November lalu, menara Base Transceiver Studio (BTS) milik Tower Bersama Infrastructure Group (TBIG) roboh dan menimpa tiga rumah warga di Jalan Bantar Jati No. 23, Setu, Cipayung, Jakarta Timur. Robohnya tower penopang radio BTS tersebut untungnya tidak memakan korban jiwa.

“Tidak adanya izin bagi pembangunan tower dan billboard juga sebenarnya merugikan pemerintah, seperti kurangnya pemasukan pajak dan tidak teraturnya tata kota,” imbuh Alipudin.

Alipudin menambahkan, dengan adanya audit perizinan maka Pemerintah Daerah akan mendapat keuntungan seperti dengan bertambahnya Pendapatan Asli Daerah dari potensi pajak yang hilang dan dapat menertibkan tata kota Jakarta.
Ingin MENDAPAT INFO LOKER
Masukan Email anda dibawah kotak Lalu tekan "Subscribe" Setelah itu cek kotak Email lalu KONFIRMASI

Delivered by BorborNews
Sumber: / Redaksi




 
Copyright © 2013-2017. Borbor News
  • Email redaksi: redborbornews@gmail.com